Membuat Surat Nikah, Ternyata Mudah dan Murah!

Family

Berencana menikah, pembuatan surat nikah menjadi syarat mutlaknya. Ingin tahu bagaimana proses pembuatannya?

Salah satu syarat wajib yang perlu dipenuhi ketika akan melaksanakan proses pernikahan salah satunya yaitu pembuatan surat nikah. Pengurusan surat ini sejatinya amat mudah dan murah, sehingga calon pengantin tak perlu khawatir dengan biaya yang harus dikeluarkan.

Perlu diketahui juga, bahwa untuk menikah di KUA dari hari senin hingga jumat tidak sama sekali dikenakan biaya, Kecuali Anda berencana mengundang penghuku untuk datang ke gedung atau rumah acara akad dilangsungkan.

Baca juga: Akta Kelahiran, Syarat Dapatkan Pelayanan Publik Negara!

Biaya resmi nikah di luar kantor KUA adalah sebesar Rp600 ribu. Biaya tersebut langsung dibayarkan melalui nomor rekening bank yang ditunjuk. Umumnya ke bank milik negara (bank BUMN) dan bank daerah setempat.

Persyaratan dan Langkah-langkah Mengurus Surat Nikah

Pengurusan surat nikah memang membutuhkan proses yang panjang, namun tidak terlalu sulit jika diurus sendiri. Berikut adalah ulasannya secara berurutan mulai dari RT, RW, Kelurahan hingga ke Kantor Urusan Agama (KUA), sebagai berikut:

Surat Numpang Nikah dari Kelurahan Calon Mempelai Pria

dokumen surat nikah

Untuk mengurus surat numpang nikah, mempelai pria perlu memiliki:

  • Surat pengantar RT RW.
  • KTP dan fotokopinya.
  • Kartu Keluarga dan fotokopinya.

Persyaratan tersebut dibawa ke kantor kelurahan untuk mendapatkan surat numpang nikah di tempat calon mempelai perempuan. Selanjutnya, surat numpang nikah yang dikeluarkan oleh kelurahan berupa:

  • Surat keterangan untuk nikah (N1).
  • Surat keterangan asal usul (N2).
  • Surat keterangan tentang orang tua (N4)

Surat Pengantar Nikah dari Kelurahan Calon Mempelai Wanita

Setelah memiliki surat keterangan dari kelurahan, proses selanjutnya diurus oleh mempelai wanita. Berikut berkas yang perlu disiapkan.

  • N1, N2, N4 calon suami.
  • KTP dan fotokopinya.
  • Kartu Keluarga dan fotokopinya.

Persyaratan tersebut dilampirkan saat meminta surat pengantar dari RT dan RW. Kemudian dilampirkan saat mengurus N1, N2, dan N4 calon mempelai perempuan di kelurahan. Syarat untuk mendapatkannya harus melampirkan beberapa berkas ini.

  • Surat pengantar dari RT RW.
  • KTP dan fotokopinya.
  • Kartu Keluarga dan fotokopinya.
  • Akta Lahir dan fotokopinya.
  • Surat tanda lunas PBB terbaru.
  • N1,N2, dan N4 calon suami.
  • KTP calon suami dan fotokopinya.
  • KK calon suami dan fotokopinya.

Syarat Mengurus Surat di KUA

membuat surat nikah

Tahap terakhir adalah mengurus berkas di Kantor Urusan Agama setempat. Anda perlu menyiapkan berkas-berkas berikut:

Baca juga: Fungsi Akta Kelahiran, Penting Sekali Ternyata

  • N1, N2, dan N4 kedua calon mempelai.
  • KTP kedua calon mempelai dan fotokopinya.
  • Kartu Keluarga kedua calon mempelai dan fotokopinya.
  • Akta lahir calon mempelai perempuan.
  • Ijazah terakhir calon mempelai perempuan.
  • Pas foto kedua calon mempelai ukuran 4×6 sebanyak 5 lembar (latar belakang warna biru).
  • Pas foto kedua mempelai ukuran ukuran 2×3 sebanyak 5 lembar (latar belakang warna biru).

