Fakta Menarik di Balik Besarnya Alibaba Group

Entrepreneurship

Alibaba Group bisa dibilang sebagai perusahaan terbesar di Asia dan dunia. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik di balik berdirinya perusahaan ini.

Sekarang ini, ada sangat banyak sekali perusahaan super besar di dunia. Tentu Anda sendiri tahu beberapa di antaranya. Dari sekian banyak perusahaan, rasanya tak mungkin jika kita melewatkan salah satu perusahaan besar asal Asia, apa lagi kalau bukan Alibaba Group.

Sebagaimana umumnya perusahaan dirintis, Alibaba Group juga tidak langsung merasakan manisnya kesuksesan. Banyak sekali hal pahit yang harus dialami oleh karyawannya termasuk sang pemimpin, Jack Ma saat menjalankan bisnis ini.

Mungkin sekarang orang hanya tahu bahwa Alibaba merupakan perusahaan besar dengan puluhan ribu karyawan. Tapi, rasanya sedikit orang yang mengetahui bahwa banyak fakta menarik di balik perusahaan yang dipimpin oleh Jack Ma ini. Apa saja? Ini dia!

Fakta Menarik di Balik Besarnya Alibaba Group

Kantor Pertamanya di Apartemen yang Sering Mati Listrik

Kebanyakan perusahaan teknologi yang baru saja berdiri, kantornya ada di kediaman sang founder. Begitu pula dengan Alibaba yang berkantor di apartemen milik Jack Ma yang letaknya di Hangzhou.

Sudah kantornya cuma apartemen, sistem internetnya juga masih dial up. Bayangkan saja seberapa lemot koneksi internet di sana.

Di tahun 2003, Cina pun dihantam oleh gelombang panas yang membuat sebagian wilayah di Hangzhou harus menjatah konsumsi listrik.

Bahkan ada saat di mana pada siang hari, AC tidak boleh dinyalakan. Pemadaman listrik secara bergilir pun kerap dilakukan, dan hal itu tentu cukup mengganggu bagi karyawan Alibaba.

Baca juga: Bukan Kebetulan, Inilah Kunci Sukses Jack Ma!

Divisi Penjualan Didominasi oleh Petani

Alih-alih mencari lulusan ekonomi atau bisnis sebagai tenaga penjualan atau sales, Alibaba Group malah merekrut petani. Pasalnya, Jack Ma tidak sanggup membayar gaji dari sarjana lulusan universitas ternama di China.

Dengan merekrut para petani atau pemuda-pemudi dari pedesaan, maka mereka bisa menggajinya dengan upah yang kecil. Bagi mereka yang menetap di Alibaba dari 1999 hingga kini, pasti mereka bangga banget karena bisa menyaksikan evolusi perusahaannya dari bayi hingga raksasa.

Saat ini, karyawan Alibaba Group dikabarkan sudah mencapai 24.000 orang! Jumlah itu jelas lebih besar daripada total karyawan Yahoo atau Facebook.

Pinjaman Dana dari 18 Orang untuk Mendirikan Perusahaan Ini

Mungkin saja ada yang belum tahu bagaimana Jack Ma mendapatkan uang untuk mendirikan perusahaan Alibaba. Modalnya adalah USD 60.000.

Dana sebanyak itu dipinjam oleh Jack Ma dari 18 orang. Mereka diminta berkumpul di apartemen Jack Ma, dan sang founder Alibaba itu pun berpidato selama dua jam. Setelah itu semua orang langsung mengeluarkan uangnya dan terkumpul lah USD 60.000.

Banyak Karyawan yang Kerja 7 Hari dalam Seminggu

Saat perusahaan ini baru saja terbentuk, Jack Ma meminta pegawainya untuk bekerja selama tujuh hari seminggu. Dan dalam satu hari, jam kerjanya mencapai 16 jam, lho.

Kabar ini pun dibenarkan oleh salah seorang juru bicara Alibaba Group, seperti yang diberitakan oleh Washington Post pada 22 April 2016.

Disebutkan pula bahwa Jack Ma kerap meminta karyawan baru untuk bermukim di dekat kantor, pokoknya waktu perjalanan dari rumah ke kantor tidak boleh lewat dari 15 menit.

Alasan Jack Ma memberlakukan kebijakan itu adalah agar mereka bisa datang ke kantor jika ada hal darurat yang mesti dibahas. Mengingat perusahaan itu ingin berkembang dengan cepat, kinerja karyawannya juga harus tinggi.

Bayangkan jika bos Anda seperti itu. Kira-kira Anda bakal betah untuk bekerja lebih dari setahun di kantor tersebut? Belum lagi gajinya yang terbilang kecil saat itu.

Baca juga: Situs Belanja Online Memudahkan Anda Berbelanja

Pendiri Alibaba Group Jack Ma Baru Kenal Internet Pada 1995

Alibaba didirikan pada 1999, tapi Jack Ma sendiri baru melek internet pada tahun 1995. Dia mengenal internet saat berada di Seattle dan kata pertama yang ditulisnya di mesin pencari adalah “beer”.

Sebelum jadi entrepreneur, Jack Ma adalah guru Bahasa Inggris yang gajinya kurang lebih Rp180.000,00. Beruntunglah karena jago Bahasa Inggris, dia diajak ke Seattle oleh salah seorang delegasi bisnis China.

Di sanalah dia bertemu seseorang yang menceritakan padanya tentang kehebatan internet. Jangankan Internet, saat itu Ma bahkan tidak paham cara mengetik di komputer.

Tapi berkat insting bisnis yang tinggi dan kemauan belajarnya yang keras, dia pun bisa masuk ke jajaran orang terkaya di China walaupun sekarang kekayaannya sudah dikalahkan Ma Huateng.

Baca juga: Bijak Berbelanja di Toko Duty Free dengan Cara Ini!

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Situs Belanja Taobao Digarap Alibaba Group Lewat Proyek Rahasia

Taobao merupakan situs belanja atau marketplace online yang didirikan Alibaba sebagai respons dari menguatnya eBay di Cina. Taobao pun berhasil mengungguli eBay di negaranya.

Keberhasilan Taobao ini tidak lepas dari keuletan dan kegigihan Jack Ma beserta karyawan terpilih Alibaba Group. Ketika mengerjakan produk ini, para desainer produk Taobao bekerja laiknya intel.

Jack Ma mengajak enam karyawannya yang dia pilih untuk mengembangkan proyek rahasia tersebut. Mereka semua dilarang memberitahukan ke siapa pun tentang proyek rahasia ini. Selain itu mereka juga diminta kerja di tempat rahasia yang tidak diketahui banyak orang.

Menurut salah seorang mantan Direktur Alibaba Group, Porter Erisman, Taobao memang lebih mudah digunakan oleh warga China. Dari sisi desain, situs itu kuat akan warna dan terlihat penuh. Beda dengan eBay yang terkesan rapi dan sederhana.

Sudah tahu sekarang bagaimana berat dan terjalnya jalan yang harus dihadapi Jack Ma dan karyawannya saat awal mula menjalankan Alibaba Group? Tentu, semua poin di atas bisa kita jadikan pelajaran bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil.

Comments are closed.