YOY, Cara Efektif Ketahui Pertumbuhan Bisnis Anda

Entrepreneurship

Menggunakan cara YOY Anda bisa mengevaluasi pertumbuhan bisnis dengan cara yang lebih efektif dan  relevan.

Mengevaluasi pertumbuhan merupakan cara yang wajib dilakukan bagi siapa saja yang memiliki perusahaan atau bisnis. Dengan melakukan evaluasi pertumbuhan bisnis Anda, bisa jadi menumbuhkan motivasi dan mendatangkan ide-ide brilian dalam meningkatkannya. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan yaitu menghitung perbandingan pertumbuhan hasil bisnis Anda dari tahun ke tahunnya.

Dengan cara itu, Anda akan mengetahui tren pertumbuhan pada bisnis Anda sekaligus mengevaluasi faktor-faktor apa saja yang harus diperbaiki. Cara tersebut dikenal dengan nama YOY atau Year-over-Year, cara ini menjelaskan perbandingan suatu angka pada dua waktu yang sama di periode berbeda dalam basis satu tahun. Satu tahun di sini adalah basis ukuran, jadi waktunya relatif, bukan statis. Cara ini bisa digunakan untuk satu tahun penuh atau periode beberapa tahun yang disetahunkan.

Basis masa setahun tidak harus dari awal Januari hingga akhir Desember pada tahun yang sama. Year-Over-Year bisa pula berarti membandingkan hasil dari 1 Juli 2015 ke 30 Juni 2016 atau 1 April 2016 ke 31 Maret 2017. Dalam penggunaan lain, Year-over-Year bisa pula digunakan sebagai satu masa tahunan, misalnya untuk mengatakan inflasi jangka panjang yang disetahunkan. Angka apa pun yang dianggap bisa berulang secara tahunan bisa dikatakan dengan basis Year-over-Year. Intinya membandingkan ukuran yang sama dalam basis masa satu tahun penuh.

Baca juga: Pahami Pentingnya Bisnis Plan dan Cara Membuatnya

Memahami Pertumbuhan YOY dan Cara Menghitungnya

memahami YOY

Umumnya penggunaan Year-over-Year untuk membandingkan kondisi tahun sekarang ini dengan tahun sebelumnya. Hal ini untuk mengetahui, apakah tahun yang sedang berjalan saat ini lebih baik pencapaiannya dibandingkan tahun lalu.

Istilah tersebut juga dikenal dengan perbandingan time series data. Lewat perbandingan Year-over-Year dapat disimpulkan apakah ada perubahan yang terjadi selama tahun ini, baik dari sisi kuantitas atau kualitas. Berikut penjelasan lebih detail mengenai Year-over-Year.

Apa Saja yang Dihitung dalam YOY?

Penggunaan Year-over-Year biasanya digunakan untuk mengukur sebuah keberhasilan dan tingkat pertumbuhan. Subyek yang diukur dalam pertumbuhan Year-over-Year adalah perusahaan dan sebuah negara. Apa saja yang dibandingkan, berikut penghitungannya:

Pendapatan penjualan

Laporan keuangan sebuah perusahaan selalu mencantumkan nilai pendapatan dan penjualan setiap tahunnya. Dalam laporan tersebut, tercatat pula berapa banyak penjualan meningkat atau turun pada tahun ini. Kemudian membandingkannya dengan tahun sebelumnya.

Biaya barang terjual

Biaya merupakan komponen yang selalu dihitung dan dibandingkan oleh sebuah perusahaan. Gunanya untuk mengetahui seberapa baik perusahaan mampu mengelola marjin kotornya.

Penjualan secara umum dan biaya administrasi

Seberapa banyak penjualan yang dilakukan adalah komponen paling penting untuk mengukur kinerja perusahaan tersebut. Tentu hal ini harus sebanding dengan berapa biaya sebuah perusahaan. Selisih ini selalu dibandingkan setiap tahunnya untuk mengukur perusahaan tersebut mencapai penjualan baik dan pengelolaannya telah efisien.

Laba sebelum penyusutan bunga dan amortisasi (EBITDA)

Perusahaan kerap menggunakan perbandingan Year-over-Year untuk mengukur laba operasional dan produksi untuk arus kas, terdapat di jenis laba yang dihitung yaitu:

Laba bersih

Perbandingan cara ini selalu digunakan perusahaan untuk mengukur kondisi bisnis setiap waktu. Ukuran perbandingan tiap tahun EBITDA sebagai tolak ukur profitabilitas keseluruhan antara perusahaan dan industri.

