Karyawan Tetap di Perusahaan, Apa Kelebihannya?

Entrepreneurship

Karyawan tetap adalah status yang diberikan oleh perusahaan pada orang yang bekerja lebih dari dua tahun. Tentu, ada kelebihan yang tak dimiliki karyawan kontrak.

Bekerja di sebuah perusahaan artinya kita sadar bahwa posisi kita di perusahaan tersebut adalah karyawan. Karyawan merupakan orang yang bekerja pada suatu lembaga (kantor, perusahaan, dan sebagainya) dengan mendapatkan gaji yang sudah lebih dulu disetujui oleh kedua belah pihak.

Sejatinya, ada dua tipe atau status karyawan di sebuah perusahaan, yakni karyawan kontrak dan karyawan tetap. Umumnya, seseorang akan mendapatkan status karyawan kontrak saat ia bekerja di sebuah perusahaan dalam jangka waktu kurang dari dua tahun. Jika sudah lebih dari waktu tersebut, biasanya statusnya akan berubah menjadi karyawan tetap.

Secara garis besar, pekerjaan yang dibebankan pada dua status karyawan ini sama, yang membedakan adalah justru dalam berbagai hal yang tidak terkait dengan urusan pekerjaan atau tugas yang dikerjakan. Mari kita lihat terlebih dulu perbedaan dasar antara karyawan kontrak dan karyawan tetap di bawah ini!

Perbedaan Karyawan Kontrak dan Karyawan Tetap

Jangka Waktu

Perbedaan karyawan tetap dan kontrak yang paling mencolok terletak lamanya waktu kerja. Karyawan tetap memiliki masa kerja yang lebih lama, bisa lima hingga sepuluh tahun setelah diangkat menjadi karyawan tetap atau bisa saja lebih. Berbeda dengan karyawan kontrak. Mereka akan bekerja secara kontrak, misalnya tiga bulan atau enam bulan, bahkan ada yang satu tahun. Namun, ini pun ada batasnya, yakni maksimal selama tiga tahun saja. Biasanya, pada akhir masa kontrak diberikan opsi untuk menjadi karyawan tetap di perusahaan tersebut.

Perjanjian Kerja

Agar kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan terarah dan hubungan antara karyawan dengan perusahaan jelas, maka semuanya diatur dalam Surat Perjanjian Kerja. Bedanya, untuk karyawan kontrak, surat tersebut disebut Perjanjian Kerja untuk Waktu Tertentu. Sedangkan, untuk karyawan tetap, namanya adalah Surat Perjanjian Kerja untuk Waktu Tidak Tertentu. Hal ini tentu saja karena karyawan tetap bisa bekerja di perusahaan tersebut tanpa batas waktu, kecuali ia ingin mengundurkan diri sehingga waktunya menjadi tidak menentu.

Sifat Pekerjaan

Karyawan kontrak biasanya adalah SDM yang memang dipersiapkan untuk pekerjaan musiman, pekerjaan yang sekiranya bisa selesai sebelum waktu tiga bulan, atau juga pekerjaan yang berhubungan dengan promosi keluarnya produk baru, dan sebagainya. Misalnya, perusahaan advertising Anda baru saja mendapatkan klien brand parfum. Klien membutuhkan Anda untuk mengadakan event yang akan diadakan tiga bulan mendatang. Karena waktu yang terhitung mepet, Anda pun merekrut karyawan kontrak selama tiga bulan untuk membantu Anda menyelenggarakan event.

Sedangkan untuk pekerjaan yang sifatnya tetap, seperti perusahaan yang harus terus menghasilkan produk sesuai dengan permintaan klien, tentunya ia membutuhkan tenaga tetap sehingga kurang efektif jika ia mempekerjakan karyawan secara kontrak.

Jika Terjadi Pemutusan Hubungan Kerja

Perbedaan karyawan tetap dan kontrak selanjutnya adalah terkait pemutusan hubungan kerja. Jika dilihat dari terjadinya pemutusan hubungan kerja, karyawan tetap lebih diuntungkan karena karyawan ini akan mendapatkan uang pesangon dan juga penggantian hak-hak jika ada, baik itu karena karyawan diberhentikan atau mengundurkan atas kemauannya sendiri. Pesangon tersebut biasanya akan diberikan untuk karyawan yang sudah bekerja lebih dari tiga tahun.

Sedangkan untuk karyawan kontrak, jika karyawan ingin mengundurkan diri, maka ia diharuskan membayar penalti, biasanya berupa biaya sejumlah gaji selama periode tertentu. Sebaliknya, jika perusahaan yang mengakhiri hubungan kerja, maka ia juga wajib membayar penalti tersebut. Namun, dengan catatan bahwa pemutusan hubungan kerja ini bukan karena pelanggaran yang tercantum dalam surat perjanjian kerja.

Keuntungan Menjadi Karyawan Tetap

Karyawan tetap dan kontrak sama-sama mendapatkan gaji atas apa yang sudah dikerjakan selama satu bulan. Tapi, lebih dari itu, ada beberapa keuntungan pada karyawan tetap yang tidak dimiliki karyawan kontrak. Apa saja? Ini dia!

Dapat Mengajukan Cicilan dengan Mudah

Kita semua tahu bahwa untuk membeli sesuatu yang berharga tinggi, terkadang kita tidak dapat membelinya secara tunai. Hal ini membuat kita membutuhkan program cicilan. Dengan menjadi karyawan tetap di perusahaan, urusan cicilan menjadi lebih mudah, sebut saja cicilan untuk membeli mobil dan rumah.

Dengan menjadi seorang karyawan tetap, Anda akan dipermudah dalam mengajukan kredit atau cicilan. Anda cukup melampirkan slip gaji bulanan yang menjamin bahwa cicilan tidak akan macet dan dapat dibayar. Terlebih dengan status tetap, penyedia kredit atau cicilan akan lebih percaya dan cepat dalam proses persetujuannya.

Mendapat Asuransi Kesehatan

Saat ini, setiap perusahaan bekerjasama dengan perusahaan asuransi untuk memproteksi atau melindungi para pekerjanya (karyawan), karyawan akan mendapatkan fasilitas asuransi kesehatan gratis dari perusahaan. Jika karyawan kontrak umumnya hanya mendapatkan BPJS Kesehatan, karyawan tetap lebih diuntungkan dengan adanya asuransi kesehatan dari pihak swasta selain BPJS Kesehatan.

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

Punya Uang Pensiun

Salah satu keuntungan menjadi seorang karyawan tetap yaitu memiliki uang pensiun yang menjamin kebutuhan di hari tuanya.

Perusahaan tempat bekerja akan memberikan balasan untuk mencukupi kebutuhan disaat sudah masuk usia tidak produktif. Jadi, saat sudah selesai masa bakti atau pensiun, perusahaan akan memberikan uang pensiun pada karyawan tersebut.

Jaminan Jika Terkena PHK

Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK bisa terjadi pada siapa saja yang bekerja di perusahaan. Tapi, jika status Anda merupakan pegawai tetap, Anda berhak mendapatkan uang pesangon dengan jumlah yang berbeda, tergantung berapa lama Anda sudah bekerja di perusahaan tersebut.

Menjadi karyawan tetap memang memiliki keuntungan atau benefit lebih dibandingkan dengan karyawan kontrak. Jadi, status Anda di tempat Anda bekerja sekarang sudahkah tetap atau masih kontrak?

Comments are closed.