Mengapa Penyakit Rubella Harus Diwaspadai?

Health

Penyakit rubella sebenarnya tidak begitu perlu dikhawatirkan. Namun, jika terlambat dalam pegobatannya, bisa mengakibatkan cacat pada organ tubuh tertentu.

Rubella termasuk penyakit yang cukup berbahaya. Komplikasi dan penularan yang begitu cepat membuat para ahli medis memberikan peringatan. Bagi siapa saja yang memiliki gejala penyakit rubella, diharapkan mereka segera ke dokter.

Biaya perawatan di rumah sakit yang kian hari semakin mahal membuat beberapa orang percaya bahwa asuransi penyakit rubella menjadi solusi yang tepat. Sebab, produk asuransi Ini bisa melindungi seluruh anggota keluarga agar mendapatkan perawatan terbaik jika terinfeksi rubella.

Baca juga: Alasan Dokter Terus Mengkampayekan Pencegahan Penyakit Hepatitis A

Sekilas Mengenai Penyakit Rubella

Penyakit rubella di Indonesia memang sudah turun. Hal ini disebabkan banyak orang yang sudah mendapatkan imunisasi. Seorang ibu hamil dan juga bayi disarankan untuk mendapatkan imunisasi rubella.

Namun, hal tersebut tidak lantas membuat seseorang pasti kebal terhadap rubella. Ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Sama seperti virus lainnya yang bisa menyerang tubuh ketika sistem kekebalan sedang melemah.

Oleh sebab itu, meskipun sudah mendapatkan imunisasi, bukan tidak mungkin seseorang terserang rubella. Orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang sudah berkurang rentan sekali terkena rubella.

Selama ini, yang paling sering terkena rubella adalah ibu hamil dan bayi. Sebab, keduanya dalam kondisi sistem kekebalan tubuh yang kurang optimal. Begitu juga dengan orang-orang yang memiliki penyakit kronis.

mengenal Penyakit Rubella

Hal yang sangat dikhawatirkan adalah penyebarannya. Ibu hamil bisa menularkan rubella ke bayi yang ada di dalam rahimnya. Sementara itu, ada juga cara penularan lain, yaitu melalui batuk dan bersin. Jika Anda terkena percikan air liur orang yang terinfeksi rubella, ada kemungkinan Anda tertular.

Mudahnya penularan ini yang paling dikhawatirkan oleh para ahli kesehatan. Untuk itu, sangat dianjurkan bagi siapa saja untuk memahami bagaimana cara terhindar dari penyakit yang satu ini. Setidaknya mereka harus tahu gejala-gejala awal yang muncul. Karena ketika ini diketahui, maka penanganan sejak dini bisa dilakukan.

Gejala Penyakit Rubella yang Timbul

Sayangnya, gejala yang timbul itu tidak bisa langsung terlihat. Biasanya, orang yang terpapar virus rubella akan mengalami gejala setelah beberapa hari kemudian. Umumnya, gejala muncul setelah dua minggu kemudian. Berikut ini gejala umum rubella.

Ruam

Gejala yang paling awal muncul adalah ruam. Ini berupa bintik-bintik merah di kulit. Terutama di bagian wajah. Namun, ada juga yang ruam ini muncul di seluruh tubuh penderita rubella.

Demam

Setelah muncul ruam, biasanya akan dibarengi dengan munculnya demam. Suhu tubuh menjadi sangat tinggi. Ini sama seperti gejala demam berdarah.

Gejala Penyakit Rubella

Kepala Sakit

Sama halnya ketika Anda demam. Setelah demam, biasanya muncul sakit di kepala.

Pilek dan Bersin

Penderita rubella akan mengalami pilek dan bersin. Inilah yang bisa menyebabkan penularan ke orang lain. Jika Anda bersin karena rubella, sebaiknya hindari berdekatan dengan orang lain agar tidak menulari.

