Tambang Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Salah Satunya

Entrepreneurship

Di dunia ini, ada banyak sekali tambang emas yang tersebar di berbagai negara. Namun, hanya beberapa yang masuk dalam daftar tambang emas terbesar di dunia.

Emas merupakan salah satu barang yang bernilai tinggi. Hal ini tak lepas dari harganya yang terus meningkat tiap tahunnya. Jadi, pilihan tepat jika banyak orang menginvestasikan uangnya pada emas murni.

Begitu bernilainya emas murni membuat banyak sekali perusahaan pertambangan yang bergerak di bidang pengerukan emas. Bayangkan saja, jika umumnya orang-orang membeli emas dalam jumlah gram, tambang emas bisa menghasilkan ribuan ton per hari. Tentu terbayang seberapa besar keuntungan yang diperoleh perusahaan tersebut.

Bicara soal tambang emas, kita tentu tahu bahwa Indonesia memiliki salah satu tambang emas terbesar di dunia yang berlokasi di Papua yang dipegang oleh PT Freeport Indonesia. Namun, nyatanya ada beberapa tambang emas besar lainnya yang terletak di berbagai negara di dunia. Tak perlu lama-lama, mari kita lihat tambang emas terbesar di dunia berikut ini.

Tambang Emas Terbesar di Dunia

Grasberg

Lokasi: Papua, Indonesia

Penambang: PT Freepot Indonesia

Produksi: 1,440 juta troy ounces (2011)

Cadangan: 29,8 juta troy ounces emas dan 2,35 miliar ton material bijih atau ore yang mengandung mineral berharga.

Jumlah tenaga kerja: 20.000 orang

Tambang emas ini menjadi pro dan kontra bukan hanya dari sisi lingkungan, tapi juga karena keuntungan dari emas yang dihasilkan dari tambang ini tidak berdampak besar bagi peningkatahn kualitas kehidupan rakyat di sekitarnya.

Cadangan emas di Papua yang mencapai 29,8 juta troy ounces ini merupakan cadangan terbesar atau mencakup 95 persen dari total cadangan emas Freeport di dunia.

Perusahaan tambang yang berinduk di Amerika Serikat ini kontraknya akan habis pada 2021. Freeport sedang menunggu kepastian dari Pemerintah RI agar kontrak bisa diperpanjang hingga 2041. Isu perpanjangan kontrak Freeport di Papua ini menimbulkan kegaduhan dan menjadi isu besar yang menyeret Ketua DPR Setya Novanto yang diduga telah mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden.

Cortez

Lokasi: Nevada, Amerika Serikat

Penambang: Barrick Gold Corporation

Produksi: 1.421.000 troy ounces (2011)

Cadangan: 14,5 juta troy ounces emas

Jumlah tenaga kerja: 17.500 orang

Selain Goldstrike, Barrick memiliki Cortez yang juga beroperasi di Nevada. Sebenarnya area Cortez sudah dijadikan area pertambangan sejak 1862 dengan hasil utama perak. Kemudian pada 1940, para penambang mulai menemukan emas. Sejak saat itulah Cortez berkembang menjadi salah satu tambang emas terbesar di dunia. Cortez juga merupakan salah satu tambang perak dan emas tertua yang masih beroperasi hingga saat ini.

Barrick Gold Corporation melihat potensi Cortez dan pada 2006 lalu mereka membeli 60 persen kepemilikan tambang dari Placer Dome. Kemudian pada 2008, Barrick membeli sisa 40 persen kepemilikan Cortez dari Rio Tinto.

Penambangan emas di pengunungan Cortez juga dilakukan dalam dua acara yaitu penambangan terbuka dan penambangan bawah tanah. Untuk aktivitas penambangan bawah tanah ini, mendapatkan izin penambangannya pada 2016, dan dikenal dengan Cortez Hills.

Tambang terbuka di Cortez sendiri ada dua, yaitu Pipeline dan South Pipeline. Rata-rata produksi dari tambang terbuka ini berkisar antara 320.000 sampai 360.000 ton per hari.  Angka ini bukan murni hasil emas melainkan Ore yang nantinya akan dibersihkan untuk diambil mineral emasnya.

Sedangkan tambang bawah tanah, diperkirakan menghasilkan 1.100 ton ore per harinya. Namun demikian, Barrick Gold sedang berusaha untuk menambah kedalaman penggalian dan bisa menyelesaikan infrastrukturnya di 2022. Hal ini tentunya penting karena persediaan emas di tambang Cortez saat ini diperkirakan akan habis saat 2023.

