Waspada Surat Dokter Palsu, Ini Ciri-Cirinya

Berita

Surat dokter sering disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun golongan. Simak ciri-ciri umum surat dokter palsu di bawah ini.

Surat Dokter atau yang jamak dikatakan surat sakit, sejatinya adalah surat keterangan dari dokter yang menyatakan bahwa seseorang tengah sakit, membutuhkan perawatan dengan biaya dan waktu tertentu. Sayang, pada praktiknya banyak yang menyalahgunakan dokumen ini baik untuk kepentingan pribadi maupun golongan.

Padahal individu yang kedapatan memalsukan dokumen ini bisa dipidana. Menurut Undang Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, surat sakit hanya boleh dikeluarkan oleh dokter atau dokter gigi yang telah memiliki izin praktik yang disetujui oleh Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia.

Baca juga: Sebelum Berobat ke Luar Negeri Perhatikan 5 Hal Ini!

Bagi mereka yang menerima surat sakit dari dokter palsu, pastinya hal ini sangat merugikan. Nah ada baiknya Anda mengetahui perbedaan surat dokter asli dan palsu. Berikut adalah ciri-cirinya.

Ciri-ciri Surat Dokter Palsu

ciri surat dokter palsu

Cap Surat

Cap surat ini memainkan peran penting dalam pembuatan surat dokter. Surat keterangan sakit palsu akan memuat cap surat kering karena biasanya hasil dari scan cap asli yang kemudian di cetak pada mesin cetak. Beda dengan cap surat asli yang basah maka hasilnya akan menembus hingga bagian belakang surat.

Cap surat juga bisa kita identifikasi palsu atu tidak dengan melihat komposisi warnanya. Biasanya cap surat asli hanya terdiri dari tiga warna yakni biru, hitam dan merah. Jika ada warna selain ketiga warna tersebut Anda perlu curiga karena bisa mengindikasikan bahwa surat tersebut palsu. Karena tidak ada warna cap yang dijual dengan adanya gradasi warna.

Kemudian bentuk cap surat juga harus diperhatikan, posisi cap surat yang asli seringkali berubah-ubah. Kadang tegak kadang miring sesuai dengan tangan pemegang cap. Perlu diketahui juga bahwa tinta basah yang digunakan pada surat asli tidak mudah luntur, tidak seperti hasil cetakan dengan kertas biasa sekali terkena air maka semua warna capnya akan luntur mengotori kertas.

Selain itu bisa kita lihat dari tanda tangan dokter pemeriksa. Karena surat palsu menggunakan hasil scan yang dicetak maka tanda tangan yang adapun hasil cetak, akan nampak tipis karena bukan bubuhan baru. Berbeda dengan surat tanda sakit asli dengan tandatangan basah yang tebal bahkan kerap menembus bagian belakang surat.

Kop Surat

Agar bisa membedakan mana surat  palsu atau tidak Anda juga harus mengecek bagian kop suratnya. Surat keterangan sakit yang asli selalu menyertakan nama, alamat, nomor telepon praktik dokter. Nah surat palsu ada yang menyertakan ini adapun yang tidak. Untuk mengetes kebenarannya Anda bisa menelepon tempat praktik dokter tersebut.

Tanyakan pada mereka tentang kebenaran ada tidaknya pasien bersangkutan berobat dalam kurun waktu yang tersebut dalam surat. Setiap klinik biasanya memilik daftar riwayat pasien yang sudah tersistem sehingga sangat mudah untuk dicari bahkan untuk beberapa pasien yang berobat dari tahun-tahun sebelumnya.Tapi jika surat keterangan sakitnya palsu biasanya nomer telepon yang disematkan juga palsu, besar kemungkinan adalah milik rumah tangga biasa.

