Mengenal James Riady, Sosok Sukses di Balik Lippo Group

Entrepreneurship

Terlepas dari semua hal, sosok James Riady, CEO Lippo Group yang bisa menginspirasi Anda dengan kerja keras dan keberhasilannya dalam dunia bisnis.

Tahukah Anda, siapa sosok James Riady? Namanya sering kali disebut sejak kasus suap mega proyek Meikarta ramai diperbincangkan. Namun terlepas dari itu, James adalah seorang pengusaha sukses penerus kerajaan bisnis Lippo Group.

Lippo Group dikenal memiliki begitu banyak bisnis mulai dari properti, ritel, keuangan, kesehatan, hingga media, termasuk Meikarta. Suksesnya Lippo Group menjadi kerajaan bisnis dengan usaha yang menggurita ini tidak lepas dari peran James. Pria ini ialah pemilik dari Lippo Group yang didirikan oleh sang ayah.

Kisah Sukses James Riady

profil James Riady

source: biografi-tokohpengusaha.blogspot.com

Lahir di Jakarta pada 1957, James Tjahaja Riady merupakan anak dari pasangan Mochtar Riady dan Suryawati Lidya. Sang ayah, Mochtar Riady ialah pendiri Lippo Group dan seorang bankir kenamaan asal Indonesia. Ia merupakan pengusaha sukses keturunan Chinese-Indonesia, James Riady diketahui menjadi salah satu konglomerat besar di Indonesia dengan nilai kekayaan yang sangat fantastis.

Sejak masih anak-anak, James sudah diajarkan untuk bisa hidup mandiri oleh ayahnya dengan dikirim ke Macau untuk sekolah. Setelah empat tahun di Macau, ia kemudian pindah ke Australia dan kuliah di Universitas Melbourne. James tinggal di Australia selama delapan tahun, sebelum kemudian dikirim sang ayah ke Amerika pada 1977 untuk terjun ke dunia bisnis di bidang perbankan.

James diketahui magang di Bank Irving Trust dan Invesment Bank di Arkansas, di sini Ia berkenalan dengan Jack Steven, bankir ternama asal Arkansas sekaligus sahabat karib ayahnya. Kemudian setelah itu, ia menjalani magang selama 10 bulan di Stephens Inc. Selama tinggal di Amerika, ia diketahui menjalin hubungan dekat dengan Bill Clinton, Presiden Amerika Serikat ke 42.

Baca juga: Daftar Orang Terkaya di Dunia Berasal Dari Indonesia

James berkenalan dengan Bill Clinton yang saat itu menjabat Gubernur Arkansas berkat hubungan antara ayahnya dengan pemilik Stephens Inc, Jackson T. Stephens. Ketika Bill Clinton menjadi kandidat presiden Amerika, James bahkan memberi dukungan finansial kepada Bill Clinton berkat kedekatan keduanya. Hingga terpilihnya Bill Clinton sebagai presiden Amerika Serikat menjadi sebuah keuntungan bagi Lippo Group.

James sempat mengelola beberapa bisnis di Amerika, mulai dari Bank Lippo di Los Angeles, Bank of Trade di California dan Across Asia Multimedia Ltd. Namun sayangnya, usaha-usaha tersebut tidak ada yang bertahan lama. Hingga saat Pulang ke Indonesia, beliau dipercaya sebagai CEO Lippo Group dan berhasil membangun raksasa bisnis berkat pengalamannya berbisnis di Amerika.

Fakta Tentang James Riady

Merupakan pemilik Lippo Group yang bisnisnya mencakup berbagai bidang, sosok bos yang pandai dalam dunia bisnis ini kerap dipertanyakan oleh publik. Untuk itu, agar lebih mengenal siapa pria satu ini, ketahui fakta-faktanya berikut ini:

1. Anak dari Mochtar Riady

Mochtar Riady sendiri adalah pendiri sekaligus pemegang pertama Lippo Group. Ayah dari James ini masuk dalam 10 besar jajaran orang terkaya di Indonesia menurut majalah Forbes.