Nyeri

Gejala yang terakhir muncul adalah badan terasa pegal. Ini disebabkan otot tegang yang menyebabkan nyeri di sekujur tubuh.

Gejala tersebut memang baru terasa setelah dua minggu terinfeksi virus rubella. Namun, Anda harus pahami bahwa gejala tersebut akan terus terasa kurang lebih selama 5 hari. Itulah mengapa penting sekali untuk mendapatkan perawatan secepatnya.

Baca juga: Komplikasi Akibat Penyakit Zika yang Wajib Diwaspadai

Diagnosis untuk Memastikan Penyakit Rubella

Gejala-gejala tersebut di atas terdengar biasa. Contohnya saja demam dan sakit biasa. Bisa saja ini bukan gejala rubella tapi penyakit biasa. Begitu juga dengan pilek dan bersin.

Untuk memastikan gejala rubella atau bukan, maka diperlukan diagnosasi. Dalam hal ini, hanya dokter yang bisa melakukannya.

Dokter biasanya akan melakukan serangkaian tes, seperti tes darah. Ini dilakukan untuk mendeteksi bagaimana antibodi di dalam tubuh. Jika antibodi sudah keluar dan memang itu antibodi rubella, maka sudah positif Anda terinfeksi rubella. Gejala-gejala yang Anda alami memang gejala rubella.

Langkah selanjutnya adalah pemeriksaan tubuh secara keseluruhan. Ini penting untuk dilakukan untuk mencegah terjadinya potensi komplikasi penyakit lain. Pasalnya, banyak pasien rubella yang sebenarnya mengalami kondisi yang begitu parah karena komplikasi.

diagnosa Penyakit Rubella

Komplikasi Berbahaya Akibat Rubella

Cukup disayangkan ketika beberapa pasien rubella tidak segera mendapatkan penanganan medis sebab bisa berakibat sangat buruk. Misalnya saja terjadi komplikasi. Apalagi jika memang ada penyakit penyerta lainnya di dalam tubuh pasien.

Untuk ibu hamil, ada risiko di mana bayi yang akan dilahirkan nanti dalam kondisi cacat. Ada juga yang harus melahirkan secara prematur. Bahkan, tidak jarang juga ibu yang positif rubella akhirnya harus merelakan sang buah hati. Bayi meninggal, entah itu sejak ada di dalam rahim maupun setelah dilahirkan.

Pengobatan yang Diperlukan

Sebenarnya, penyakit yang disebabkan oleh virus hanya bisa diatasi dengan imunisasi. Pada dasarnya, imunisasi adalah pemberian suntikan agar seseorang kebal terhadap sebuah virus tertentu. Misalnya imunisasi rubella agar kebal dari serangan virus rubella.

Mereka yang terinfeksi rubella biasanya akan diberi suntikan ini. Selain itu, daya tahan tubuhnya akan dinaikkan dengan cara memberikan nutrisi terbaik, memberikan cairan, dan lain sebagainya.

Untuk pasien dengan gejala tertentu, seperti demam, maka dokter akan memberikan obat sesuai dengan gejala yang muncul.

Lama penangangan penyakit rubella variatif. Tergantung kondisi tubuh pasien itu sendiri. Faktor lain yang berpengaruh adalah komplikasi atau penyakit lain yang menyertai.

Baca juga: 7 Faktor yang Membuat Premi Asuransi Mahal

Itulah yang membuat biaya perawatan rubella bisa sangat mahal. Anda bisa meminimalisirnya dengan asuransi penyakit rubella dengan memilikinya secara online di Futuready. Dengan memiliki asuransi ini, Anda dan keluarga akan mendapatkan perlindungan kesehatan dari penyakit tropi seperti rubella. Uang pertanggungannya sebesar Rp1-3 juta.

Asuransi ini tidak hanya untuk orang dewasa. Anda juga bisa mengasuransikan anak-anak Anda mulai usia 3 bulan.

 

Comments are closed.