Baca juga: Alasan Ditolak BPJS Kesehatan Ketika Berobat

Ancaman Pidana untuk Pelaku Surat Dokter Palsu

ciri surat dokter palsu

Bagi Anda yang berencana menggunakan surat dokter palsu, coba pikirkan baik-baik resikonya. Karena penggunaan surat keterangan palsu ini juga akan dikenai hukum pidana yang dapat menjerat pemberi dan penerima. Beberapa pasal dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana yang berisi permasalahan ini antara lain;

UU KUHP Pasal 267

Seorang dokter yang sengaja memberikan surat keterangan palsu terkait ada atau tidaknya penyakit, kelemahan fisik atau cacat, dapat dipidana penjara paling lama empat tahun.

Jika keterangan dalam surat tersebut diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa ata untuk menahannya di rumah sakit tersebut akan dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan.

Barangsiapa yang dengan sengaja menggunakan surat keterangan palsu tersebut untuk kepentingannya akan dipidana dengan hukuman yang sama.

UU KUHP Pasal 268

Barangsiapa yang membuat surat keterangan dokter palsu tentang ada atau tidak adanya penyakit, kelemahan atau cacat, dengan maksud untuk menyesatkan penanggung dapat dipidana penjara paling lama empat tahun.

Barangsiapa yang dengan sengaja menggunakan surat keterangan palsu tersebut untuk kepentingannya akan dipidana dengan hukuman yang sama.

Cara Membuat Surat Dokter untuk Keterangan Sakit

ciri surat dokter palsu

Surat keterangan sakit merupakan surat keterangan dari dokter, rumah sakit, klinik, puskesmas maupun bidan yang menyatakan seseorang menderita penyakit tertentu dan membutuhkan perawatan.

Jika ada diluar petugas kesehatan bersetifikat yang mengaku dapat membuat surat keterangan sakit dan sengaja diperjual belikan, waspadalah karena bisa jadi itu adalah surat keterangan sakit palsu. Penggunaannya dapat membawa anda ke masala pidana. Mengubah isi surat juga masih jadi bagian dari kejahatan.

Untuk mendapatkan surat dokter Anda perlu didiagnosa oleh dokter terkait, sehingga ditemukan sebuah riwayat penyakit yang mensyaratkan Anda untuk beristirahat atau memerlukan perawatan lebih lanjut. Tentu syarat utama untuk bisa mendapatkan surat keterangan ini adalah Anda benar-benar sakit.

Jika benar-benar merasa sakit dan membutuhkan istirahat, langsung datangi klinik, rumah sakit atau puskesmad dan daftarkan diri. Nantinya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara terkait kondisi kesehatan Anda. Jika menyambangi praktik dokter pribadi Anda bisa lebih cepat mendapatkan pemeriksaan karena biasanya antriannya tidak panjang.

Sementara di rumah sakit atau puskesmas, biasanya mensyaratkan Anda untuk melakukan pemeriksaan di poliklinik terkait yang sesuai dengan keluhan. Sehingga bisa jadi pemeriksaan akan lebih lama karena jumlah antrean yang tidak sedikit dan harus terlebih dulu melalui sejumlah pencatatan administrasi.

Soal biaya, jamaknya setiap rumah sakit maupun klinik tidak memberikan biaya tambahan untuk pengadaan surat sakit tersebut. Surat keterangan ini bisa Anda dapatkan secara gratis asalkan sebelumnya Anda sudah mengkomunikasikan kepada dokter bahwa Anda membutuhkan rehat selama beberapa hari.

Biasanya dokter akan memberikan surat keterangan sakit yang berjumlah maksimal tiga hari. Lebih dari itu seharusnya perawatan intensif di rumah sakit perlu dilakukan.

Baca juga: Alur Rekam Medis Rawat Jalan dan Inap di Rumah Sakit

Itulah cara membuat surat keterangan sakit di rumah sakit maupun klinik, yang jelas untuk mendapatkannya Anda harus sakit bukan berpura-pura sakit hanya untuk mendapatkan surat ini.

Comments are closed.