2. Bankir Cerdas Lulusan Luar Negeri

profil James Riady

source: sebarr.com

Terlahir dari anak pengusaha sukses bukan berarti James selalu hidup mewah. Sejak kecil Ia telah dipersiapkan menjadi penerus bisnis Lippo Group dan belajar hidup mandiri. Pernah dikirim ke Macau untuk sekolah kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Melbourne, Australia. Hingga akhirnya dikirim ke Amerika untuk belajar bisnis di bidang perbankan.

4. Bos Lippo Group

Sebagian besar orang pasti tahu Lippo Group, perusahaan raksasa yang memiliki banyak lini bisnis. Jabatannya di perusahaan ini adalah Chief Executive Officer atau CEO. Bisnis Lippo Group bergerak di berbagai bidang antara lain properti, ritel, mall, keuangan, teknologi hingga media. Di bawah kepemimpinan James, Lippo Group berkembang menjadi kerajaan bisnis besar di Indonesia.

4. Seorang Konglomerat

Dengan banyaknya bisnis yang dijalankan, kekayaan keluarga Riady terbilang sangat fantastis. Menurut majalah Forbes, nama keluarga Riady masuk di jejeran ke-9 di kategori Indonesia’s 50 Richest 2017 dan ke-791 Billionaires 2018. Jumlah kekayaan keluarga ini bersumber dari sejumlah bisnis Lippo Group.

Mulai dari PT Lippo Karawaci Tbk, PT Lippo Cikarang Tbk, PT Siloam Hospital Tbk, PT Matahari Department Store Tbk (Matahari Department Store), PT First Media Tbk, PT Multipolar Tbk, hingga PT Matahari Putra Prima Tbk. Jadi, wajar jika beliau disebut sebagai seorang konglomerat.

Baca juga: Fakta Menarik Warren Buffett, Investor Terkaya di Dunia

5. Ayah dari 4 Orang Anak

Terlepas dari jabatannya sebagai seorang CEO di Lippo Group dan sebutannya sebagai konglomerat. James adalah seorang ayah bagi keempat orang anaknya. Menikah dengan Aileen Hambali, ia dikaruniai empat anak yakni Jhon Riady, Stephanie Riady, Caroline Riady, dan Henry Riady. Keempat anaknya kini diketahui menjalankan bisnis di bawah Lippo Group.

6. Pernah Terjerat Kasus di Amerika

Tidak banyak yang tahu, pada 2001 putra dari Mochtar Riady ini didakwa oleh pengadilan Los Angeles terkait kasus penggalangan dana ilegal untuk kampanye politik Amerika Serikat. Dalam kasus itu, Ia mengaku bersalah dan harus membayar denda sebesar USD 8,6 juta.

Baca juga: 6 Nama Konglomerat di Indonesia yang Memiliki Harta Berlimpah

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

7. Aktif di Bidang Sosial

profil James Riady

source: katadata.co.id

Meski memiliki kekayaan berlimpah dan sibuk menjalankan deretan bisnisnya, James ternyata dikenal aktif dalam bidang sosial. Bahkan ia mendirikan sebuah pendidikan terpadu, di antaranya yaitu Sekolah Pelita Harapan dan Universitas Pelita Harapan yang berdiri di bawah naungan Lippo Group. James juga pernah tercatat sebagai pemberi dana ke Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI).

Nah, itulah sosok James Tjahaja Riady, CEO Lippo Group yang bisa menginspirasi Anda dengan kerja keras dan keberhasilannya dalam dunia bisnis. Kinerja dan usahanya yang kini telah mampu mengantarkannya mencapai posisi seperti sekarang tentu menjadi satu hal positif yang patut untuk dijadikan motivasi.

(Sumber Foto: Wikipedia)

Comments are closed.