Siapkan Rp14 Triliun, Amazon Indonesia Resmi Dibuka

Entrepreneurship

Kabar mengenai Amazon Indonesia semakin santer berhembus. Apakah benar mereka telah menyiapkan dana besar untuk membuka cabang baru di Indonesia?

Salah satu perusahaan elektronik atau e-commerce terbesar di dunia, Amazon, dikabarkan sudah menyiapkan investasi hingga Rp14 triliun untuk membuka kantor cabang di Indonesia.

Perusahaan Amazon sendiri sebenarnya berpusat di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Pendiri Amazon sendiri bernama Jeff Bezos. Dan kini ia dikenal sebagai salah satu pengusaha terkaya di dunia sepanjang sejarah modern, dengan nilai kekayaan mencapai USD 165 miliar.

Jeff Bezos mendirikan Amazon pada Juli 1994. Uniknya, perusahaan ini berawal dari sebuah toko buku daring di mana penjualan buku menjadi andalannya. Seiring dengan perkembangannya, Amzon menjadi penjual DVD, VCD, MP3, perangkat lunak, barang-barang elektronik, dan lain sebagainya.

Kini, Amazon menjelma menjadi salah satu tempat jual beli online berbagai macam barang paling lengkap yang ada di dunia. Dan mungkin kebanyakan dari Anda sudah kenal Amazon dan bahkan sudah sering menggunakannya untuk berbelanja.

Perusahaan Amazon sendiri tercatat menyumbang hinga 51 persen dari total pertumbuhan seluruh e-commerce yang ada di Amerika Serikat. Tidak hanya itu saja, tercatat Amazon juga menyumbang hingga 24 persen dari total pertumbuhan pasar retail Amerika Serikat.

Kini, perusahaan milik Jeff Bezoz ini sudah memiliki banyak cabang di seluruh dunia. Dan salah satunya adalah Amazon Indonesia. Bahkan perusahaan ini sampai rela mengelontorkan dana Investasi yang super besar untuk merambah dunia e-commerce Indonesia.

Pada 2018, pasar saham Amazon mencapai Rp12.990 triliun. Sebuah angka yang terbilang sangat fantastis. Bahkan jika dilihat lebih jauh lagi, kapitalisasi saham Amazon ini bisa mengancam posisi perusahaan Apple.

Meskipun Amzon lebih dikenal sebagai bisnis e-commerce, tapi sebenarnya Amazon juga memiliki layanan yang berbasis Could Computing, yakni Amazon Web Service (AWS) yang juga menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan.

Baca juga: Fakta Menarik di Balik Besarnya Alibaba Group

Sejarah Awal Hingga Beredar Kabar Akan Buka Cabang Amazon Indonesia

Jeff Bezoz Sulap Amazon Jadi Perusahaan No 1 Dunia

sejarah amazon indonesia

Butuh 14 tahun Amzon untuk meraih kesuksesan seperti sekarang ini. Kini, Amazon berhasil menjelma menjadi salah satu perusahaan terbesar yang ada di dunia. Dan bahkan sampai saat ini sudah banyak sekali kantor cabang Amazon yang ada di seluruh dunia, salah satunya adalah Amazon di Indonesia.

Perusahaan milik Jeff Bezos ini juga berhasil selamat dari fenomena dectom bubble pada 2000. Kala itu, banyak para spekulan yang memilih berinvestasi di perusahaan internet, alhasil terjadi bubble. Pada saat itu, Amazon bisa selamat karena memiliki perencanaan bisnis yang memilih fokus pada brand, bukan profit.

Awalnya, Amzaon pun hanya menjual buku. Tapi kini perusahaan ini sudah berekspansi besar-besaran, Jeff Bezos yang dahulunya hanya menjual buku kini sudah mulai berinvestai di pengembangan robot.

Bahkan pada 2018, Jeff Bezoz berhasil mengeser Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia. Sebab perusahaan miliknya, Amazon menjadi perusahaan yang memiliki valuasi tertinggi di dunia.

