Kekurangan dan Kelebihan Sistem Belajar Homeschooling untuk Anak

Family

Homeschooling untuk anak, apa jadi pilihan Anda untuk sistem pendidikan Si Buah Hati?

Pendidikan merupakan salah satu hal penting yang harus disiapkan oleh orangtua. Mulai dari biayanya hingga sistem pendidikan yang akan dipilih orangtua demi masa depan dan kesukesan anak. Tentunya sudah banyak sekolah baik itu milik pemerintah ataupun swasta yang memberikan pendidikan terbaik untuk anak bangsa. Namun, seiring perkembangan jaman, sekolah bukanlah satu satunya tempat untuk memberikan pendidikan kepada anak. Sudah banyak tempat kursus yang bisa Anda pertimbangkan untuk memberikan pendidikan lebih di luar sekolah.

Saat ini sudah lebih spesifik jenis-jenis sekolah. Misalnya, sekolah khusus untuk anak yang memiliki kekurangan mental, atau lebih private dan jadwal disesuaikan oleh anak di rumah (homeschooling). Sistem belajar homeschooling ini bermula dari kebiasaan orang barat yang menginginkan anaknya belajar lebih private. Karena kegiatan belajar mengajarnya dilakukan di rumah dan hanya ada satu guru dan satu murid saja, sehingga dinamakan homeschooling. Di Indonesia sendiri, sistem belajar homeschooling ini masih kurang diminati, hanya anak-anak tertentu saja yang menggunakan sistem ini. Di balik itu semua, pastinya ada kelebihan dan kekurangan yang akan didapatkan oleh sang anak jika memilih sistem belajar homeschooling.

Kelebihan Homeschooling untuk Anak

Lebih Terpantau

Orangtua yang memutuskan untuk memberikan sistem belajar homeschooling kepada anaknya, tentu menginginkan si anak supaya lebih bisa berkembang dan terpantau secara khusus dalam sistem belajar. Dikarenakan belajar sendiri dengan guru pribadi, tentunya pembelajaran ini lebih terfokuskan pada si anak. Misalnya di mana letak kekurangan si anak yang akan lebih diasah lagi. Hal ini pasti tidak akan ditemui di sekolah umum yang jumlah muridnya banyak dalam satu kelas. Sehingga guru tidak terlalu fokus dalam memantau kemampuan si murid.

Lebih Bebas Berkeativitas

Dalam hal ini, anak akan lebih bebas untuk berkarya dan berkreativitas dalam melakukan sesuatu hal karena tidak akan terganggu oleh siapa pun. Selain itu, bakat dan kreativitasnya juga lebih terarah karena mereka bebas menuangkan apa yang ada dipikirannya.

Lebih Percaya Diri

Sistem belajar homeschooling tentunya akan membuat pribadi anak lebih percaya diri. Hal ini dikarenakan belajarnya sendiri dan tidak ada saingan dengan teman-teman yang sehingga tidak ada yang membanding-bandingkan. Tentunya hal ini akan membuat anak lebih percaya diri dalam mengeluarkan bakat dana kemampuannya dalam bidang akademik. Anak tidak akan menjadi minder dan percaya bahwa dia menjadi orang yang sukses.

Cepat Berkembang

Sama saja dengan kursus private, sistem belajar homeschooling ini akan membuat anak lebih cepat berkembang karena hanya anak Anda yang diajarkan oleh guru sehingga ingin bertanya dan berdiskusi lebih mudah dan cepat.

Baca Juga: Pendidikan Terbaik untuk Anak: Sekolah Apa yang Dipilih?

Kekurangan Homeschooling untuk Anak

Tidak Memiliki Teman

Salah satu kekurangan dari homeschooling, yaitu tidak memiliki teman sebayanya sehingga sangat kurang sekali berinteraksi dengan orang lain. Anak homeschooling juga cenderung sussah bergaul dan lebih pendiam karena tidak ada teman yang bisa mengajak atau berbincang dengannya. Tidak seperti di sekoilah umum yang tentunya memiliki banyak teman di kelas sehingga dengan mudah bisa berinteraksi dan bergaul dengan teman sebayanya.

Tidak Bisa Mengukur Kemampuan Anak

Anak yang menggunakana sistem belajar ini, tentunya sangat sulit untuk mengukur kemampuan yang dimiliki karena tidak ada pesaing di sekitarnya. Berbeda dengan sekolah umum yanag secara tidak langsung memberikan latihan terhadap anak untuk saling bersaing secara positif demi mengapai semua cita-citanya.

Belum Ada Standarisasi Kurikulum

Meskipun homeschooling menjadi salah satu pilihan (selain sekolah) untuk memberikan pendidikan kepada anak, tetapi sejauh ini kurikulum yang digunakan homeschooling masih belum tetap. Tentunya hal ini sangat menyulitkan anak Anda dalam mengikuti perkembangan pendidikan yang dilakukan di sekolah umum. Selain itu, anak-anak homeschooling tidak memiliki pegangan dari sekolah manapun sehingga untuk ujian nasionalnya, mereka mengikuti program paket c.

Baca Juga: Pilih Asuransi Pendidikan atau Tabungan Pendidikan?

Leave a Reply