Surat Keterangan Kerja, Apa Isi dan Fungsinya?

Entrepreneurship

Banyak orang meremehkan surat keterangan kerja yang ia dapatkan, baik saat menjadi pekerja aktif di sebuah perusahaan, pindah ke perusahaan lain, dan setelah pensiun dari dunia kerja. Padahal, dengan surat ini, banyak hal yang dapat dilakukan dan tentunya sangat berharga untuk orang tersebut.

Bagi seorang pekerja, pasti ada satu waktu di mana orang tersebut menerima paklaring dari tempat ia bekerja, salah satunya adalah saat resign atau keluar dari kantor tersebut. Bicara soal surat keterangan kerja, rasanya sebagian besar orang tidak menganggap bahwa surat ini hanyalah surat keterangan biasa tanpa dan nilainya tidak seberapa besar.

Tak jarang surat tersebut diletakkan begitu saja atau bahkan tidak peduli bila surat tersebut tercecer atau terbuang. Padahal, surat keterangan kerja atau yang biasa disebut dengan paklaring ini sangatlah penting dan bernilai, seperti kartu debit, kartu kredit, dan uang.

Memang, surat ini tidak bisa digunakan untuk membeli keperluan harian dan bulanan. Surat ini pun tak bisa membayar segala tanggungan. Tapi, selembar kertas ini punya peran penting di masa mendatang, khususnya saat seorang pekerja sudah memasuki usia pensiun. (Baca juga: UU Ketenagakerjaan: Ini Hak Seluruh Karyawan Indonesia yang Perlu Diketahui)

Mari kita mulai dari isinya terlebih dulu. Apa sih isi dari surat keterangan kerja hingga surat ini sangatlah penting dan bernilai?

Isi Surat Keterangan Kerja!

Posisi atau Jabatan Saat Bekerja

Saat bekerja di sebuah perusahaan, pasti Anda menempati sebuah posisi atau jabatan. Nah, ketika Anda memutuskan untuk resign, posisi terakhir saat Anda bekerja akan tertulis di surat tersebut. Fungsinya jelas, yaitu untuk meminta posisi yang sama atau lebih tinggi saat Anda mengajukan lamaran pekerjaan ke perusahaan lain.

Dengan keterangan jabatan yang tercantum dalam surat tersebut, calon perusahaan tempat Anda bekerja merasa yakin untuk memberikan posisi yang Anda ajukan.

Periode Bekerja

Hal ini juga tak kalah penting dengan poin pertama. Di dalamnya, terdapat berapa lama Anda bekerja di perusahaan tersebut tertulis dengan jelas. Fungsi poin ini untuk Anda tidak lain adalah untuk meminta gaji yang diinginkan di perusahaan yang baru. (Baca juga: Cek Saldo BPJS Lebih Mudah dan Praktis Sekarang)

Semakin lama periode bekerja di perusahaan sebelumnya, bisa semakin besar gaji yang bisa Anda ajukan di perusahaan berikutnya.

Penilaian Dari Atasan

Kita pasti punya atasan untuk memberikan laporan kerja saat bekerja di sebuah perusahaan. Nah, bila kinerja dan sikap Anda baik selama bekerja, atasan pun akan menuliskan hal yang baik tentang Anda di surat keterangan kerja, begitu pun sebaliknya.

Penilaian dari atasan Anda di perusahaan sebelumnya sangatlah berpengaruh terhadap pertimbangan tim rekrutmen di perusahaan yang baru. Anda pun ingin memiliki rekan dan bawahan kerja dengan reputasi yang baik, kan? Begitu pula perusahaan.

Setelah mengetahui apa isi dari surat keterangan kerja beserta fungsinya saat masih aktif bekerja, apakah masih ada nilai penting dari surat ini untuk hal lain? Tentu! Seperti yang disebutkan di atas, surat tersebut sangat penting bahkan untuk pekerja yang sudah memasuki masa pensiun.

