8 Tahap Memulai Bisnis Startup yang Sukses dan Maju

Entrepreneurship

Bisnis startup memang sudah menjamur di Indonesia. Tapi, tidak semuanya sukses. Bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis startup ini, ikuti langkah-langkah berikut ya!

Hingga saat ini, sudah banyak bisnis startup yang bermunculan dengan berbagai bidang pelayanan dan teknologi serta digital dirasa sangat menjanjikan karena penggunaan internet di Indonesia setiap tahunnya selalu meningkat. Kota-kota besar di Indonesia menjadi tempat mereka untuk mengembangkan bisnis tersebut. Pasalnya, kota-kota tersebut memiliki sumber daya manusia yang lebih banyak dan peluang suksesnya lebih besar.

Jika diurutkan, sudah banyak bisnis startup yang tergolong maju dan bahkan menjadi kebutuhan manusia, seperti penyedia ojek online, e-commerce yang menyediakan berbagai barang kebutuhan tanpa harus Anda keluar rumah, pembelian tiket pesawat atau kereta secara online, dan beberapa bidang lainnya.

Perlu diketahui, memulai bisnis startup dari nol memang bukan perkara yang mudah. Butuh tekad, kerja keras, dan modal yang mumpuni agar startup yang baru dibangun dapat berkembang dengan sehat. Tidak jarang banyak kendala dan tantangan yang menghadang. Namun, Anda tidak perlu cemas karena berikut ini beberapa langkah mudah untuk memulai bisnis startup.

Baca juga: Perusahaan Terbesar di Dunia, Tak Ada Amazon!

Langkah Memulai Bisnis Startup

Ada beberapa langkah yang harus Anda ketahui dan lakukan agar bisnis yang dijalankan bisa berkembang dengan baik. Berikut ini langkahnya:

1. Cari Ide Unik saat Memulai Bisnis Startup

Hampir semua startup memiliki ide unik yang tidak terpikirkan oleh kebanyakan orang. Tidak ada salahnya Anda menuliskan semua ide-ide yang ada di kepala ke dalam kertas dan jika semua ide sudah tertulis, Anda bisa seleksi dan pilih ide yang paling menarik. Untuk mencari atau memutuskan ide bisnis ini Anda bisa bertanya atau konsultasi dengan pakarnya atau Anda bisa mengamati tren dan juga suatu hal yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat.

2. Menawarkan Solusi

Ide yang unik, brilian atau keren tidak cukup untuk memulai bisnis startup. Bisnis yang Anda pilih harus bisa memecahkan solusi yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat. Contohnya, ojek online yang sangat membantu masyarakat untuk sampai tempat yang dituju dengan cepat dan terhidar dari kemacetan dan beberapa contoh ide lainnya.

3. Kenali Kebutuhan Market Internet

Produk startup dikenal sebagai produk digital atau produk di dalam internet. Oleh karena itu pengguna produk startup adalah masyarakat Indonesia yang melek internet. Jangan coba-coba membuat produk dengan target para pengguna yang belum memiliki smartphone.

Hingga saat ini di Indonesia peluang yang paling besar adalah segmen marketplace atau jual beli online. Selain itu permainan atau game di smartphone juga memiliki peluang, karena dijadikan pilihan oleh masyarakat di kota besar saat terjebak kemacetan. Salah satu cara untuk mengenali kebutuhan market di internet adalah dengan melakukan riset. Anda dapat membuat kuisioner secara digital, kemudian sebarkan di sosial media. Agar mendapatkan survei responden semakin banyak, tidak ada salahnya mengiklankan survei Anda di media sosial.

4. Visi yang Kuat

Visi dan misi akan menjadi fondasi startup Anda menjadi kuat dan kokoh. Anda dapat belajar menentukan visi dari orang-orang hebat di dunia yang sudah terbukti kesuksesaannya. Mempunyai visi adalah melihat jauh ke masa mendatang dan memberikan batasan agar lebih fokus meraih apa yang Anda impikan. Pada akhirnya, visi akan menjaga Anda tetap di dalam jalur dan mengarahkan startup Anda pada jalur yang benar. Pasalnya, jika Anda tidak memiliki visi yang jelas, maka startup yang Anda bangun akan susah fokus dan kemungkinan untuk gulung tikar lebih cepat.

Baca juga: Ketahui Semua Hal Tentang Angel Investor!

5. Mulai Bisnis Startup itu Tidak Mudah

Perlu Anda tanamkan di dalam benak adalah membuat bisnis itu tidak mudah. Jadi, sebelum memulai Anda sudah pikirkan matang-matang. Jangan terlalu lama mengeksekusi ide Anda, karena pelaku bisnis startup mulai bertambah, bisa-bisa ide Anda dieksekusi oleh pihak lain.

Pokoknya, langkah kecil apa pun harus Anda mulai agar bisa terbentuk bisnis yang diinginkan. Dengan langkah kecil ini, setidaknya Anda telah menunjukkan bahwa bisnis yang Anda mulai adalah hasil olah ide Anda. Bisa jadi, suatu hari nanti Anda akan dinilai sebagai pionir.

6. Rekrut Orang Jenius

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa memulai bisnis baru itu tidaklah mudah. Selian kerja keras, tekun, dan fokus, rupanya tim yang kuat juga menjadi pertimbangan penting yang harus diperhatikan. Dikarenakan bisnis yang dijalankan sangat baru, sangat disarankan untuk memperkerjakan orang-orang yang sudah memiliki kemampuan di bidangnya masing-masing. Misalnya, orang itu mahir dalam bidang IT, Marketing, dan lain-lainnya. Namun, jangan hanya mahir, tetapi orang yang nantinya menjadi tim Anda juga harus memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi dalam hal menciptakan ide yang sangat bagus sehingga bisnis yang dijalankan bisa berkembang.

7. Berinovasi

Salah satu masalah yang sering dialami jika bisnis yang dijalankan mulai tidak stabil dikarenakan tidak berani untuk melakukan inovasi. Padahal, berinonvasi adalah cara yang ampuh bersaing ketat di tengah maraknya kemunculan startup.

Baca juga: Fakta Menarik Warren Buffett, Investor Terkaya di Dunia

Temukan Asuransi Mobil Terbaik Anda

Rp

8. Pelihara Budaya Berbisnis

Untuk mendapatkan bisnis yang berkembang harus memiliki budaya yang kuat di dalamnya. Oleh karena itu, bentuklah budaya yang terbaik menurut Anda dan untuk semua orang yang ada di dalam bisnis startup yang sedang berjalan. Hal itu diperlukan, supaya terbentuk karakter dan kultur perusahaan yang baik.

Itulah beberapa langkah dan juga hal-hal yang harus Anda perhatikan jika ingin membuat bisnis startup. Semoga artikel di atas bisa membantu Anda dalam menjalan bisnis tersebut.

Comments are closed.