Laba per saham

Bagi investor perhitungan dengan cara ini digunakan untuk mengukut atas laba yang diperoleh dalam bentuk saham, kegunaannya untuk menganalisis bottom line pada saham dasar sebuah perusahaan.

Baca juga: Inflasi: Definisi, Penyebab, Jenis, dan Dampaknya

Mengukur pertumbuhan ekonomi

memahami YOY

Selain untuk mengukur laporan keuangan, penggunaan Year-over-Year sebagai indikator ekonomi sebuah negara. Data ekonomi sebuah negara yang dirilis setiap tahun akan selalu membandingkan dengan kondisi tahun sebelumnya.

Gunanya, untuk mengetahui prospek, tingkat kesejahteraan dan kondisi ekonomi sebuah negara tersebut. Berikut yang kerap menjadi pengukuran secara Year-over-Year dalam sebuah negara:

  • Inflasi, dalam rangka mengukur tren inflasi.
  • Tingkat pengangguran, perhitungan dengan cara ini digunakan untuk mengukur tren tingkat partisipasi tenaga kerja.
  • PDB (Produk Domestik Bruto), produk domestik bruto adalah gambaran mengukur kesehatan perekonomian sebuah negara, dan selalu diukur tingkat pertumbuhannya pekerja dan juga stakeholder dalam mengambil keputusan populis.
  • Suku bunga

Tren penurunan atau kenaikan suku bunga yang ditetapkan bank sentral dihitung secara Year-over-Year. Ini untuk mengetahui kondisi perekonomian sebuah sektor usaha yang pendanaannya bergantung pada perbankan.

Baca juga: Serba-serbi Proposal Bisnis yang Perlu Anda Pahami

Cara Mengukur Pertumbuhan

Mengevaluasi penghitungan pertumbuhan Year-over-Year tidaklah sulit, berikut cara menghitung Year-over-Yeardengan sebuah contoh:

Paling awal yang harus Anda lakukan adalah mengumpulkan data yang Anda perlukan. Misalnya data bulanan untuk periode yang Anda cari. Selanjutnya, lengkapi dengan informasi yang sama dibandingkan periode tahun sebelumnya. Ada tiga langkah cara menghitung rata-rata pertumbuhan Year-over-Year.

  • Data pada bulan saat ini dikurangi dengan data bulan yang sama pada tahun lalu. Apabila hasilnya, positif maka sedang terjadi pertumbuhan sebaliknya apabila negatif terjadi kerugian.

Contoh: Laba sebuah perusahaan pada awal tahun Rp 10.000, maka nilai awalnya adalah Rp10.000. Laba perusahaan awal tahun lalu Rp 5.000 maka selisih laba perusahaan tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya Rp5.000. Laba perusahaan tahun ini mengalami kenaikan artinya perusahaan sedang mengalami pertumbuhan.

  • Ambil perbedaan kemudian membaginya dengan jumlah total sebelumnya. Hasilnya akan terlihat tingkat pertumbuhan pada bulan di tahun ini dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

Contoh: Kenaikan laba tahun ini Rp5.000 dibagi total perolehan laba tahun lalu Rp5.000 hasilnya adalah satu (1).

  • Terakhir hasil dari pembaginya dikalikan 100.

Contoh: hasil akhir tadi dikalikan 100 yang adalah 1×100= 100. Artinya pertumbuhan laba perusahaan tahun ini sebesar 100% dibandingkan dengan tahun lalu atau Year-over-Year.

Manfaat Menghitung Pertumbuhan Secara YOY

memahami YOY

Pengukuran yang dilakukan secara Year-over-Year memiliki sejumlah keunggulan. Lewat pengukuran cara ini analisa keuangan dapat dengan cepat memastikan kondisi perusahaan tersebut. Berikut manfaat menghitung pertumbuhan dengan cara Year-over-Year:

Perbandingan berharga untuk portofolio investasi

Investor biasanya lebih suka memeriksa kinerja sebuah perusahaannya secara Year-over-Year. Ini untuk melihat bagaimana kinerja berubah sepanjang waktu.

Analisis lebih komprehensif

Lewat pemeriksaan pertumbuhan secara Year-over-Year, faktor yang memengaruhi bisnis akan terlihat. Biasanya penjualan, keuntungan dan kondisi keuangan berubah selama periode setiap tahunnya.

Caranya yang relatif cukup mudah dapat diimplementasikan dengan cepat dan ringkas namun tetap mendapatkan hasil yang relevan. Apakah Anda sudah pernah menghitung pertumbuhan bisnis Anda dengan basis ini?

Comments are closed.