Alasan Resign yang Baik dan Terlihat Profesional

Entrepreneurship

Memutuskan untuk resign dari perusahaan tempat bekerja adalah hak setiap karyawan. Namun, perlu diperhatikan alasan resign yang Anda sampaikan. Sebab, jika tidak dipertimbangkan, nama baik menjadi taruhannya.

Setiap orang memiliki caranya sendiri dalam memeroleh penghasilan, baik dengan menjalankan usaha ataupun bekerja. Jika menjalankan usaha, tak ada yang harus dilakukan kecuali terus bergerak agar usaha tersebut dapat berjalan terus menerus untuk menghasilkan uang. Tak jarang, usaha mengalami kesulitan atau masalah yang tak mungkin dibiarkan begitu saja.

Tapi, beda halnya dengan orang yang bekerja. Jika pekerjaan yang dilakukan menyenangkan, pasti orang tersebut tak segan untuk bekerja sepenuh hati dan dalam waktu yang lama. Namun, jika merasa perusahaan tempat bekerja tidak lagi membuat nyaman atau memiliki masalah lain sehingga tak dapat lagi melanjutkan masa bakti di perusahaan tersebut, langkah yang harus dilakukan adalah resign.

Faktanya, banyak sekali alasan resign bagi seseorang dari pekerjaan yang ia jalani saat ini. Bisa jadi untuk meraih pekerjaan atau jabatan yang diidam-idamkan di perusahaan lain. Bisa juga karena faktor ketidaknyamanan. Bahkan, tak sedikit orang memutuskan untuk berhenti kerja karena alasan resign internal, yakni keluarga.

Apa pun alasannya, perusahaan memang tidak bisa mencegah karyawannya untuk resign sebab itu adalah salah satu hak yang dimiliki karyawan. Namun, alasan resign yang tak masuk akal atau mengada-ada akan membuat reputasi orang tersebut menjadi buruk dan terlihat tidak profesional.

Baca juga: Surat Keterangan Kerja, Apa Isi dan Fungsinya?

Maka dari itu, jika memutuskan untuk resign dari pekerjaan, butuh alasan yang matang dan baik agar tidak mendapat respons dan nilai negatif dari perusahaan tersebut.

Mari kita lihat alasan resign yang baik dan tetap terlihat profesional berikut ini!

Alasan Resign Sebab Tak Ada Kejelasan Jenjang Karier di Perusahaan

Harus diakui, kita bekerja untuk mendapatkan jenjang karier yang baik dan jelas. Contohnya, setelah kita bekerja bertahun-tahun di perusahaan tersebut, pasti kita menginginkan adanya peningkatan karier berupa jabatan dan juga gaji. Hal ini sangatlah wajar sebab kita sudah memberikan segala yang terbaik untuk perusahaan. Setidaknya, mendapatkan peningkatan karier bukanlah hal yang berlebihan.

Namun, faktanya tidak selalu berjalan demikian. Tak sedikit orang yang merasa tak memiliki jenjang karier yang jelas di perusahaan tempat mereka bekerja. Meski sudah menghabiskan waktu yang tidak sebentar, nyatanya perusahan tidak melihat loyalitas dan kinerja kita. Alhasil, tak ada jenjang karier yang baik yang kita dapatkan di perusahaan tersebut.

Baca juga: 4 Kontrak Kerja Karyawan yang Wajib Diketahui

Saat hal tersebut terjadi, mengajukan resign dengan alasan tak mendapatkan jenjang karier yang jelas bukanlah sebuah hal yang buruk. Cukup jelaskan alasan resign dengan jelas dan sopan sehingga perusahaan dapat menerima dengan baik.

Alasan Resign Karena Budaya Kerja yang Tidak Sesuai

Budaya kerja sangatlah penting bagi karyawan. Budaya kerja yang baik akan membuat kinerja karyawan menjadi baik. Sebaliknya, jika budaya kerja tidak sesuai dengan karyawan, kinerjanya tak akan menunjukkan hasil yang memuaskan. Banyak hal yang masuk dalam ranah budaya kerja, seperti peraturan perusahaan, tipe kepemimpinan di perusahaan tersebut, dan proses komunikasi saat bekerja.

Jika budaya kerja di perusahaan tidak sesuai dengan karakteristik karyawan, maka karyawan tersebut pasti mengajukan resign. Namun, alasan resign ini bukanlah hal yang buruk di mata perusahaan. Sebab, jika budaya kerja tidak sesuai, perusahaan pun tidak dapat memaksa karyawannya untuk bertahan dan mencoba mengikuti budaya kerja tersebut.

Jadi, jika Anda merasa tempat Anda bekerja memiliki budaya kerja yang tidak sesuai dengan karakter bekerja Anda, tak perlu ragu untuk mengajukan resign dengan alasan tersebut.

Alasan Resign: Pekerjaan Tidak Sesuai Kontrak atau Gaji

Saat awal masuk bekerja, umumnya Anda diharuskan untuk menandatangani kontrak yang dibuat oleh perusahaan. Kontrak tersebut berisikan segala hal tentang pekerjaan yang Anda lakukan di perusahaan tersebut, mulai dari role kerja, peraturan perusahaan hingga gaji yang didapatkan. Jika Anda menyetujuinya, Anda diharuskan untuk menandatangani surat kontrak tersebut di atas materai.

Seiring berjalannya waktu, jika Anda merasa pekerjaan yang Anda lakukan di perusahaan atau hak Anda sebagai karyawan tidak sesuai dengan yang tertulis di surat kontrak, Anda berhak untuk mengajukan resign. Hal ini sangatlah wajar sebab pada kontrak sudah tertulis dengan jelas pekerjaan dan hak Anda selama bekerja di perusahaan tersebut. Jadi, jika hal ini tidak lagi sesuai, tak masalah jika Anda mengajukan resign dengan alasan tersebut.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Alasan Resign Sebab Ingin Pindah Profesi yang Lebih Sesuai dengan Pendidikan Serta Minat

Saat ini, bekerja lintas ilmu sudah tidak lagi asing. Banyak sekali lulusan perguruan tinggi dengan jurusan tertentu namun bekerja di bidang yang tak sesuai dengan pendidikan yang ditempuh selama perkuliahan. Sebab, tujuan seseorang bekerja tidak lain adalah untuk mendapatkan penghasilan.

Baca juga: UU Ketenagakerjaan: Ini Hak Seluruh Karyawan Indonesia yang Perlu Diketahui

Namun, jika karyawan merasa jurusan yang ia pilih saat kuliah atau sekolah merupakan minatnya, tak jarang karyawan tersebut memilih untuk resign agar mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minat yang diinginkan. Jika hal ini terjadi pada Anda, tak perlu sungkan untuk mengajukan resign.

Jelaskan alasan resign yang baik bahwa Anda menginginkan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minat Anda. Yakinlah bahwa perusahaan tidak akan menahan Anda untuk resign dengan alasan tersebut karena semua orang memiliki minat yang berbeda. Biasanya, jika bekerja tidak sesuai minat, hasilnya pun tidak akan optimal.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Surat Resign Kerja

Sejatinya, resign adalah hak setiap orang yang bekerja di perusahaan. Tapi, harus diingat, bahwa memutuskan untuk resign bukan berarti Anda tidak akan memiliki hubungan lagi dengan perusahaan lama Anda. Jadi, pililhlah alasan resign yang baik agar karier Anda lebih baik ke depannya.

Comments are closed.