Pastikan kembali persyaratan pengurusan surat di KUA dengan menghubungi pegawai di sana secara langsung sebagaimana ada kemungkinan perbedaan persyaratan di tiap KUA daerah masing-masing.

Persyaratan tersebut bisa langsung dibawa ke kantor KUA setempat. Anda akan dimintai informasi tentang tanggal, waktu, dan mahar pernikahannya.

Syarat Dokumen untuk Pemeluk Agama Lain

Pengurusan pernikahan di KUA khusus diperuntukkan pasangan muslim. Sedangkan bagi pemeluk agama lain tetap dilakukan pencatatan pernikahan melalui kantor catatan sipil sesuai dengan domisili masing-masing.

Syarat-syarat Pencatatan Pernikahan di Catatan Sipil

Berikut syarat-syarat pengurusan pernikahan bagi pasangan nonmuslim:

  • KTP kedua calon mempelai dan fotokopinya.
  • Kartu keluarga kedua mempelai dan fotokopinya.
  • Akta lahir kedua calon mempelai.
  • Surat baptis (Katolik).
  • Surat ganti nama, jika ada perbedaan nama (Budha).
  • Surat pengantar dari ketua RT dan RW setempat.
  • Surat pengantar dari kelurahan setempat tentang pernyataan belum menikah.
  • Pas foto kedua calon mempelai ukuran 4×6 (5 lembar).

Syarat umum tersebut berlaku juga bagi pemeluk agama Kristen Protestan dan Hindu. Masing-masing pemeluk agama tetap melakukan pendaftaran pernikahan ke rumah ibadahnya untuk dilakukan pencatatan.

Beberapa Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Mengurus Surat

Ada beberapa hal penting yang Anda perlu perhatikan selama mengurus berkas. Jangan sampai ada yang terlupa demi menghindari Anda bolak-balik di lain waktu, yaitu:

  • Saat menyerahkan surat pengantar numpang nikah, jangan lupa menyertai juga KTP dan Kartu Keluarga. Selain itu, bawa surat pengantar dari RT dan RW juga.
  • N1, N2, N4 dapat diurus di kantor kelurahan sesuai domisili.
  • Pastikan untuk mengurus surat ke KUA lebih awal agar bisa mendapatkan jadwal yang diinginkan sesuai dengan jadwal akad yang dicetak dan disebarkan kepada undangan.
  • Tidak boleh ada kesalahan data di buku nikah. Oleh karena itu akan ada sesi tanya jawab dengan petugas KUA untuk konfirmasi data-data yang sudah diserahkan.
  • Sampaikan kepada penghulu tentang informasi terkait jam akad nikah, mekanisme penjemputan penghulu, dan susunan acara akad nikah. Persiapkan juga data wali nikah dan saksi pernikahan, berupa fotokopi KTP masing-masing.
  • Transportasi untuk penghulu tidak wajib, namun alangkah baiknya disediakan sesuai dengan kerelaan.

cara membuat surat nikah

Itulah beberapa cara mengurus dokumen nikah yang bisa dilakukan secara mandiri tanpa perlu meminta bantuan dari calo atau wedding organizer.  Biaya resmi di KUA sudah tertera dengan jelas, sedangkan biaya pengurusan administrasi RT, RW, dan kelurahan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing domisili.

Baca juga: Cara Mudah Mendapatkan NIK KTP Elektronik Tanpa Surat Pengantar

Beberapa dari calon pengantin seringkali menggunakan jasa calo untuk mengurus surat dokumen nikah, padahal dengan mengurus sendiri Anda bisa menghemat biaya. Jadi tak ada salahnya meluangkan sedikit waktu ya!

Comments are closed.