Buka Kantor Cabang Amazon Indonesia

Harapan Amazon untuk beroperasi di Indonesia  kini bukan lagi sebuah rencana. Hal ini disebabkan Amazon sepakat membuka kantor cabangnya di Indonesia. Namun bukan kantor cabang utamanya, melainkan salah satu unit bisnis Amazon, yaitu Amazon Web Services (AWS).

Sebenarnya rencana ekspansi perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini sudah dibicarakan sejak 2018. Bahkan terkait dengan nominal investasi sudah disepakati oleh kedua belah pihak, baik dari Pemerintah Indonesia maupun dari pihak Amazon sendiri.

Kantor Amazon kabarnya akan berada di Jakarta. Hal ini berarti Indonesia menjadi wilayah layanan kesembilan Amazon di Asia Pasifik. Sebelumnya, AWS sendiri sudah membuka kantor cabangnya di Singapura, Sydney, Beijing, Tokyo, Seoul, Mumbai, Hong Kong, dan Ningxia.

Tapi, sudah tahukah Anda apa layanan Amazon untuk Indonesia? Atau sederhananya apa itu AWS?

Baca juga: Marketplace Indonesia Terpopuler, Mana Pilihan Anda?

Amazon Web Services

tentang amazon indonesia

Amazon Web Services atau yang lebih di kenal dengan AWS ini sejatinya merupakan penyedia layanan cloud. Inilah poin penting pertama yang harus Anda ketahui dari layanan Amazon di ndonesia.

Setiap bisnis website atau aplikasi sudah pasti ingin memiliki kecepatan yang tinggi pada saat diakses, serta sebuah ruang penyimpanan yang besar dan aman. Dan untuk memenuhi itu semua, butuh sebuah layanan komputasi awan yang terpercaya. Salah satu di antaranya adalah Amazon Web Services besutan Jeff Bezos ini.

Keuntungan ketika sebuah website atau aplikasi menggunakan komputasi awan adalah bisa memiliki kapasitas penyimpanan data yang lebih besar tanpa harus membeli sendiri. Tinggal pesan saja ke Amazon untuk Indonesia berapa kapasitas yang Anda inginkan.

Tidak berhenti di situ saja, keamanan data pun dijamin karena perusahaan ini dibekali dengan sistem keamanan yang superketat. Artinya, kekhawatiran terkait dengan kebocoran data bisa diminimalisir seminim mungkin.

Bahkan data yang sudah tersimpan bisa dijaga dengan sangat baik meskipun terjadi bencana yang sampai menghancurkan kantor perusahaan pengguna AWS tersebut. Dan, ketika sebuah website menggunakan layanan cloud ini, web tersebut akan lebih mudah diakses di mana pun dan kapan pun selama dengan syarat masih berada dalam regional data center.

Baca juga: Yuk Kupas Tuntas Keseruan Unicorn Startup

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Nilai Investasi Mencapai Rp14 Triliun

tentang amazon indonesia

Dengan adanya Amazon untuk Indonesia ini, pihak Amazon berharap bisa menjaga keamanan dan kestabilan iklim pertumbuhan startup di Indonesia. Mengingat saat ini sudah banyak sekali startup yang mulai bermunculan. Dan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Amazon sendiri dikabarkan sudah menyepakati nilai investasi hingga Rp14 triliun untuk jangka waktu 10 tahun.

Apalagi sebenarnya sudah ada sejumlah ­­website besar yang sudah menggunakan layanan komputasi awan buatan Amazon ini, misalnya saja seperti Airbnb dan Netflix. Bahkan untuk Airbnb sendiri sudah memutuskan menggunakan AWS sejak pertama kali berdiri.

Namun sayangnya, Amazon belum bisa membuka kantornya saat ini. Hal ini disebabkan pihak Amazon sendiri menargetkan Amazon baru bisa mulai beroperasi di Indonesia paling cepat pada 2021 dan paling lambat awal 2022.

Comments are closed.