Kegiatan Positif yang Dapat Dilakukan oleh Pengangguran

Entrepreneurship

Kata pengangguran selalu berkonotasi negatif. Padahal, banyak sekali kegiatan positif yang dapat dilakukan saat kita menganggur.

Setiap orang pasti ingin memiliki kegiatan yang menghasilkan uang. Hal ini dapat berupa menjalankan usaha, namun yang paling banyak dilakukan oleh orang di dunia tak lain adalah dengan bekerja. Dengan bekerja di sebuah perusahaan, tentu kita akan mendapatkan gaji setiap bulannya.

Namun, sayangnya tak semua orang memiliki nasib yang sama. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa angka pengangguran di Indonesia cukup tinggi. Memang, ada banyak faktor yang menyebabkan angka pengangguran cukup signifikan di tanah air.

Terlepas dari faktor-faktor teknis seperti pendidikan dan kesesuaian dengan yang dibutuhkan perusahaan, nyatanya saat menjadi seorang pengangguran, ada banyak hal positif yang dapat kita lakukan. Bahkan, secara langsung atau tidak, kegiatan tersebut dapat membuat kita menjadi pribadi yang jauh lebih baik dan memiliki banyak soft skill yang diperlukan oleh perusahaan. Apa sajakah kegiatan tersebut? Ini dia!

Kegiatan Positif untuk Pengangguran

Punya Jadwal Kegiatan Sehari-hari

Memang belum ada jadwal meeting atau bertemu klien yang tertata untuk kita yang sedang tidak bekerja. Tidak ada aturan tertulis juga mengenai jam pelaksanaan tiap kegiatan dan konsekuensi kalau melanggar. Meskipun demikian, ada baiknya ketika menjadi pengangguran kita mulai mencatat rencana kegiatan seharian di malam sebelumnya.

Kegiatan sederhana seperti mengantar adik ke sekolah atau menjemput orangtua dari kantor juga bisa kita masukkan ke jadwal. Terlebih kalau kita tinggal di kota besar seperti Jakarta yang lalu lintasnya sering tidak terduga, menjadwalkan kegiatan dengan jeda waktunya masing-masing akan membantu menyelesaikan setiap kegiatan di masa pengangguran ini dengan efektif.

Bangun Pagi dan Merapikan Rumah

Biasanya kalau sedang tidak punya kegiatan rutin, akan terlihat langsung dari jam tidur dan jam bangun pagi. Pengangguran identik dengan tidur tengah malam lalu bangun siang hari, karena tidak ada kewajiban untuk pergi ke kantor atau urusan kerja lainnya yang dimulai pagi hari.

Bisa dibilang, bangun di pagi hari adalah hal yang tidak lazim bagi yang masih pengangguran, tapi sangat berguna bila kita mau melakukannya. Membereskan kamar sendiri, merapikan rumah, atau sekadar menyiram tanaman dan mencuci mobil adalah kegiatan positif untuk mengisi waktu yang sangat luang. Selain produktif, badan kita juga akan terlatih untuk berkegiatan sejak pagi, jadi tidak akan kaget jika sudah mulai bekerja dan tidak menjadi pengangguran lagi.

Bijak Menggunakan Uang yang Ada

Hal ini umumnya terjadi pada orang-orang yang baru lulus kuliah. Fresh graduate biasanya lebih sering mengalami hal ini dibanding yang sudah berpengalaman kerja, karena selama kuliah dibiayai oleh orangtua dan tidak terbayang caranya menghasilkan uang. Kalau kita ada di kondisi ini, sebaiknya kurangi frekuensi berkumpul dengan teman dan belanja online selama masih menjadi pengangguran.

Beberapa orangtua memang bisa saja tidak keberatan menyenangkan anaknya dengan memenuhi kebutuhan ini dan itu. Tapi, perlu diingat, karena kita masih pengangguran, uang yang kita dapat belum penghasilan sendiri. Di sisi lain, tujuan orangtua menyekolahkan anaknya tentu agar anak bisa mandiri di kehidupannya setelah lulus.

