Mengapa Setiap Usaha Harus Memiliki Tanda Daftar Perusahaan?

Entrepreneurship

Tanda Daftar Perusahaan (TDP) merupakan identitas bisnis Anda dan sudah berpayung hukum. Pembuatan TDP ini sifatnya wajib kecuali bagi pengusaha kecil tanpa karyawan.

Tanda Daftar Perusahaan, istilah ini mungkin sudah tak asing lagi di telinga para pebisnis. TDP adalah sebuah dokumen yang berisi berbagai persyaratan yang wajib didaftarkan oleh perusahaan kepada pemerintah, dan sudah disahkan oleh pejabat yang berwenang. TDP ini bersifat wajib, bagi mereka yang memiliki usaha atau bisnis di wilayah Indonesia. Sebenarnya apa TDP itu? Sebelum memahami betul seluk beluk TDP mari terlebih dulu kita bahas definisinya dan siapa saja yang wajib melengkapi TDP ini.

cara pembuatan tanda daftar perusahaan

Definisi Tanda Daftar Perusahaan

Tanda Daftar Perusahaan adalah dokumen yang mengesahkan bahwa sebuah perusahaan telah melakukan kewaiban pendaftaran perusahaan. Ini menjadi tahapan terakhir bagi seseorang yang sedang mendirikan badan usaha. TDP ini baru bisa Anda urus ketika sudah memiliki Akta Pendirian Perusahaan.

Mereka yang wajib menyerahkan TDP diantaranya, Perseroan Terbatas (PT), Koperasi, Persekutuan Komanditer (CV), Firma (Fa), Perorangan, dan Bentuk Usaha Lainnya (BUL), termasuk Perusahaan Asing dengan status Kantor Pusat, Kantor Tunggal, Kantor Cabang, Kantor Pembantu, Anak Perusahaan, Agen Perusahaan, dan Perwakilan Perusahaan.

Namun penyerahan TDP ini tidak berlaku untuk perusahaan berbentuk jawatan (Perjan) atau perusahaan kecil perorangan yang tidak memerlukan izin usaha. Perusahaan kecil ini maksudnya yang belum memiliki karyawan dan neraca keuangan yang baik, seperti warung kelontong atau kuliner kecil yang dijalankan sendiri dirumah. Jadi bila usaha Anda masih kecil, hanya mampu mempekerjakan satu atau orang tetangga atau saudara, dengan omset yang hanya bisa memenuhi kebutuhan harian maka TDP tidak Anda perlukan.

Mengapa Anda Harus Memiliki TDP?

TDP ini secara umum adalah identitas perusahaan yang tercatat di dokumen pemerintahan. TDP bisa menjadi sumber informasi yang resmi bagi pihak-pihak yang berkepentingan. TDP berlaku selama perusahaan masih berjalan. Namun harus dilakukan pendaftaran ulang setiap lima tahun. Jika hilang, Anda bisa menggantinya dengan yang baru. Anda hanya harus mengajukan permintaan tertulis kepada kantor pendaftaran perusahaan untuk memperoleh penggantinya, paling lambat 3 bulan setelah kehilangan.

persyaratan pembuatan tanda daftar perusahaan

Jenis DP Persyaratan yang harus dipenuhi

Saat akan membuat TDP jangan lupa untuk melengkapi dulu berbagai dokumen seperti berikut ini.

Pendaftaran Awal

– Mengisi formulir permohonan.

– Fotokopi Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

– Fotokopi Izin Gangguan (HO)

– Fotokopi KTP

– Materai Rp 6.000,- sebanyak 2 buah

– Data tentang peralatan, kapasitas produksi, modal dan tenaga kerja/blanko Isian TDP untuk Perseorangan, CV, PT atau Koperasi

– Untuk penambahan Sub Bidang Usaha, dengan mengisi formulir isian

– Untuk subjek bisnis Persekutuan Komanditer (CV), terdapat 3 persyaratan tambahan:

Fotokopi Akta Pendirian

Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Neraca Awal

-Untuk subjek bisnis Perseroan Terbatas (PT)/Koperasi, terdapat 4 persyaratan tambahan:

Surat Keputusan Menteri Hukum (khusus untuk PT)

Surat Keputusan Menteri Koperasi (khusus untuk koperasi)

Data akta

Baca juga: Pencatatan EBITDA Perusahaan, Ini Dia Faktanya!

