Mengupas Tuntas Pasar oligopoli

Entrepreneurship

Meksipun bersifat homogen, tetapi jenis pasar ini banyak dikunjungi oleh masyarakat. Apa saja keuntungan dari Pasar Oligopoli?

 Salah satu tempat yang selalu dipenuhi oleh masyarakat dan menghasilkan kegiatan perekonomian adalah pasar. Anda pasti pernah berkunjung bahkan bertransaksi jual beli di pasar. Ya, pasar merupakan sebuah tempat bertemunya antara penjual dan pembeli untuk menghasilkan transkasi jual beli setelah melakukan kesepakatan harga terlebih dahulu dari tawar menawar.

Baca juga: Pasar Apung Terkenal di Indonesia, dari Tradisional Hingga Modern

Pasar bisa ditemukan dimana saja karena hampir setiap wilayah, minimal kecamatan pasti memiliki pasar. Pasar yang mempertemukan langsung antara penjual dan pembeli disebut pasar konkret. Bahkan sekarang ini pasar ini tidak hanya berbentuk tempat dengan banyaknya pedagang, tetapi bisa berbentuk abstrak atau yang disebut dengan pasar online. Pasar online memang sedang menjadi pusat perhatian banyak orang. Sebab, pasar ini bisa akses dengan sangat mudah hanya melalui smartphone, laptop, tablet atau lainnya yang terhubung dengan jaringan internet. Dengan demikian, pasar semakin dekat dengan kehidupan manusia.

Jenis–Jenis Pasar

mengenal pasar oligopoli

Tahukah Anda, pasar ternyata tidak hanya memiliki satu jenis saja. Ada beberapa jenis pasar yang tentu memiliki kegunaannya masing-masing. Sebagai contoh pasar yang sering ditemukan adalah pasar tradisional atau supermarket yang lebih modern. Tidak hanya itu saja, terkadang Anda juga pernah memasuki pasar di mana barang yang diperjual belikan hanya satu jenis saja, tapi di sisi lain Anda menemukan berbagai barang dijual dalam satu tempat, semua ini telah dibeda- bedakan sehingga melahirkan berbagai jenis pasar. Beberapa jenis pasar adalah sebagai berikut:

Pasar Monopoli

Jenis pasar menurut jenis barang yang diperdagangkan yang pertama adalah pasar monopoli. Pasar monopoli merupakan sebuah pasar di mana barang yang diperdagangkan adalah barang yang langka dan penjual yang ada hanya berjumlah satu saja. Dengan demikian, penjual tersebut menguasai pasar dan mampu menentukan harga barang yang diperjual belikan tersebut sesuai dengan keinginannya dan dengan berbagai pertimbangan tertentu.

Pasar Oligopoli

Jenis pasar selanjutnya adalah pasar oligopoli. Pasar oligopoli adalah pasar dimana jumlah penjual tidak begitu banyak atau hanya terdapat beberapa produsen saja, tapi jumlah pembelinya di pasar banyak. Dilihat barang yang diperjual belikan, di pasar oligopoli ini barang yang diperjualbelikan sifatnya homogen atau sulit untuk dibedakan meskipun produsennya berbeda- beda.

Pasar Monopsoni

Pasar yang dikuasai satu pembeli apabila perusahaan itu bukan sebagai penjual tetapi sebagai pembeli tunggal.

Pasar Monopolistik

Pasar yang terdapat banyak perusahaan yang menjual hampir serupa tetapi tidak sama. Sebagai contoh ketika kita berkunjung ke Swalayan, maka kita akan menjumpai berbagai merk yang sama namun berbeda barangnya.

Pasar Persaingan Sempurna

mengenal pasar oligopoli

Selanjutnya adalah pasar persaingan sempurna. Pasar persaingan sempurna merupakan pasar dimana barang yang diperjualbelikan jenisnya sama dan jumlah penjual ada banyak. Misalnya ketika kita berada di pasar batik, dimana penjual disana ada banyak dan jualannya adalah batik semua. Itulah yang dimaksud dengan pasar persaingan sempurna.

Setelah mengenal beberapa jenis, pada artikel ini akan mengupas satu jenis pasar saja, yaitu Pasar Oligopoli. Apa itu? Pasar Oligopoli?

Pengertian Pasar Oligopoli

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pasar satu ini adalah suatu pasar di mana terdapat beberapa produsen atau penjual yang menguasai pasar dengan banyak konsumen atau pembeli.

