Cara Melatih Kesabaran Anak

Salah satu sikap yang penting ditanamkan pada anak adalah kesabaran. Bagaimana melatih kesabaran pada anak?

Family

Salah satu sikap yang penting ditanamkan pada anak adalah kesabaran. Bagaimana melatih kesabaran pada anak? 
Jika berada di supermarket dan si kecil menginginkan sesuatu, biasanya ia tidak akan berhenti merengek karena ingin mendapatkan hal yang diinginkannya saat itu juga. Atau jika berada di dokter dan menunggu antrian si kecil akan tak sabar menunggu dan menangis ingin pulang ke rumah. Apakah anak Anda juga pernah bertingkah laku demikian? 
Seperti yang dikutip dari tulisan Tamekia Reece dari www.parents.com yang terbit pada Januari 2014, seorang psikolog anak dari Children's Medical Center, Dallas yaitu Pete Stavinoha, Ph.D. mengungkapkan anak-anak usia balita umumnya memang belum mengenal konsep waktu sehingga mereka belum memiliki kemampuan untuk bersabar dan menunggu bahkan jika hanya sebentar saja. Oleh karena itu, cara mendidik anak usia dini salah satunya melatih anak bersabar adalah salah satu tugas orang tua. 
Melatih kesabaran anak juga diperlukan karena dapat mempengaruhi perkembangan pola pikir dan daya juangnya, sehingga saat dewasa dia tak terbiasa mengambil jalan pintas untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Ini dia cara mendidik anak usia dini yang bisa dipraktekkan agar anak lebih sabar. 
1. Jadi panutan anak 
Anda yang ingin anak memiliki sikap sabar, jadilah teladan baginya. Anak cenderung mengikuti perilaku orang di sekitarnya terutama orang tua. Jadi berhati-hatilah terhadap kata-kata, ucapan, juga bahasa tubuh yang Anda gunakan ketika harus menunggu sesuatu. Ubah kekesalan, mengumpat, ngomel ketika menghadapi kemacetan lalu lintas dengan bersikap santai. 
2. Tunda keinginan anak 
Umumnya anak akan merengek jika keinginannya tidak terpenuhi. Kalau begini jangan langsung memberikan apa yang dimintanya. Coba tunda keinginan anak untuk melatih kesabarannya. Teliti dulu apakah barang tersebut benar-benar disukai atau cuma sesaat. Menunda keinginan anak pun harus disertai alasan yang logis agar anak paham. 
3. Ajarkan anak tentang makna sabar 
Perkenalkan pada anak tentang kesabaran dan dampak positifnya. Memberikan dan mempraktikkannya adalah cara terbaik dalam membagi ilmu. 
4. Beri petunjuk lama menunggu 
Beri mereka petunjuk sampai kapan mereka harus menunggu. Salah satunya saat anak meminta sepeda, Anda bisa memberi tahunya bahwa sepeda akan dibelikan saat akhir pekan. Hindari jawaban yang tidak jelas yang membuat mereka bingung. Sebagai orang tua menepati janji kepada anak juga penting, karena anak-anak biasanya akan menagih janji. Jika Anda menepati janji, anak akan meniru apa yang Anda perbuat. Sedangkan jika Anda tidak menepati janji dan hanya membohongi mereka agar tidak rewel, maka lama-kelamaan anak akan menganggap tindakan yang Anda lakukan sebagai hal yang biasa dan mereka akan melakukan hal serupa pada orang lain. Anak Anda pun dapat tumbuh menjadi anak yang memiliki kepribadian yang tidak jujur. 
5. Lakukan kegiatan selama menunggu 
Ajak mereka beraktivitas selama masa menunggu. Alihkan perhatian mereka agar tidak frustrasi saat menunggu. Hal ini akan memperlihatkan apakah barang yang mereka ingin benar-benar dari hati atau sementara. 
Selamat mencoba!

Leave a Reply