Bonus Karyawan: Ini Jenis-Jenis yang Wajib Anda Ketahui!

Entrepreneurship

Bonus dijadikan cara efektif bagi perusahaan untuk menjaga loyalitas karyawannya. Tapi ternyata undang-undang ketenagakerjaan tidak mengatur ketentuan perihal bonus karyawan ini.

Anda yang bekerja pada sebuah perusahaan, pasti menjadikan bonus tahunan sebagai salah satu pertimbangan selain gaji. Bonus tahunan karyawan selama ini dipersepsikan sebagai salah satu cara efektif untuk menjaga loyalitas dan motivasi kerja karyawan.

Tapi, tahukah Anda, ternyata bonus karyawan sesungguhnya tidak masuk dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. Lantas bagaimana sebenarnya peraturan mengenai bonus tahunan di Indonesia?

Baca juga: Mulai 2020 PNS Banjir Tunjangan Kinerja

Undang-Undang Ketenagakerjaan di Indonesia tidak mengatur soal bonus untuk para pekerja. Pengertian bonus bisa diambil definisinya dalam Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja SE-07/MEN/1990, sebagai berikut:

“Bonus adalah bukan merupakan bagian dari upah, melainkan pembayaran yang diterima pekerja dari hasil keuntungan perusahaan atau karena pekerja menghasilkan hasil kerja lebih besar dari target produksi yang normal atau karena peningkatan produktivitas; besarnya pembagian bonus diatur berdasarkan kesepakatan.”

Di dalam Peraturan Menteri No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan Pasal 6, Anda dapat melihat bahwa hadiah di kategorikan dalam pendapatan non-upah, dan sifatnya tidak wajib. Artinya, tidak ada yang salah jika sebuah perusahaan tidak menyediakan insentif di luar gaji. Pijakan pemahaman ini perlu diketahui oleh kedua belah pihak, yaitu perusahaan dan karyawan.

Namun, bila Anda dan perusahaan telah menyepakati adanya bonus tertentu yang harus dibayarkan perusahaan semisal tercantum dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama, maka pembayaran bonus menjadi wajib dilakukan. Adanya kesepakatan tersebut membuat karyawan berhak menuntut perusahaan untuk membayarkan hadiah yang menjadi hak mereka.

Jenis-Jenis Bonus Karyawan

jenis bonus karyawan

Di beberapa perusahaan, THR (tunjangan hari raya) juga disebut dengan istilah bonus. Akan tetapi, sebenarnya bonus dan THR tidak sama persis. Bonus, fasilitas, dan THR memang sama-sama termasuk dalam pendapatan non-upah. Perbedaannya dengan bonus, pembayaran THR sifatnya wajib dan dibatasi waktu selambat-lambatnya 7 hari sebelum hari raya keagamaan berlangsung.

Terdapat beragam bentuk bonus yang bisa diberikan perusahaan untuk karyawannya. Bonus ini tak harus disampaikan dalam bentuk uang tunai. Bisa saja dialih-bentukkan menjadi paket liburan, voucher restoran, gawai, dan sebagainya. Berikut jenis-jenis bonus yang biasa karyawan peroleh.

Bonus Tahunan

Jenis bonus ini biasanya diberikan kepada seluruh karyawan dengan dasar perhitungan kinerja perusahaan di tahun sebelumnya. Karena itu, biasanya bonus ini baru akan dibagikan pada tahun berikutnya. Contohnya, bonus tahun 2011 baru akan diterima karyawannya di tahun 2012. Setiap perusahaan memiliki cara menghitung bonus tahunan serta waktu pembayaran yang berbeda-beda. Jumlah besar kecil bonus tahunan bergantung dari laba perusahaan masing-masing.

Bonus Retensi

Bonus retensi dimaksudkan untuk mempertahankan karyawan yang cakap untuk tetap berada di perusahaan. Dengan menerima bonus retensi, seorang karyawan juga akan dimintai komitmen untuk tidak keluar dari perusahaan itu selama waktu tertentu. Pada saat perusahaan mengalami akuisisi, merger, atau hal tidak biasa lainnya, kebijakan bonus ini digunakan oleh perusahaan untuk karyawan-karyawan terbaiknya.

