Manfaat Sistem Informasi Manajemen Bagi Perusahaan

Entrepreneurship

Semakin kompleksnya atmosfer bisnis membuat perusahaan harus sigap dalam mengolah informasi penting, sistem informasi manajemen bisa menjadi senjata mengarungi ranah bisnis yang dinamis.

Lingkungan bisnis yang semakin kompleks menjadi salah satu alasan ketatnya persaingan bisnis sekarang-sekarang ini. Bukan hanya kompleks, lingkungan bisnis juga selalu dinamis sehingga para manajer perusahaan harus membuat keputusan yang tepat dari informasi yang telah didapatkannya untuk membuat keputusan bisnisnya. Di sinilah peran sistem informasi manajemen digunakan sebagai alat pertimbangan nyata berbagai keputusan yang akan diambil demi kepentingan perusahaan.

Dalam hal ini, peran seorang manajer di dalam sebuah perusahaan menjadi sangat penting, Anda harus dapat mengelola kegiatan dan data-data dengan baik. Itu dikarenakan data-data tersebut bisa menjadi sumber informasi, di mana peran informasi sangat penting dalam proses pengambilan keputusan.

Data-data yang Anda miliki haruslah diolah dengan baik agar bisa berjalan sesuai dengan fungsinya. Untuk mengolah dan memanfaatkan data-data tersebut dengan maksimal, Anda dapat menggunakan sistem informasi ini  atau biasa disingkat SIM. Berikut penjelasan lengkap mengenai SIM yang dapat Anda implementasikan pada sebuah perusahaan.

Baca juga: Bekerja Sistem Outsourcing? Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Definisi Sistem Informasi Manajemen

mengenal sistem informasi manajemen

SIM juga biasa dikenal dengan sebutan management information system (MIS) merupakan sistem yang direncanakan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menyebarluaskan data berupa informasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan berbagai fungsi manajemen. Sementara menurut business dictionary, SIM adalah pendekatan yang terorganisasi untuk mempelajari kebutuhan informasi manajemen organisasi di setiap tingkat guna pengambilan keputusan operasional, taktis, dan strategis.

Cara kerja SIM, dimulai dari pemprosesan data kemudian disimpan dalam database terpusat di mana ia dapat diakses dan diperbarui oleh semua orang yang memiliki wewenang sesuai dengan tujuan mereka.

Manfaat Sistem Informasi Manajemen

SIM memiliki banyak manfaat baik bagi pihak manajemen maupun untuk organisasi keseluruhan. Adapun manfaat SIM seperti:

  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas data secara akurat dan realtime.
  • Memudahkan pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan, dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan atau koordinasi.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena unit sistem kerja yang terkoordinasi dan sistematis.
  • Meningkatkan produktivitas dan penghematan biaya dalam organisasi

Penerapan Sistem Informasi Manajemen

Beberapa dari Anda mungkin ada yang masih kurang paham mengenai bentuk SIM. Untuk memperjelas, berikut ini beberapa contoh penerapan SIM yang dapat membantu bisnis Anda:

Enterprise Resource Planning (ERP)

Sistem ERP ini banyak digunakan oleh perusahaan besar. Namun, perusahaan dalam skala kecil juga masih dapat menerapkan sistem ERP. ERP biasanya digunakan untuk mengelola manajemen dan melakukan pengawasan yang terintegrasi antar unit di dalam perusahaan.

Supply Chain Management (SCM)

Sistem SCM ini sangat bermanfaat bagi pihak manajemen karena mengintegrasikan data-data seperti manajemen suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer sampai konsumen akhir.

Transaction Processing System (TPS)

TPS berguna untuk memproses data dalam jumlah yang besar atau transaksi yang banyak dan rutin. Program ini  biasa diaplikasikan dalam manajemen gaji dan inventaris.

Office Automation System (OAS)

Aplikasi ini berguna untuk memperlancar komunikasi antar departemen dalam suatu perusahaan dengan cara mengintegrasikan server-server komputer pada setiap user di perusahaan. Contohnya seperti email.

Knowledge Work System (KWS)

mengenal sistem informasi manajemen

Sistem informasi KWS mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam organisasi atau entitas.

Informatic Management System (IMS)

IMS berfungsi mendukung spektrum tugas-tugas dalam organisasi. Selain itu, IMS juga dapat digunakan untuk membantu menganalisa pembuatan keputusan. Sistem ini juga dapat menyatukan beberapa fungsi informasi dengan program komputerisasi seperti e-procurement.

