4 Jenis Penyakit Batuk yang Perlu Anda Ketahui!

Health

Sebagian besar orang sering kali beranggapan bahwa batuk adalah penyakit biasa. Padahal, batuk bisa jadi gejala dari penyakit berbahaya.

Batuk merupakan respons alami dari dalam tubuh sebagai sistem pertahanan untuk mengeluarkan zat dan partikel asing dan berbahaya dari dalam saluran pernapasan. Serta mencegah zat dan partikel asing tersebut masuk ke saluran pernapasan bawah. Contohnya, kita sering kali batuk ketika menghirup asap atau debu. Hal tersebut terjadi agar asap dan debu tersebut tidak masuk ke dalam saluran pernapasan dan menyebabkan penyakit yang lebih berbahaya.

Tenggorokan dan saluran napas dilengkapi saraf yang sensitif jika terdapat zat atau partikel yang menggangggu. Kondisi ini menstimulasi saraf untuk mengirim sinyal pada otak, yang selanjutnya direspons otak dengan mengirim kembali sinyal untuk mengeluarkan zat tersebut melalui batuk.

Tapi, selain respons alami tubuh, batuk juga dianggap sebagai penyakit jika penyebabnya bukan dari respons tubuh terhadap zat dan partikel asing. Sebagian besar orang mungkin hanya tahu bahwa penyakit batuk terbagi menjadi dua jenis, yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Padahal, ada banyak sekali jenis batuk yang berbeda-beda tingkat keparahannya. Mari kita lihat jenis batuk dan penyebabnya di bawah ini!

Jenis Penyakit Batuk dan Cara Mengobatinya

Post-Nasal Drip

Setiap orang memiliki lendir yang terdapat di dalam hidung dan tenggorokan yang berfungsi untuk menjaga kelembapan serta mencegah kekeringan. Pada kondisi post-nasal drip, jumlah lendir yang ada di sekitar hidung dan tenggorokan meningkat drastis. Hal ini menyebabkan saluran tenggorokan tersumbat dan menjadi penyebab batuk.

Jenis batuk satu ini secara kasat mata serupa dengan batuk kering dan berdahak. Sebab, ada satu kondisi di mana penderita post-nasal drip akan mengalami batuk kering dan beberapa saat kemudian menjadi batuk berdahak. Meningkatnya jumlah lendir di antara hidung dan tenggorokan biasanya disebabkan oleh suhu yang dingin atau alergi terhadap sesuatu seperti debu.

Baca juga: 5 Penyakit dari Gejala Batuk yang Harus Diwaspadai

Umumnya, batuk satu ini kondisinya semakin parah di malam hari. Penderitanya juga akan sering merasa gatal pada mata serta bersin-bersin. Jika Anda merasakan kondisi seperti ini, cobalah untuk segera berkonsultasi ke dokter. Jika batuk disebabkan karena alergi, dokter akan memberikan obat anti-histamin untuk mengatasi batuk tersebut.

Tapi, jika hal ini terjadi karena Anda merasa kedinginan, maka Anda tak perlu pergi ke dokter. Anda cukup menghangatkan diri dengan menggunakan baju hangat atau makan dan minum sesuatu yang hangat. Namun, kalau batuk tersebut tetap bertaan selama berhari-hari, tak ada pilihan lain, Anda perlu periksakan ke dokter untuk penanganan yang baik dan benar sesuai medis.

Batuk Asma

Gangguan penyakit ini merupakan salah satu gejala yang biasa timbul pada penderita asma. Jenis yang dialami oleh penderita asma adalah batuk kering dan diiringi dengan mendenging di dalam dada. Penyebab terjadinya tak lain karena penderita asma memiliki peradangan pada saluran napasnya dan hal ini menyebabkannya susah untuk bernapas. Saat kesulitan bernapas, maka penderita akan batuk, karena kekurangan asupan oksigen.

Selain itu, gejala lain yang timbul pada penderita batuk asma adalah batuk yang semakin parah di malam hari, merasa kelelahan serta sesak di bagian dada. Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi batuk satu ini adalah dengan memberikan oksigen melalui hidung. Selanjutnya, penderita harus segera periksakan diri ke dokter agar dapat penanganan medis. Biasanya, dokter akan memberikan obat-obatan yang bisa membuat saluran napas lebih lega.

Batuk Akibat Asam Lambung

GERD atau gastroesophagal reflux disease  adalah gangguan refluks asam lambung yang naik ke kerongkongan dan menyebabkan berbagai gejala. Banyak orang berpikir bahwa penderita GERD hanya bermasalah pada organ pencernaan. Padahal, asam lambung juga dapat mengganggu sistem pernapasan. Hal inilah yang menyebabkan batuk.

Pada kondisi normal, asam lambung hanya akan berada di perut saja. Namun, bagi penderita GERD, asam lambung naik hingga ke kerongkongan. Sehingga menyebabkan kerongkongan tidak nyaman dan pada akhirnya menyebabkan batuk kronis. Menurut sebuah studi, gangguan penyakit paling sering terjadi karena dan dialami oleh penderita GERD. Batuk akan semakin parah saat berbaring terlebih setelah mengonsumsi makanan berat dalam jumlah yang cukup besar.

Baca juga: Serba Serbi Batuk Pilek yang Perlu Anda Ketahui

Batuk akibat asam lambung sangatlah mengganggu dan terasa tidak enak di tenggorokan. Bahkan, pada kondisi yang lebih buruk, batuk dapat menyebabkan suara serak dan juga rasa mulas.

Cara paling baik untuk mengatasi batuk satu ini adalah dengan mengatasi masalah GERD terlebih dulu. Sebab, batuk satu ini muncul akibat asam lambung yang tidak normal. Jika masalah GERD sudah diatasi, tinggal perbanyak minum vitamin untuk memulihkan kondisi tenggorokan yang terganggu akibat batuk tersebut.

Batuk Akibat Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK)

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan penyakit kronis pada paru yang ditandai dengan adanya penyumbatan saluran napas serta masalah pada kantung-kantung udara di paru-paru. Salah satu gejala yang paling sering ditemukan pada penderita penyakit satu ini adalah batuk berdahak dalam jangka lama dan paling sering terjadi ketika pagi hari.

Biasanya, batuk yang diakibatkan oleh PPOK ini merupakan batuk berdahak dan diiringi dengan gejala lainnya seperti sesak napas, napas berbunyi, kelelahan, serta merasa sesak pada dada. Penderita tentu akan terasa sangat terganggu dan bahkan tidak dapat melakukan aktivitas baik yang ringan apalagi berat.

Cara mengatasi batuk akibat PPOK ini tak lain adalah dengan memeriksakan diri ke dokter agar diberikan obat dan penanganan medis yang berfungsi untuk meminimalisir dan bahkan menyembuhkan penyakit satu ini. Utamanya, yang harus dituntaskan terlebih dulu adalah PPOK karena penyakit itulah yang menyebabkan penderitanya menjadi batuk.

Jangan pernah anggap remeh batuk yang Anda rasakan. Sebab, batuk bisa jadi pertanda bahwa penyakit berat sedang menggerogoti tubuh Anda.

Comments are closed.