Banyak Komunikasi dan Tukar Pikiran dengan Teman

Masih menjadi penganguran bukan berarti kita harus jadi orang yang kurang pergaulan. Tetap jalin komunikasi dengan teman-teman yang sudah bekerja atau yang sesama pengangguran sekalipun. Siapa tahu ada kesempatan terbuka yang datang dari salah satu teman. Memang, seringkali merasa kurang percaya diri saat harus berhadapan dengan teman yang sudah jauh lebih tinggi kariernya atau sedang semangat beradaptasi dengan pekerjaan baru.

Berpikir positif adalah satu-satunya cara agar kita tidak minder dan tetap menatap hari depan penuh harapan. Satu lagi, kalau ada kesempatan yang memang sesuai kriteria pekerjaan yang kita cari, jangan ragu mencoba dan bertanya pada teman yang sudah berpengalaman. Daripada kita sesat di tengah jalan, lebih baik ditanyakan, kan?

Kerja Part-Time

Kerja part-time cocok buat pengangguran yang tidak terdesak masalah finansial dan masih bingung menentukan sektor pekerjaan yang ingin ditekuni. Gaji part-time memang tidak sebesar pegawai tetap, tapi kita jadi punya penghasilan dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Beberapa perusahaan juga tidak ragu menawarkan para part-timer di kantornya untuk bergabung menjadi pegawai tetap jika kualitas kerja kita sudah terlihat bagus. Kesempatan akhirnya datang dengan sendirinya tanpa kita sadari. Beberapa teman juga memulai kariernya dari posisi part-timer atau pekerja paruh waktu. Jadi, maksimalkan waktu dan kesempatan yang ada jika kita sedang bekerja part-time. Berikan usaha dan kemampuan terbaik niscaya hasilnya juga akan memuaskan atasan atau bos.

Manfaatkan Waktu Bersama Keluarga

Hal sederhana yang sangat bisa dilakukan tapi sering luput dari perhatian kita adalah keberadaan di tengah keluarga. Sebagai pengangguran, memang kita tidak punya banyak uang untuk dibelanjakan bersama orangtua. Tapi, kehadiran kita setelah lama merantau di kota tempat kuliah atau setelah bertahun-tahun bekerja dari pagi hingga malam adalah hal yang juga dirindukan oleh keluarga di rumah.

Jangan sampai belum punya pekerjaan tapi selalu tidak terlihat di rumah, karena asyik dengan teman di luar. Menemani ibu berbelanja atau menjemput adik ke tempat kursus adalah hal-hal sederhana, namun penuh makna yang bisa kita lakukan selama masa pengangguran. Kita bisa membahagaiakan orangtua dan tetap berkontribusi dalam kegiatan keluarga meski belum dalam hal finansial.

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Aktif Mengikuti Job Fair dan Jangan Putus Asa

Trik terakhir agar kita tidak masuk golongan pengangguran pada umumnya adalah tetap proaktif. Jangan hanya menunggu panggilan saja, tetap datang ke acara job fair yang berkualitas, bisa jadi ada orang yang akan kita temui di acara tersebut dan memberi pencerahan untuk masalahmu sebagai pengangguran.

Semakin sering mengikuti job fair, kita juga akan semakin paham alur proses seleksi dan kriteria pekerja yang paling banyak dicari perusahaan. Kita akan mengenal berbagai jenis perusahaan yang tadinya tidak terpikirkan masuk ke jajaran perusahaan yang diincar para calon karyawan. Intinya, banyak info dan pengetahuan baru yang bisa kita dapat di sana.

Pengangguran tidaklah seburuk apa yang orang lain pikirkan. Asal, kita dapat memanfaatkan waktu menanggur kita dengan baik dan bijak.

Comments are closed.