Angker, Ini Daftar Kecelakaan di Tol Cipularang

Berita

Dikenal sebagai ruas jalan angker, Tol Cipularang sudah memakan puluhan korban sejak 2005 silam. Penyebab rata-rata kecelakaan adalah sopir yang kelelahan dan mengantuk

Tol  Cipularang telah beroperasi dari 2005 silam, menghubungkan Jakarta-Badung sepanjang 58,5 kilometer dengan waktu tempuh hanya 1 jam 30 menit. Sejak hari pembukaan tol inipun jadi primadona. Namun sayangnya harus diwarnai dengan seumlah kecelakaan di ruas tol ini. Setidaknya dalam 8 tahun terahir sudah ada puluhan kecelakaan mobil yang merenggut nyawa. Berikut daftar kecelakaan di ruas tol yang membentang dari Cikampek hingga Padalarang ini, sejaktahun 2011 hingga 2019.

Baca juga: 4 Penyebab Kecelakaan Mobil yang Sering Terjadi

Daftar Kecelakaan di Tol Cipularang

2011

Korbannya adalah pedangdut Saiful Jamil dan Keluarga. Kala itu mobil yang dikendarai Saiful mengalami kecelakaan di KM 79 ruas Padalarang, sisi menuju Jakarta. Kecelakaan yang terjadi pada 3 September 2011 ini tengah melaju kencang dan tiba-tiba terguling hingga menabrakn pembatas jalan. Akibat kecelakaan ini, Saiful harus kehilangan istrinya Virginia Anggraeni yang meninggal dunia di tempat.Kepala Humas Jasa Marga Purbaleunyi, Iwan Mulyawan menyatakan kecelakaan yang dialami keluarga Saiful merupakan kecelakaan tunggal.

Empat hari berlalu sejak tragedi kematian Virginia, tol sepanjang 58,5 kilometer ini kembali banjir darah. Tercatat enam orang meninggal dunia pada 7 September 2019, kecelakaan terjadi di kilometer 93+100, yang melibatkan minibus travel Citra Nopol B-2013-YX, di wilayah Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kecelakaan diduga terjadi akibat sopir yang kelelahan dan mengantuk.

2012

ruas tol cipularang

Tercatat tujuh orang meninggal dunia dan puluhan lain luka-luka, akibat kecelakaan yang terjadi di KM 100 pada titik perbatasan Purwakarta-Bandung, 22 Desember 2012. Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan, bus pariwisata dan truk tronton yang bertabrakan. Musibah terjadi ketika bus bermuatan wisatawan melintas dari arah Bandung menuju Jakarta dengan kecepatan tinggi.

Naas tepat di KM 100, bus itu tiba-tiba oleng dan bertabrakan dengan truk tronton pengangkut pasir. Bus yang ditumpangi warga Purbalingga, Jawa Tengah, ini rencananya akan berwisata ke Masjid Kubah Emas.

2013

Pada 10 Juni 2013, kecelakaan yang melibatkan minibus dan truk tronton kembali memakan korban, tiga orang meninggal dan enam luka-luka. Kecelaan terjadi karena supir yang mengantuk. Terjadi di kilometer 87 Tol Cipularang, awalnya minibus itu menghantam truk tronton yang berada di depannya. Namun yang terjadi adalah minibus yang ringsek .

Korban meninggal adalah Yogi, warga Desa Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung, serta Dewi Wulaningrum, warga Desa Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Bandung serta Andri Wijaya, warga Desa Rahayu, Kecamatan Marga Asih, Bandung.

2015

Pada 2015 kecelakaan di ruas tol  ini melibatkan tokoh penting yakni,Helmi Budiman, Wakil Bupati Garut periode 2014 – 2019. Tercatat ia  mengalami kecelakaan lalu lintas di Tol Padalarang-Cileunyi Bandung, 5 April 2015, sekitar pukul 03.00 WIB. Kecelakaan tersebut terjadi ketika Helmi beserta keluarga akan menghadiri acara di Bandung.

2016

Pada 2016 kecelakaan yang melibatkan bus penumpang tujuan Bandung, Primasaja, yang bermuatan 40 penumpang dan mobil pribadi. Kronologinya bus menabrak truk dan minibus di Jalan tol yang menghubungkan kabupaten Purwakarta dan Bandung ini, tepatnya di titik Km 73.200/B Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, 6 September 2016, mengakibatkan satu orang meninggal dan tiga lainnya luka-luka. Polisi menduga sopir bus yang mengantuk menjadi sebab kecelakaan.

