Penyakit Campak yang Tidak Boleh Dibiarkan!

Health

Cukup disayangkan ketika banyak sekali orang yang menganggap sepele penyakit campak. Padahal, penyakit yang satu ini sangat mudah menular. Jika salah satu anggota keluarga terjangkit penyakit ini, tentu tidak menutup kemungkinan anggota lain bisa tertular.

Memang gejalanya tidak begitu berbahaya. Namun, Anda tidak mau kan jika tertular penyakit yang ini? Oleh karena itu, penyakit campak tidak boleh dianggap sepele. Biar bagaimana pun, butuh perawatan dokter untuk menyembuhkannya.

Tidak dipungkiri memang semkain hari biaya berobat di rumah sakit semakin mahal. Untuk meminimalisirkan kebengkakkan finansial Anda, tidak ada salahnya, kesehatan Anda dilengkapi dengan asuransi penyakit campak.

Baca juga: Hati-Hati Jika Terjangkit Penyakit Malaria!

Jika Anda atau salah satu anggota keluarga terkena campak, maka Anda bisa langsung mendapatkan pengobatan di rumah sakit, tanpa perlu memikirkan biaya yang harus dikeluarkan.

Orang yang Berisiko Terkena Campak

Apakah Anda termasuk orang yang berisiko tinggi terkena penyakit campak? Setidaknya ada tiga golongan yang sangat mudah terkena campak. Siapa saja itu?

Bayi

Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sekitar 88 persen penderita campak adalah seorang bayi. Entah itu bayi yang baru beberapa hari ataupun bayi yang usianya belum sampai 1 tahun.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Sebab, campak mudah sekali menyerang bayi. Pasalnya, sistem kekebalan tubuh bayi sangat lemah dan rentan terserang virus.

Oleh karena itulah bayi sangat dianjurkan mendapatkan imunisasi campak. Dengan harapan bayi bisa terhindar dari campak. Entah itu ketika masih bayi ataupun sudah dewasa nanti.

Orang yang Berisiko Terkena Campak

Orang yang Memiliki Penyakit Kronis

Bukan hanya bayi saja yang mudah diserang campak. Orang dewasa juga bisa, yaitu orang memiliki penyakit kronis.

Hal iIni juga sama seperti kasus pada bayi yang mudah terkena campak. Orang dewasa yang terkena penyakit kronis memiliki sistem kekebalan tubuh yang hanya terfokuskan untuk memerangi penyakit tersebut. Sementara itu, virus campak bisa dengan leluasa masuk ke dalam tubuh.

Orang yang Sistem Imunnya Lemah

Ada juga lho orang sehat yang sistem imunnya kurang bagus. Jadi, bukan hanya mudah terserang penyakit campak tapi juga penyakit-penyakit lainnya.

Orang yang ketika bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif berpotensi memiliki sistem imun lemah. Sebab di dalam ASI eksklusif memiliki antibodi. Jika tidak didapatkan ketika masih bayi, maka ia akan mudah sekali sakit saat dewasa. Karena antibodi yang didapatkan sangat kurang sehingga membuat sistem kekebalan tubuh lemah.

Pada intinya, campak itu mudah sekali menyerang orang yang dalam kondisi sistem kekebalannya lemah. Entah itu bayi ataupun dewasa, mereka bisa terkena campak.

Selain itu, campak juga mudah sekali menular. Bahkan campak bisa menular melalui bersin. Jadi, ketika ada salah satu anggota keluarga terkena campak, sebaiknya segera lakukan pengobatan dan isolasi di runagan terpisah.

Baca juga: Mengenal Imunisasi Anak dan Berbagai Jenisnya

Faktor Penyebab Penyakit Campak

Campak ini disebabkan karena virus. Virus ini bisa masuk ke dalam tubuh yang disebabkan oleh orang lain yang lebih dulu terkena campak.

Sebenarnya, virus tersebut akan langsung mati ketika sistem kekebalan tubuh Anda kuat. Namun, sebaliknya jika virus lebih kuat daripada sistem kekebalan tubuh, maka Anda akan terinfeksi virus campak.