Pasar tipe ini adalah salah satu bentuk pasar persaingan tidak sempurna dimana barang yang dijual di pasar ini sifatnya homogen atau sulit dibedakan meskipun produsennya ada beberapa. Jenis pasar ini biasanya didominasi oleh lebih dari dua produsen tapi tidak lebih dari sepuluh produsen.

Pada umumnya produsen di pasar persaingan Oligopoli aktif melakukan promosi atau iklan karena produk yang dijual di pasar ini sifatnya homogen dan dapat saling menggantikan. Melalui iklan atau promosi tersebut produsen membentuk persepsi konsumen tentang perbedaan suatu produk dengan produk lain yang ada di pasar.

Baca juga: Pasar Aksesori Mobil di Jabodetabek, Lengkap dan Harga Bersaing!

Ketatnya persaingan antar produsen di tipe pasar ini membuat para mereka melakukan berbagai upaya agar dapat bertahan. Persaingan di pasar ini berpengaruh pada penentuan harga produk yang dijual, ketika salah satu perusahaan menurunkan harga maka perusahaan lain pun akan melakukannya agar tidak kehilangan konsumen.

Ciri-Ciri

Agak sulit untuk membedakan pasar persaingan Oligopoli dengan bentuk pasar lainnya. Namun, ada beberapa ciri khas jenis pasar ini sehingga dapat dikenali. Berikut ini ulasannya.

  1. Umumnya ada lebih dari dua produsen (tapi kurang dari sepuluh) yang menguasai pasar ini.
  2. Jenis produk yang dijual di pasar ini sifatnya homogen dan dapat saling menggantikan. Misalnya, sabun mandi dengan berbagai pilihan bentuk, warna, dan aroma.
  3. Kebijakan produsen utama yang menguasai pasar biasanya akan berpengaruh terhadap kebijakan produsen lainnya.
  4. Harga barang di pasar ini cenderung sama atau ada perbedaan kecil.
  5. Produsen atau penjual baru sangat sulit untuk memasuki pasar ini karena biasanya produsen lama akan bermain harga untuk lebih menarik konsumen.
  6. Dibutuhkan strategi promosi/ iklan serta inovasi secara terus menerus agar bisa bertahan di pasar ini.

Jenis-Jenis

Secara umum, ada dua jenis pasar persaingan Oligopoli, diantaranya adalah sebagai berikut.

Pasar Murni

Bentuk pasar ini disebut juga dengan Pure Oligopoli, yaitu jenis pasar yang di dalamnya terdapat beberapa produsen dimana produk yang dijual sifatnya identik atau sama sehingga sulit untuk dibedakan.

Cara untuk mengenali produk perusahaan tertentu bisa dilakukan dengan melihat merk atau brand pada kemasan produk. Contohnya adalah industri air mineral, semen, seng, dan lain-lain.

Pasar Terdiferensiasi

Jenis pasar ini disebut juga dengan Differentiated Oligopoly, yaitu pasar yang di dalamnya terdapat beberapa produsen dimana produk yang dijual sifatnya homogen.

Produk pada pasar jenis ini sangat sulit dibedakan kualitasnya, namun dapat dibedakan dengan melihat coraknya. Contohnya adalah industri sabun, rokok, sepeda motor, dan lain-lain.

Kelebihan dan Kekurangan

mengenal pasar oligopoli

Semua bentuk pasar punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Demikian juga halnya dengan jenis pasar yang satu ini. Sesuai dengan penjelasan di atas, berikut ini kelebihan dan kekuranganannya.

Kelebihan

  1. Konsumen dapat memilih produk sesuai dengan keinginannya karena pasar ini menyediakan banyak pilihan.
  2. Ketatnya persaingan antar produsen memberikan keuntungan tersendiri bagi konsumen, yaitu kesadaran produsen tentang pentingnya produk berkualitas dengan harga terjangkau.
  3. Umumnya produsen di pasar jenis ini selalu melakukan inovasi terhadap produk dan pelayanannya sehingga dengan sendirinya produk akan terus berkembang.

Kekurangan

  1. Produsen baru akan kesulitan untuk masuk ke pasar ini karena persaingannya sangat ketat.
  2. Sering terjadi perang harga antar produsen untuk memikat lebih banyak konsumen.
  3. Memerlukan modal besar untuk melakukan promosi/ iklan secara terus menerus agar dikenal/ diingat oleh konsumen, dan produknya dapat dibedakan dengan produk dari produsen lain.

Baca juga: Jurus Jitu Tawar Menawar Belanja di Pasar Tradisional atau Pusat Perbelanjaan

Comments are closed.