Bonus Referal

Perusahaan sering kali menghabiskan banyak waktu dan biaya untuk merekrut karyawan baru yang sesuai dengan budaya dan karakter perusahaan. Bonus referal merupakan bonus bagi karyawan yang merekomendasikan kandidat yang pada akhirnya dipekerjakan oleh perusahaan. Dengan rekomendasi dari karyawan, kemungkinan tingkat kecocokannya menjadi lebih tinggi.

Bonus Prestasi

contoh bonus karyawan

Untuk mengapresiasi karyawan yang berkinerja baik, beberapa perusahaan memberikan bonus yang didasarkan atas performance. Bonus ini diberikan dengan mempertimbangkan kontribusi karyawan pada kemajuan perusahaan. Dua orang dengan jabatan dan gaji bulanan yang sama, sangat mungkin mendapatkan persentase bonus prestasi yang berbeda, tergantung nilai kontribusi mereka bagi perusahaan.

Tantiem

Tantiem adalah bagian keuntungan perusahaan yang dihadiahkan kepada direksi dan komisaris oleh pemegang saham yang didasarkan pada suatu persentase atau jumlah tertentu dari laba bersih, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 70 ayat 1 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Bonus Keahlian

Dalam beberapa bidang bisnis, memiliki karyawan yang punya keahlian-keahlian khusus dengan sendirinya berkontribusi positif pada perusahaan. Contohnya, saat seorang karyawan memperoleh sertifikasi pada bidangnya, perusahaan juga akan memberikan hadiah tersebut.

Bonus Pembagian Keuntungan (Profit Sharing)

Bonus ini dibagikan kepada karyawan berdasarkan keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan dan jumlah saham yang dimiliki karyawan. Makin besar keuntungannya, makin besar bonus yang didapatkan oleh karyawan.

Namun, bonus ikaryawan ni hanya berlaku bagi karyawan yang mengikuti program kepemilikan saham bagi karyawan atau biasa disebut Employee Stock Option Program. Program ini memungkinkan karyawan memiliki saham di tempat mereka bekerja. Kepemilikan saham ini akan memacu karyawan untuk bekerja lebih giat lagi bagi kemajuan perusahaan.

Gaji 13

gaji ke 13 bonus karyawan

Gaji 13 ini adalah bonus yang diberikan untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) setiap akhir tahun. Sebenarnya hampir sama dengan bonus tahunan untuk karyawan swasta, namun istilahnya saja yang sedikit berbeda.

Selain jenis bonus di atas, ada pula bonus-bonus yang didesain perusahaan sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan itu sendiri. Kebutuhan perusahaan dalam hal employee engagement misalnya. Ada perusahaan yang punya kebijakan bonus ulang tahun yang diberikan kepada setiap karyawan yang sedang berulang tahun. Ada juga bonus wisata keluarga, di mana semua karyawan diajak berwisata bersama dan boleh membawa serta keluarganya. Masih banyak lagi ide-ide kreatif untuk mengelola kompensasi karyawan menjadi referal yang sesuai dengan tujuan perusahaan.

Ketentuan hadiah yang belum diatur oleh undang-undang membuatnya belum memiliki aturan paten sendiri. Sehingga, pada setiap perusahaan ketentuannya akan berbeda-beda, mungkin termasuk di perusahaan Anda bekerja. Apapun jenis bonus yang ada di perusahaan Anda, pastikan bahwa ketentuan tersebut tercantum pada perjanjian kerja yang Anda dan perusahaan telah sepakati.

Baca juga: Lakukan Ini Ketika Mengatur Gaji Pertama!

Biasanya setiap Anda akan memulai bekerja pada suatu perusahaan, bagian HR akan memberikan Anda kontrak kerja yang di dalamnya sudah mencantumkan gaji, tunjangan, informasi lain terkait Anda dan perusahaan, bahkan juga ketentuan bonus karyawan. Jadi, jangan lupa untuk baca secara teliti ya sebelum menandatanganinya!

Comments are closed.