Decision Support System (DSS)

Sistem ini membantu manajer dalam mengambil keputusan dengan cara mengamati lingkungan di dalam perusahaan. Contohnya seperti link elektronik.

Expert System (ES) dan Artificial Intellegent (AI)

Kedua sistem ini pada dasarnya menggunakan kecerdasan buatan yang berguna untuk menganalisa pemecahan masalah dengan menggunakan pengetahuan tenaga ahli yang telah diprogram kedalamnya. Contohnya, sistem jadwal mekanik.

Group Decision Support System (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work System (CSCWS)

GDSS hampir sama dengan DSS, bedanya GDSS mencari solusi permasalahan melalui pengumpulan pengetahuan dalam suatu kelompok, bukan per individu.  Bisanya berbentuk kuesioner, konsultasi, dan skenario. Contohnya seperti e-government.

Baca juga: 4 Kontrak Kerja Karyawan yang Wajib Diketahui

Executive Support System (ESS)

Sistem ini membantu manajer berinteraksi dengan lingkungan perusahaan menggunakan bantuan grafik dan pendukung komunikasi lainnya. Untuk memudahkan dalam pengelolaan keuangan perusahaan, Anda dapat menggunakan bantuan Jurnal. Jurnal merupakan software akuntansi online yang berbasis cloud sehingga data secara otomatis akan tersimpan.

Dengan Jurnal, Anda bisa mendapatkan kemudahan pencatatan untuk keperluan bisnis kapan pun dan di mana pun. Tidak hanya pencatatan transaksi, Jurnal juga menyediakan fitur pembuatan faktur secara otomatis, pelacakan ketersediaan barang, dan manajemen aset yang akan membantu mengembangakan nilai aset bisnis Anda di masa depan.

Proses pada SIM

Tentunya untuk menjalankan SIM membutuhkan berbagai proses, inilah proses SIM dan aktivitas-aktivitasnya:

  • Perencanaan

Merupakan rumusan mengenai metode kegiatan secara rinci, untuk mencapai tujuan atau target akhir dari suatu organisasi. Jadi perencanaan merupakan langkah-langkah yang rinci untuk mencapai suatu tujuan organisasi.

  • Pengendalian

Jika perencanaan telah dibuat dan dilaksanakan atau di terapkan oleh anggota-anggota suatu organisasi, maka manajer harus mengawasi pelaksanaan dari perencanaan tersebut supaya dapat berjalan dengan baik dan tidak menyimpang dari jalur yang sudah ditetapkan.

  • Pengambilan keputusan

Merupakan pemilihan keputusan diantara berbagai macam alternatif yang ada, proses ini merupakan hasil dari perencanaan dan pengendalian. Jadi manajer harus memilih diantara berbagai macam keputusan yang ada supaya tujuan perusahaan atau organisasi dapat tercapai.

Karakeristik SIM

Adapun karakteristik yang dimiliki oleh SIM, diantaranya:

  • Meningkatkan efektifitas dan efesinsi dengan mengurangi pengeluaran biaya.
  • Beroperasinya pada tugas yang terstruktur yaitu seperti pada prosedur perencanaan, pengawasan dan pengambilan keputusan.
  • Menghasilkan Outputmisalnya berupa laporan yang berguna bagi manajemen untuk pengambilan suatu keputusan (keputusan yang diambli hasil dari pertimbangan dan analisis

Fungsi atau Manfaat Secara Umum

mengenal sistem informasi manajemen

Dapat disimpulkan dari penjelasan diatas tadi beberapa fungsi/manfaat SIM diantaranya:

  • Untuk memudahkan manajemen dalam melakukan perencanaan, pengawasan dan pengambilan keputusan.
  • Untuk meningkatkan efesiensi dalam mengakses data atau informasi supaya lebih cepat dan akurat.
  • Untuk meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia dan sumber daya lainnya yang dapat mendukung organisasi atau perusahaan.

Memanfaatkan sumber informasi bisa menjadi patokan bagi sebuah perusahaan menentukan berbagai langkah demi kesejahteraan perusahaan ke depannya. Jadi, apabila Anda dihadapkan pada situasi rumit di perusahaan terkait lingkup bisnis, tak ada salahnya menggunakan SIM sebagai proses problem solving perrusahaan Anda.

Baca juga: Surat Keterangan Kerja, Apa Isi dan Fungsinya?

Comments are closed.