Perusahaan Manufaktur, Menapaki Peran Sebagai Elemen Penting Masyarakat

Entrepreneurship

Keberadaannya yang tak terelakkan membuat perusahaan manufaktur berkembang pesat sebagai sebuah bisnis industri paling penting bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Seiring meningkatnya kebutuhan dan berkembangnya inovasi di dunia, ternyata berdampak pada bermunculannya perusahaan-perusahaan dengan berbagai bidang yang berbeda. Salah satunya adalah jenis perusahaan manufaktur yang menghasilkan berbagai macam produk bermanfaat yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Yang dimaksud manufacturing company adalah suatu perusahaan yang aktivitasnya mengelola bahan mentah atau bahan baku sehingga menjadi barang jadi lalu menjualnya kepada konsumen. Umumnya kegiatan seperti ini sering disebut dengan proses produksi.

fungsi perusahaan manifaktur

manufacturing company dalam setiap pekerjaan atau kegiatan operasional yang dilakukannya tentu memiliki acuan dan standar dasar yang digunakan oleh para karyawan yang bekerja, biasanya acuan standar tersebut disebut dengan SOP (Standar Operasional Prosedur). Berikut penjelasan lengkap untuk memahami lebih dalam manufacturing company, bagi Anda yang mungkin sedang mengincar salah satu manufacturing company ternama di Indonesia.

Fungsi Perusahaan Manufaktur

Adapun fungsi bisnis dari industri atau manufacturing company, diantaranya sebagai berikut ini:

Fungsi Produksi

Yaitu fungsi proses pembuatan bahan baku sehingga menjadi barang jadi dan bisa dijual kepada konsumen. Biaya yang di keluarkan misalnya seperti biaya gaji karyawan, biaya bahan baku, biaya perawatan mesin dan lain-lain yang berhubungan dengan proses produksi. Menurut objek pengeluarannya biaya produksi dibagi menjadi tiga macam diantaranya biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. Biaya overhead merupakan biaya yang digunakan untuk mengubah bahan baku hingga menjadi produk yang siap dijual. Sedangkan biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung dapat dikatakan sebagai biaya utama, biaya yang di olah menjadi suatu produk.

Baca juga: Daftar Perusahaan BUMN yang Ada di Indonesia

Fungsi Pemasaran

Yaitu fungsi yang digunakan untuk mencapai tujuan dari proses produksi dan menjual hasilnya, tujuannya untuk mendapatkan keuntungan. Misalnya biaya untuk melakukan pemasaran seperti biaya promosi, biaya angkutan, biaya sewa gudang, biaya gaji karyawan saat karyawan melakukan promosi produk.

Fungsi Administrasi dan Umum

Yaitu fungsi dari kegiatan manufaktur yang ada hubungannya dengan penentuan kebijakan, pengarahan, dan juga pengawasan supaya kegiatan yang sedang berjalan lebih efektif dan efesien. Misalnya dalam kegiatan ini terdapat biaya seperti biaya akutansi, baya personalia, biaya gaji karyawan dan lain-lain.

Fungsi Keuangan

Yaitu fungsi dari penyediaan berbagai macam dana yang diperlukan oleh perusahaan untuk melakukan proses produksi maupun untuk melakukan suatu pengembangan.

Karakteristik Industri Manufaktur

Adapun beberapa karakteristik yang dimiliki oleh industri manufaktur, diantaranya sebagai berikut:

Mengelola bahan mentah atau bahan baku menjadi produk jadi

Tentunya karakteristik yang utama dapat dilihat pada industri manufaktur yaitu dimana aktivitasnya mengolah bahan baku menjadi barang atau produk jadi dan siap dijual ke konsumen.

Konsumen tidak ikut dalam proses produksi

Artinya konsumen hanya bisa menggunakan atau menikmati produk yang di hasilkan saja, tanpa ikut serta melakukan proses produksi.

Karakteristik Perusahaan Manufaktur

Hasil produksi berwujud atau terlihat

Hasil dari proses produksi manufacturing company hasilnya dapat dilihat oleh mata atau produknya memiliki wujud, berbeda dengan perusahaan jasa yang di mana produknya tidak berwujud hanya bisa dirasakan.

Adanya ketergantungan konsumen untuk mencari produk lagi

Artinya jika konsumen merasa senang dan puas dengan produk yang digunakannya, biasanya konsumen akan memiliki ketergantungan untuk menggunakan lagi produk tersebut. Maka perusahaan harus selalu menyediakan dan menjaga ketersediaan produknya di pasaran supaya tetap ada.

Baca juga: Stock Opname: Manfaat, Tujuan dan Tahapannya!