TDP Perpanjangan

Perpanjangan TDP ini dilakukan setiap lima tahun sekali. Tentu persyaratan yang diperlukan tidak sebanyak pada pembuatan awal. Berikut adalah beberapa dokumen yang mesti dilengkapi:

  • Fotokopi KTP Penanggung Jawab.
  • Fotokopi NPWP.
  • TDP asli & Fotokopi yang berlaku sebelumnya.
  • Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan yang sudah di sahkan dan akta perubahan (bila ada).
  • Fotokopi pengesahan/pendaftaran Badan Hukum.
  • Fotokopi Izin Gangguan (HO) dan Fotokopi SIUP.
  • Map Buffalo warna Merah muda/ Pink;
  • Surat kuasa dan fotokopi KTP penerima kuasa bagi pemohon yang pengurusan izinnya melalui jasa pihak lain.

TDP Perubahan

TDP Perubahan ini dibuat ketika salah satu badan usaha melakukan perubahan yang berkaitan dengan persyarakat dokumen TDP, seperti perubahan kepemilikan. Berikut persyaratan yang harus dipenuhi jika akan melakukan perubahan TDP:

  • Fotokopi KTP Penanggung Jawab.
  • Fotokopi NPWP.
  • TDP asli & Fotokopi yang berlaku sebelumnya.
  • Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan yang telah di sahkan dan akta perubahan (bila ada).
  • Fotokopi pengesahan/pendaftaran Badan Hukum.
  • Fotokopi Izin Gangguan (HO).
  • Map Buffalo warna Merah muda/ Pink.
  • Surat kuasa dan fotokopi KTP penerima kuasa bagi pemohon yang pengurusan izinnya melalui jasa pihak lain.

Baca juga: EBIT: Profit Perusahaan Sebelum Pajak dan Bunga

TDP Kantor Cabang Perusahaan

Saat bisnis Anda membuka cabang baru, penambaan TDP juga mesti dilakukan. Syarat-syarat yang harus dipenuhi antara lain:

  • Fotokopi KTP Penanggung Jawab.
  • Surat Penunjukan Kepala Cabang/Akta Pembukaan Kantor Cabang.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi SIUP kantor pusat perusahaan yang telah dilegalisir oleh pejabat penerbit SIUP (3 rangkap).
  • Fotokopi Izin Gangguan (HO).
  • Map Buffalo warna Merah muda/ Pink.
  • Surat kuasa dan fotokopi KTP penerima kuasa bagi pemohon yang pengurusan izinnya melalui jasa pihak lain.

Baca juga: Manajemen Risiko Sebagai Pencapaian Tujuan Perusahaan

TDP Penutupan

Ternyata ketika bisnis Anda tutup baik karena bangkrut atau memang tidak ingin melanjutkan usaha Anda diwajibkan untuk membuat Penutupan TDP. Ini deretan syarat yang mesti dipenuhi.

  • Permohonan penutupan izin gangguan yang ditandatangi pemilik usaha dengan materai 6000.
  • Fotokopi KTP Penanggung Jawab.
  • Fotokopi NPWP.
  • Fotokopi Penutupan Izin Gangguan.
  • Fotokopi Penutupan SIUP.
  • Map Buffalo warna Merah muda/ Pink.
  • Akta perubahan domisili untuk berbadan hukum.

Ketentuan Hukum Memiliki Tanda Daftar Perusahaan

Ketentuan Hukum Memiliki TDP

Negara dengan tegas mewajibkan setiap perusahaan memiliki TDP, semua tertuang dalam kententuan hukum yang sahih dibawah ini:

  • Undang-undang Republik Indonesia No. 3 tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan.
  • Peraturan Daerah Kabupaten Sleman No. 14 tahun 2002 tentang Wajib Daftar Perusahaan.
  • Surat Keputusan Menperindag No:596/MPP/Kep/9/2004 tentang Standar Penyelenggaraan Wajib Daftar Perusahaan.
  • Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia NOMOR: 37/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penyelengaraan Pendaftaran Perusahaan.
  • Permendag No. 116/M-DAG/PER/12/2015 tentang perubahan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia.
  • Permendag No. 08/M-DAG/PER/2/2017 tentang perubahan kedua Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia NOMOR : 37/M-DAG/PER/9/2007.

Mengingat sudah ada payung hukum untuk persoalan TDP ini. Penting bagi Anda para pemilik usaha untuk segera melengkapi dokumen terkait. TDP ini dapat melindungi dan menjamin usaha Anda dari jeratan kasus hukum. Yuk, segera buat TDP dan jadilah warga negara yang baik dengan taat membayar pajak usaha.

Comments are closed.