Yuk, kita urutkan satu persatu nilai penting paklaring di bawah ini!

Surat Keterangan Kerja untuk Mengajukan Pembuatan Kartu Kredit

Untuk memiliki kartu kredit, bank penerbit pasti mengajukan berbagai persyaratan sebelumnya. Selain penghasilan bersih tiap bulan, bank juga mengharuskan Anda untuk melampirkan surat keterangan kerja dari tempat bekerja saat ini. Pihak bank akan menggunakan surat tersebut sebagai bukti bahwa Anda memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap untuk membayar cicilan kartu kredit yang Anda gunakan.

Mengajukan Pinjaman Dana ke Bank

Anda pasti punya keinginan untuk memiliki banyak hal dalam hidup, mulai dari mobil hingga rumah. Hal ini dapat dibilang investasi untuk diri Anda dan generasi penerus di keluarga. Tapi, harus diakui sangatlah sulit membeli mobil dan rumah jika hanya mengandalkan penghasilan bulanan. (Baca juga: Perpanjang SIM 2018: Ini Proses dan Biayanya)

Maka dari itu, bank menawarkan berbagai jenis pinjaman dengan tujuan untuk melengkapi kebutuhan hidup dan investasi Anda di masa mendatang. Namun, apa pun bentuk pinjaman yang ditawarkan oleh pihak bank, terdapat beberapa syarat yang harus dilengkapi, tak terkecuali.

Sama seperti pengajuan kartu kredit, pihak bank membutuhkan surat keterangan bekerja sebagai jaminan bahwa Anda pinjaman memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap yang memungkinkan Anda membayar cicilan pinjaman.

Mendaftar Beasiswa Melalui Jalur Profesional 

Pernahkah terlintas di pikiran Anda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi? Bila iya, maka Anda harus mengakui pentingnya surat tersebut. Salah satu syarat yang harus diajukan untuk mendapatkan beasiswa ini adalah surat tersebut.

Tanpa adanya surat keterangan kerja, buang impian Anda jauh-jauh untuk bisa mendapatkan beragam beasiswa yang ditawarkan oleh berbagai donatur, mulai dari pemerintah hingga pihak asing ini.

Mencairkan JHT Membutuhkan Surat Keterangan Kerja

Setiap pekerja memiliki tabungan yang hanya bisa dicairkan saat orang tersebut pensiun dari perusahaan dan pekerjaannya. Jaminan Hari Tua namanya atau biasa disingkat JHT. Fungsinya jelas sangat penting, yakni untuk melanjutkan kehidupan setelah pensiun atau tidak lagi aktif bekerja. Setelah pensiun, jika Anda tidak memiliki usaha, apa pun bentuknya, tentu Anda tidak lagi memiliki pemasukan seperti dulu.

Tapi, ada kalanya kita memerlukan uang tunai untuk sesuatu yang mendesak. Nah, untuk alasan ini, JHT dapat dicairkan sebagian, besarannya kurang lebih 10 hingga 30 persen dari total JHT yang Anda miliki. Tapi, hal ini memerlukan syarat, salah satu yang wajib dilampirkan adalah surat keterangan kerja.

Surat ini akan menjadi jaminan bahwa Anda sudah tidak bekerja dan memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda. Tanpa surat ini, bila tidak bisa dikatakan mustahil, rasanya sangat sulit dan butuh perjuangan lebih untuk bisa mencairkan sebagian dana JHT Anda.

Begitu pun saat Anda mencairkan saat waktunya tiba, yaitu saat Anda telah pensiun, surat tersebut dari perusahaan tempat Anda bekerja terakhir harus dilampirkan sebagai salah satu syaratnya.

Dari penjelasan detail di atas, terlihat jelas betapa penting dan bernilainya surat keterangan kerja, kan? Jadi, simpan baik-baik paklaring yang Anda miliki karena akan ada banyak hal yang perlu Anda lakukan dan memerlukan surat sakti ini sebagai salah satu syaratnya.

Comments are closed.