Sumber Daya Manusia, Tonggak Pengembangan Karyawan

Entrepreneurship

Sumber daya manusia yang baik akan menghasilkan kemajuan baik bagi perusahaan pula, oleh karenanya strategi harus dirancang demi menghasilkan karyawan yang berkualitas.

 

Pada sebuah perusahaan yang berjalan, keberadaan sumber daya manusia menjadi faktor utama berdiri, berjalan, serta berkembangnya sebuah perusahaan. Tanpa adanya SDM yang mumpuni sebuah perusahaan tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Maka selain modal membangun perusahaan, memiliki SDM yang dapat bekerja dengan mengolah kemampuan serta loyalitas yang baik juga menjadi modal utama sebuah perusahaan menuju jalan sukses di kemudian hari.

Baca juga: Tip Membangun Brand Awareness untuk Merk Anda

Karyawan atau sumber daya manusia ini biasanya dikelola oleh bagian HR (Human Resource) untuk mengembangkan perusahaan dengan menerapkan seluruh nilai dan budaya perusahaan dengan suatu manajemen tertentu. Sebenarnya mengapa SDM ini menjadi penting? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia ini merupakan suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan atau semua tenaga kerja yang menopang seluruh aktivitas dari organisasi, lembaga atau perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Bagian yang mengurusi sumber daya manusia pada organisasi biasanya disebut departemen SDM atau HRD (Human Resource).

manajemen sumber daya manusia

Jadi, pada dasarnya manajemen SDM ini adalah salah satu fungsi dalam sebuah perusahaan atau organisasi yang fokus pada kegiatan rekrutmen, pengelolaan dan pengarahan untuk orang-orang yang bekerja dalam perusahaan tersebut. Serta menyediakan pengetahuan demi tercapai tujuan perusahaan.

Selain itu, manajemen dan departemen SDM juga bertanggung jawab untuk mengembangkan perusahaan dengan menerapkan seluruh nilai dan budaya perusahaan. Juga memastikan bahwa perusahaan memiliki tim yang baik dan solid dan memahami pemberdayaan karyawan.

Ekspektasi Penerapan Manajemen SDM

Anda pasti sudah tahu, jika persaingan global dalam perusahaan multinasional tidak hanya bisa Anda hadapi dengan menyediakan SDM yang memiliki kompetensi tinggi di bidangnya saja. Tapi, lebih dari itu perusahaan harus memiliki strategi dan valuable assets, yaitu SDM yang memiliki komitmen, berwawasan luas tentang perusahaan di negara lain, mampu bersaing menghadapi tantangan dan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.

SDM juga harus didistribusikan dan dialokasikan sedemikian rupa dengan cara tertentu sehingga dapat menyediakan keunggulan bersaing. Pengelolaan tenaga kerja asing dalam hal ini expatriate melalui penugasan ke luar negeri harus dilakukan dengan baik oleh perusahaan-perusahaan besar, dan dengan pilihan strategi yang tepat merupakan upaya untuk mencapai tujuan perusahaan.

Selain itu, manajemen SDM harus bisa menunjukkan kemampuan dan nilai yang mereka jalani dengan melindungi perusahaan dari berbagai masalah, seperti tuntutan hukum dalam beberapa kasus.

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia memiliki beberapa fungsi yang perlu Anda ketahui dan bisa dipraktekkan dalam perusahaan Anda, yaitu:

Perencanaan (Planning)

manajemen sumber daya manusia

Salah satu fungsi perencanaan manajemen SDM yaitu upaya sadar dalam pengambilan sebuah keputusan yang sudah diperhitungkan dengan matang, mengenai hal apa saja yang akan dilakukan dimasa mendatang oleh suatu perusahaan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan.

Rekrutmen (Recruitment)

Schermerhorn menyatakan bahwa rekrutmen (recruitment) ini merupakan suatu proses dalam penarikan kandidat bermutu untuk mengisi posisi posisi yang kosong. Jadi, perekrutan ini bisa  memberikan suatu peluang kerja kepada orang orang yang memiliki kemampuan dan ketrampilan yang memenuhi kualifikasi dan spesifikasi dari pekerjaan yang tersedia, untuk mencapai tujuan perusahaan.

Baca juga: Pahami Pentingnya Bisnis Plan dan Cara Membuatnya

Seleksi

Kegiatan seleksi ini merupakan proses dalam menemukan tenaga kerja atau karyawan yang sesuai dan tepat dari beberapa kandidat yang tersedia. Tahap pertama yang diperlukan setelah menerima surat lamaran adalah memahami riwayat hidup (curriculum vitae) para pelamar kerja. Setelah itu, dari riwayat hidup dilakukan penyaringan antara pelamar kerja yang nantinya akan dipanggil dengan pelamar yang gagal dalam memenuhi standar kualifikasi. Kemudian, kandidat yang telah terpilih dipanggil untuk diuji baik tertulis, wawancara atau proses uji seleksi yang lain sebelum diterima bekerja di perusahaan tempat melamar.