Bus PO Primajasa nomor polisi B 7409 PV bermuatan 40 penumpang dari arah Bandung menuju Jakarta, tiba-tiba melaju tak terkendali, menabrak bagian belakang kendaraan Dumtruk Mitsubishi nomor polisi F 9888 AB hingga terguling. Bus oleng ke kanan dan menabrak kendaraan Grand Max Daihatsu nomor polisi D 8571 EG yang sedang melaju di jalur cepat.

2017

ruas tol cipularang

Kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan terjadi pada Kilometer 91, wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, 18 Mei 2017. Tiga orang meninggal dan puluhan lainnya luka-luka dalam kecelakaan beruntun. Kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut diantaranya truk trailer nopol B-9769-UIV, minibus Daihatsu Luxio nopol D-1315-AAL, minibus Mazda nopol B-1869-BIO, Isuzu Panter nopol B-1929-WMH, dan kendaraan minibus Freed nopol B-8-FP.

Kendaraan lainnya ialah microbus ELF City Trans nopol D-7905-AM, minibus Toyota Avanza nopol D-1055-NY, Toyota Yaris nopol B-1480-FUC, Bus Rencana Jaya nopol F-7580-SD, serta kendaraan Daihatsu Sirion nopol B-1875-KZX.  Akibatnya satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perekara, dua orang meninggal di Rumah Sakit MH Thamrin, dua luka berat dan 26 orang lainnya mengalami luka ringan.

Itulah beberapa daftar kecelakaan yang pernah terjadi di tol ini. Agar terhindar dari kecelakaan naas sudah saatnya Anda mempersiapkan diri setiap kali berkendara di jalan tol. Begini kiatnya:

Baca juga: Pentingnya Asuransi Kecelakaan untuk Pekerjaan yang Menantang Maut

Tips Berkendara di Jalan Tol Cipularang

Jaga Jarak

Karena semua kendaraan yang melintas di jalan tol ini berkendara dengan kecepatan penuh. Sebaiknya jaga jarak berkendara setidaknya 5 meter dari mobil dibagian depan. Jangan memaksakan diri untuk menyalip karena tidak sabaran karena berpotensi membuat kendaraan di depan Anda oleng sebab pengemudi yang kaget.

Jaga Kecepatan

Pada gerbang masuk tol selalu tersedia arahan bagi para pengendara, yakni jika ingin melaju di lajur kiri kecepatan yang diperbolehkan adalah 60 km per jam. Anda boleh menyusul kendaraan didepan namun harus melalui sisi kanan mobil, baru kemudian kembali ke sisi kiri. Upayakan untuk tidak berkendara terlalu lambat atau sebaliknya terlalu cepat karena berpotensi menyebabkan tubrukan atau kehilangan kendali

Fokus pada Lampu Mobil

Ini terutama penting sekali ketika berkendara di malam hari, terlebih mengingat kontor Tol Cipularang yang memiliki banyak tikungan tajam. Anda wajib melihat sinar lampu dari sekitar dan melihat kondisi lingkungan sekitar. Jangan sampai lalai memberikan lampu sein ketika Anda ingin mendahului mobil di depan, dan jangan abai juga ketika kendaraan lain menyalakan lampu tanda ingin menyalip Anda. Kewaspadaan diperlukan untuk menghindari resiko tabrakan dan kecelakaan.

Jaga Mata

Saat berkendara sebaiknya jaga mata untuk lurus menatap kaca depan dan samping. Jangan terganggu denan pandangan manapun. Karena sedetik saja Anda tidak fokus bisa jadi kehilangan kendali dan menabrak mobil lain. Untuk menghindari ini terjadi Anda bisa melakukan sejumlah trik seperti mengunyah permen karet. Diakui mengonsumsi permen karet mampu membuat pengemudi selalu fokus.

Beristirahat Ketika Lelah

ruas tol cipularang

Jangan memaksa diri ketika lelah, menepilah di rest area dan beristirahat sejenak. Memaksa tubuh untuk tetap bugar dikala lelah justru akan membuat kondisi Anda semakin memburuk. Tidak ada salahnya mengambil beberapa jam waktu untuk tidur dan menyegarkan kembali tubuh.

Hindari Penggunaan Ponsel

Menggunakan ponsel ketika berkendara dapat memecah konsentrasi sehinga membuat pengendara kehilangan kendali saat mengemudi. Jangan remehkan persoalan ini karena terbukti sudah banyak kecelakaan terjadi diakibatkan pengendara yang lalai dan tidak konsentrasi.

Baca juga: Fitur Keselamatan pada Mobil untuk Menekan Angka Kecelakaan

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

 

Comments are closed.