Cara Mengatasi Anak Picky Eater, Mudah Kok!

FamilyFeatured


Notice: get_currentuserinfo is deprecated since version 4.5.0! Use wp_get_current_user() instead. in /home/frwwwartikel/public_html/wp-includes/functions.php on line 3896

Masalah yang sering dihadapi orangtua adalah anak picky eater. Ia tak mau memakan makanan selain yang disukainya. Kalau dibiarkan, tentu nutrisi anak untuk pertumbuhan yang optimal tidak dapat terpenuhi.

Anak merupakan anugerah. Jadi, sudah seharusnya sebagai orangtua menjaga dan memberikan segala hal yang baik untuk sang buah hati. Harapannya, anak dapat tumbuh sehat dan optimal serta tidak mudah terserang penyakit. Nah, hal tersebut dapat terwujud jika kita sebagai orangtua dapat memberikan asupan sesuai standar nutrisi yang dibutuhkan oleh anak.

Tapi, faktanya, tak jarang anak-anak sulit untuk makan makanan yang sudah disuguhkan alias anak picky eater. Alasannya ada banyak, namun yang paling sering terjadi adalah karena anak sangat selektif terhadap apa yang ingin ia makan. Bahkan, banyak pula kasus di mana anak hanya ingin makan apa yang mereka suka saja. Inilah yang disebut anak picky eater.

Tentu, hal ini menimbulkan dampak yang menghawatirkan. Sebab, jika sang buah hati hanya mau makan apa yang mereka suka, besar risiko anak tidak mendapatkan nutrisi yang sesuai. Padahal, di masa pertumbuhan, anak memerlukan nutrisi yang lengkap.

Lalu, apakah ada cara untuk menghadapi anak picky eater? Tentu, ada trik yang bisa Anda coba untuk membuat anak tidak terus-menerus menjadi picky eater.

[quads id=3]

Ini dia cara mengatasi anak picky eater!

Tidak Melulu Memasak Apa yang Anak Picky Eater Mau

Sebenarnya, jika Anda mau, tentu Anda bisa saja memasak atau menyajikan makanan yang sudah pasti disukai anak. Namun, kembali lagi, kebutuhan nutrisi anak membuat hal ini tidak baik jika diterapkan secara rutin. Baiknya, susunlah menu makanan yang enak tapi bernutrisi tinggi dan jangan ladeni ketika sang anak meminta hidangan selain yang disiapkan. Katakan saja kalau apa yang Anda masak ini adalah menu hari ini dan tidak ada menu lain untuk dimakan. Jika anak memilih tidak makan, tak perlu khawatir. Anda cukup katakan kalau Anda akan menghangatkan makanan yang ada saat sang buah hati lapar.

Buat Masakan Sehat dengan Rasa yang Enak

Anak memang memiliki rasa bosan yang tinggi terhadap makanan yang pernah ia makan. Terlebih, bila makanan tersebut tidak memiliki rasa yang sesuai dengan apa yang ia inginkan. Solusinya adalah masak makanan yang sehat dengan rasa yang enak. Tidak masalah jika Anda perlu menambahkan bumbu untuk menciptakan rasa yang nikmat.

Tapi, harus diingat, bumbu yang Anda tambahkan pada masakan haruslah yang sehat. Hindari penggunaan MSG atau penyedap buatan terlalu sering, karena bisa jadi anak menjadi suka dengan bumbu tambahan yang tidak sehat.

Campur Sayuran dengan Makanan Lain

Sayur sering kali jadi masalah terbesar bagi anak. Ya, tak bisa dipungkiri, sebagian besar anak-anak memang tidak suka mengonsumsi sayur. Kalau anak Anda merupakan salah satunya, tak perlu bingung. Anda dapat mengakali ketidaksukaan anak terhadap sayur dengan mencampurnya bersama makanan lain.

Anda dapat membuat nugget ayam yang dicampur dengan wortel dan brokoli, misalnya. Dengan begitu, anak akan memakan sayur tanpa penolakan sedikit pun. Mudah, bukan?

[quads id=7]

Jangan Memaksa Anak Picky Eater Memakan Makanan yang Baru

Anak pasti akan lebih hapal dengan menu ayam, daging, dan telur dibanding sayur dan ikan. Tapi, bukan berarti Anda tidak perlu mengajak anak memakan yang belum pernah ia coba sebelumnya. Syukur jika anak menyukai makanan tersebut. Tapi, jika tidak, jangan memaksanya untuk menghabiskan makanan tersebut.

Mintalah anak untuk mencoba makanan baru dengan satu kali gigitan atau suapan. Lihat responsnya terlebih dulu, kalau anak memuntahkan kembali makanan tersebut, biarkan ia untuk tidak melanjutkannya. Hal yang harus kita lakukan adalah mengapresiasi usaha yang anak lakukan karena sudah mau mencoba makanan yang belum pernah ia makan sebelumnya. Di lain kesempatan, Anda bisa menyuguhkan makanan yang sama tapi dengan variasi yang berbeda dan membuat anak tertarik untuk makan.

Beri Contoh yang Baik pada Anak Picky Eater

Kita tahu bahwa anak akan meniru apa yang orangtuanya lakukan. Jadi, jika Anda ingin anak Anda memakan makanan yang sehat, tentu Anda harus memakannya bersama sang buah hati dan memperlihatkan raut wajah seakan makanan yang Anda makan sangatlah enak. Jadi, anak pun tertarik untuk mencoba memakan makanan tersebut.

Dengan menerapkan trik di atas secara perlahan, tentu anak akan mau memakan makanan apa saja yang Anda suguhkan. Jadi, dengan sendirinya, label anak picky eater pun luntur dari diri sang buah hati.

Comments are closed.