Orientasi, Pelatihan dan Pengembangan

Pelatihan atau training ini merupakan suatu proses pembelajaran untuk memperoleh suatu keahlian, peraturan, konsep atau sikap untuk meningkatkan kinerja para karyawan. Pelatihan ini bahkan sudah diatur dalam undang-undang pada tahun 2003. Pelatihan kerja merupakan semua aktivitas untuk memberikan, mendapatkan, menigkatkan dan mengmbangkan kompetensi kerja, produktivtas, kedisiplinan, sikap serta etos kerja, pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu yang sesuai dengan jenjang serta kualifikasi pekerjaan dan jabatan.

Evaluasi Kinerja

Evaluasi kinerja ini juga tidak kalah penting dari fungsi manajemen yang lain. Fungsi evaluasi manajemen SDM ini juga tidak berdiri sendiri, karena berhubungan erat dengan fungsi pemantauan dan fungsi pelaporan, dan berguna supaya perusahaan tidak lagi melakukan kesalahan yang sama. Dengan evaluasi kinerja, karyawan juga bisa memperbaiki kesalahan dan belajar supaya bisa melakukan pekerjaan dengan baik, benar, dan cepat.

Kompensasi

Fungsi kompensasi yaitu untuk memberikan penghargaan atau pemberian balas jasa secara langsung atau tidak langsung, yang berbentuk uang ataupun barang kepada karyawan sebagai bentuk imbal jasa dari perusahaan. Prinsip dari kompensasi ini adalah adil dan layak menyesuaikan dengan tanggung jawab tenaga kerja dan prestasinya.

Pengintegrasian

Pengintegrasian ini merupakan aktivitas untuk menyatukan antara kepentingan perusahaan dengan kebutuhan para karyawan, sehingga menciptakan kerjasama yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Pemeliharaan

Fungsi pemeliharaan ini merupakan aktivitas untuk memelihara atau bahkan meningkatkan kondisi mental, fisik dan loyalitas pekerja supaya tercipta adanya kerjasama yang panjang.

Pemberhentian

Manajemen SDM juga mengatur Pemberhentian atau Pemutusan hubungan kerja (PHK), yang merupakan pengakhiran suatu hubungan kerja perusahaan dengan tenaga kerja yang disebabkan oleh sesuatu hal yang mengakibatkan hak dan kewajiban berakhir antara pemberi kerja (perusahaan) dengan karyawan.

Fokus Manajemen SDM

Manajemen SDM sebagai fungsi perusahaan yang berkaitan dengan kepemimpinan dan penyelesaian isu yang terjadi antar karyawan di perusahaan tersebut juga mempunyai beberapa fokus, yaitu:

  • Pemberian kompensasi
  • Perekrutan
  • Manajemen kinerja
  • Pengembangan perusahaan
  • Keselamatan karyawan
  • Kesehatan karyawan
  • Tunjangan karyawan
  • Motivasi kerja
  • Komunikasi
  • Administrasi dan pelatihan karyawan

Jadi, fokus manajemen SDM ini juga meliputi pengelolaan karyawan dan budaya serta nilai lingkungan kerja secara strategik dengan pendekatan yang tepat. Manajemen SDM yang efektif memungkinkan karyawan untuk berkontribusi secara efektif untuk perusahaan demi mencapai tujuannya dengan job description yang sesuai.

manajemen sumber daya manusia

Jika sebelumnya fungsi manajemen SDM adalah mengerjakan urusan administrasi dan transaksional, kini fungsi dan fokus manajemen SDM diharapkan mampu terlibat dalam pemanfaatan karyawan secara strategis dan memastikan bahwa program untuk karyawan bisa memberikan dampak positif pada perusahaan.

Baca juga: 8 Tahap Memulai Bisnis Startup yang Sukses dan Maju

Mengetahui betapa besarnya peran SDM bagi keberlangsungan hidup sebuah perusahaan, sudah layak rasanya HR membuat rancangan upaya dalam mendukung karyawannya memiliki kemampuan yang mumpuni sesuai ekspektasi perusahaan.

Bukan hanya itu, perusahaan juga harus siap bersaing dengan perusahaan lain yang mungkin juga sedang mencarikaryawan terbaik. Jadi, bagaimana dengan perusahaan Anda? Apakah sudah memaksimalkan upaya demi menumbuhkan rasa loyalitas karyawan terhadap perusahaan Anda?

Comments are closed.