Elemen-Elemen Biaya Produksi Perusahaan di Bidang Manufaktur

Dalam melakukan proses produksi supaya menghasilkan suatu produk yang memiliki nilai jual, manufacturing company akan mengeluarkan berbagai macam biaya, di mana biaya tersebut digunakan untuk pengadaan:

Bahan Langsung

Yaitu bahan-bahan yang digunakan dan menjadi bagian dari proses produksi, sehingga bahan ini diolah dan menjadi suatu produk. Misalnya bahan langsung pada pabrik tekstil seperti kapas, pewarna kain dan lain-lain. Bahan langsung tentunya berbeda dengan Bahan tidak langsung, bahan tidak langsung misalnya seperti bahan bakar mesin produksi, oli untuk mesin produksi dan lain-lain, jadi Bahan tidak langsung dapat dikatakan bahan yang digunakan saat proses produksi tapi tidak dapat menjadi produk.

Tenaga Kerja Langsung

Yaitu tenaga kerja yang bekerja secara langsung terhadap proses-proses pengolahan bahan baku hingga menjadi suatu produk, jadi intinya tenaga kerja yang terlibat secara langsung dalam proses pengolahan bahan baku baik itu menggunakan kemampuan fisik maupun dengan menggunakan mesin dalam pekerjaanya. Tenaga kerja langsung harus dibedakan dengan tenaga kerja tidak langsung. Tenaga kerja tidak langsung memang digunakan dalam proses produksi tapi tidak dapat dihubungkan dengan proses pengolahan suatu produk. Tenaga kerja tidak langsung misalnya seperti petugas pengawas, petugas pemeliharaan, petugas kebersihan dan lain-lain.

Overhead Pabrik

Yaitu berbagai macam biaya yang digunakan dalam berbagai proses pengolahan, biaya tersebut tidak termasuk kedalam biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Biaya overhead pabrik seperti biaya tenaga kerja tidak langsung misalnya gaji pengawas, gaji teknisi mesin dan lain-lain.

Contoh Perusahaan di Bidang Manufaktur

Beberapa contoh industri manufaktur yang ada di Indonesia seperti berikut ini.

contoh Perusahaan Manufaktur

Tekstil

Merupakan salah satu industri yang banyak beroprasi di Indonesia. Industri ini mengelola kapas menjadi benang dan benang menjadi kain, sehingga nantinya kain tersebut dapat diolah kembali menjadi pakaian dan lain-lain. Industri ini dapat menyerap banyak sekali tenaga kerja, maka tak jarang banyak sekali orang yang bekerja di industri tekstil.

Garmen

Jika industri tekstil mengelola kapas sampai menjadi kain, maka industri garmen mengelola kain menjadi produk lain misalnya kain menjadi baju dan celana dan sebagainya.

Keperluan Rumah Tangga

Industri ini menghasilkan produk untuk keperluan rumah tangga dan tentunya banyak sekali jenisnya. Hasilnya industri keperluan rumah tangga seperti panci, sendok, garpu, piring, sabun, pasta gigi dan lain-lain. Ada juga industri mebel atau keperluan interior untuk rumah produknya seperti lemari, meja, kursi dan lain-lain.

Baca juga: Manfaat Harga Pokok Penjualan Bagi Bisnis

Otomotif

Industri otomotif merupakan manufaktur yang dalam proses produksinya menggunakan teknologi tingkat tinggi. Hasil industri otomotif misalnya seperti sepeda motor, mobil, pesawat dan lain-lain.

Elektronik

Sama saja seperti industri otomotif, dalam proses produksinya industri elektronik menggunakan teknologi tingkat tinggi. Hasil industri elektronika misalnya seperti televisi, kulkas, komputer, handphone dan lain-lain.

Kerajinan

Barang hasil industri kerajinan bisa terbuat dari berbagai macam bahan baku, sesuai dengan produk yang akan dihasilkannya. Biasanya barang hasil kerajinan untuk diekspor ke luar negeri, tapi banyak juga untuk dijual di dalam negeri. Hasil kerajinan misalnya seperti keramik, kain tenun, pahatan dari kayu atau batu, barang yang terbuat dari rotan dan lain-lain.

Sedangkan beberapa contoh nama manufacturing company yang saat ini ada di Indonesia misalnya seperti Astra Internasional Tbk yang bergerak di industri otomotif, Kimia Farma Tbk yang bergerak di industri Farmasi, Unilever Indonesia Tbk yang bergerak di industri kosmetik dan keperluan rumah tangga, Holcim Indonesia Tbk yang bergerak di industri semen, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Mana dari usaha manufaktur di Indonesia yang menjadi perusahaan impian Anda?

Comments are closed.