Gejala umum yang muncul biasanya ruam pada sekujur tubuh. Ada juga yang disertai dengan demam. Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

Penyebab Penyakit Campak

Cara Dokter Mendiagnosis Campak

Ketika Anda sampai ke dokter, Anda tidak akan langsung mendapatkan obat. Dokter biasanya akan melakukan diagnosa terlebih dahulu. Ini diperlukan untuk mengetahui dua hal sebagai berikut.

  1. Dokter ingin tahu apakah gejala yang muncul benar-benar disebabkan oleh virus campak atau tidak. Karena bisa saja itu tanda ruam biasa.
  2. Dokter ingin mengetahui seberapa ganas virus yang menyerang. Ini perlu diketahui agar dokter bisa memberikan obat dengan dosis yang tepat.

Jika diagnosa sudah dilakukan, maka dokter membuat keputusan. Pasien biasanya akan dianjurkan untuk dirawat di rumah saja atau di rumah sakit. Jika campak cukup parah, maka perawatan di rumah sakit diperlukan.

Saat di rumah sakit, pasien akan mendapatkan perawatan intensif. Terutama perawatan untuk menurunkan demam. Karena jika suhu tubuh semakin tinggi, maka sistem kekebalan tubuh semakin kuwalahan untuk melawan virus yang menyebabkan tubuh semakin lemas

Selain itu, pemberian nutrisi juga sangat diperlukan. Hal tersebut sangat penting agar kekebalan tubuh semakin kuat sehingga virus di dalam tubuh cepat mati.

Mencegah Penyakit Campak

Mencegah Penyakit Campak

Siapa saja pasti setuju bahwa mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Apalagi untuk penyakit campak. Ini sangat penting untuk dicegah. Karena satu orang terkena campak, maka ada potensi orang lain juga terinfeksi.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan.

Imunisasi

Setiap bayi harus mendapatkan imunisasi campak, entah itu di posyandu, puskesmas, klinik, ataupun di rumah sakit. Imunisasi merupakan cara pencegahan penyakit campak yang paling efektif. Karena dengan cara ini, virus akan dideteksi oleh tubuh. Jika virus masuk ke tubuh, maka tubuh akan melakukan perlawanan secara langsung.

Memberikan ASI Eksklusif

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bayi berisiko terkena campak. Hal ini disebabkan sistem kekebalannya yang lemah.

Untuk itu, bayi harus mendapatkan ASI eksklusif. Selama 6 bulan penuh, bayi tidak boleh mendapatkan makanan apapun kecuali ASI.

Tidak hanya bagus ketika masih bayi. Saat bayi sudah dewasa, ia juga akan memiliki tubuh yang lebih kuat. Ia tidak mudah sakit karena sejak bayi sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Menjaga Kesehatan

Badan tidak selalu dalam kondisi stabil. Bisa juga tubuh dalam kondisi yang lemah dan saat itulah tubuh lebih mudah diserang virus campak.

Untuk itu, Anda harus senantiasa menjaga kesehatan. Olahraga teratur serta makan makanan bergizi harus Anda lakukan, dan pastikan Anda berada di lingkungan yang sehat.

Baca juga: Mengkonsumsi Vitamin dan Mineral untuk Kesehatan Tubuh

Selain itu, ada baiknya juga Anda mengambil perlindungan ekstra. Anda bisa membeli premi Asuransi Penyakit Campak yang memiliki banyak manfaat pertanggungan.

Anda bisa menjadi tertanggung juga penanggung untuk seluruh anggota keluaga. Uang pertanggungan yang akan Anda dapatkan mencapai Rp 1 juta. Namun, nilainya akan semakin tinggi hingga mencapai Rp 3.000.000 jika terdeteksi ada lebih dari satu penyakit tropis.

Jadi, menjaga kesehatan saja tidaklah cukup. Potensi terkena penyakit campak itu pasti ada. Apalagi Anda tinggal di daerah tropis. Maka dari itu, berikan perlindungan kepada seluruh anggota keluarga Anda dengan cara membeli asuransi penyakit campak.

Comments are closed.