Veladero

Lokasi: Argentina

Penambang: Barrick Gold Corpopration

Produksi: 900.000 troy ounces (2011)

Cadangan: 12,3 juta troy ounces emas

Jumlah tenaga kerja: 17.500 orang

Pada 2017, perusahaan tambang asal China, Shandong Gold, membayar hampir satu miliar untuk memiliki 50 persen dari tambang Veladero di Argentina. Kerja sama ini nantinya juga untuk mengembangkan pertambangan di area lainnya seperti Chile.

Sebagai bisnis berskala internasional, tambang emas Veladero memberikan dampak baik dan buruk bagi masyarakat di sekitar area pertambangan. Dampak baik yang terasa adalah terbukanya lapangan pekerjaan untuk banyak orang di provinsi San Juan. Selain itu dengan peningkatan ekonomi ini, angka kematian bayi menurun dan tingkat pendidikan menjadi lebih baik.

Di sisi lain, Barrick Gold sebagai penambang utama hingga 2016 juga mendapat banyak kritik dari masyarakat dan aktivis lingkungan. Pasalnya, ditemukan 13 titik kebocoran di sungai sekitar pertambangan, dan mengakibatkan pencemaran air. Tahun 2015, Barrick juga pernah mendapat protes keras dari seorang hakim di Argentina karena diduga 15.000 liter sianida tumpah di sungai-sungai sekitar Veladero.

Goldstrike

Lokasi: Nevada, Amerika Serikat

Penambang: Barrick Gold Corporation

Produksi: 17 juta troy ounces (2014)

Cadangan: 9,6 juta troy ounces emas

Jumlah tenaga kerja: 17.500 orang

Sebenarnya tambang ini sudah berdiri sejak tahun sejak 1983 di Toronto, Kanada. Kemudian di tahun 1986 Barrick menguasai tambang Goldstrike di Nevada, Amerika, lalu aktif melakukan kegiatan pertambangan sejak 1987.

Tambang ini menjadi salah satu tambang emas yang terbesar di dunia. Kegiatan pertambangan di Goldstrike terdiri dari tambang terbuka Betze-Post, serta tambang bawah tanah Meikle dan Rodeo.

Jika diakumulasikan sejak 1987 hingga saat ini, diperkirakan Barrick telah menambang 42 juta ounce emas di Goldstrike. Selain itu, pada tahun tambang ini merupakan produsen dari 25% emas di seluruh Amerika.

Selain Nevada, Barrick juga memiliki tambang di beberapa negara lain seperti Argentina, Peru, dan Papua New Guinea.

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Yanacocha

Lokasi: Peru

Penambang: Newmont Mining Corporation, Buenaventura Group, IFC

Produksi: 1,293 juta troy ounces emas (tahun 2011)

Cadangan: 5 juta troy ounces emas

Jumlah tenaga kerja: 1.145 orang

Tambang Yanacocha mulai menarik minat pemburu emas pada 1993, kemudian tiga tahun berikutnya, 1996 tambang emas ini mulai meningkat produksinya hingga 800.000 ounce per tahun. Dengan perbaikan di bidang teknologi, Newmont pun menambah titik pertambangannya menjadi lima.

Adapun kelima titik pertambangan ini terdiri dari tiga titik utama, yaitu Carachugo yang dioperasikan mulai dari 1993, lalu Maqui Maqui pada 1994, dan dua tahun berikutnya San José Sur pada 1996. Dalam rangka menambah produksi, pada 1997 dibuka Cerro Yanacocha dan 2001 dibuka La Quinua.

Semua titik pertambangan emas ini mengantarkan area Yanacocha sebagai salah satu tambang terbesar di dunia. Tahun 2004, tambang ini menghasilkan 175,4 juta ton ore yang kemudian menghasilkan 3,2 juta ton emas murni.

Salah satu yang menarik adalah sistem pembagian hasil antara Newmont dan pemerintah setempat. Pajak penghasilan yang didapatkan dari kegiatan penambangan emas 50% digunakan untuk mengembangkan area sekitar pertambangan. Mulai dari pembangunan infrasturktur pertanian, fasilitas pendidikan, pariwisata, hingga pembangunan jalan beraspal.

Selama emas di lokasi tersebut belum habis, tentu perusahaan tambang emas tidak akan berhenti mengeruk butiran emas murni dan menghasilkan keuntungan yang sangat besar. Adakah dari tambang emas di atas yang pernah Anda lihat secara langsung?

Comments are closed.