Komplikasi Akibat Penyakit Zika yang Wajib Diwaspadai

Health

Jangan pernah meremehkan penaykit zika. Sebab, jika gejala terus dibiarkan bisa menyebabkan komplikasi dengan penyakit yang lebih berbahaya.

Masih banyak diantara Anda yang tidak sadar jika terkena penyakit zika. Memiliki gejala yang cukup umum, seperti panas dan tubuh lemah menyebabkan penyakit ini disepelekan. Pasalnya, jika gejala-gejala tersebut terus dibiarkan, bisa menyebabkan komplikasi dengan penyakit yang lebih berbahaya.

Baca juga: Virus Zika, Penyebab dan Cara mencegahnya

Penyakit zika termasuk ke dalam kategori yang cukup lama untuk disembuhkan. Oleh karena itu, Anda membutuhkan dana ekstra untuk biaya pengobatannya. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisirkan biaya tak terduga. Selain membuat dana darurat, Anda juga bisa melindungi diri dan juga keluarga dengan asuransi penyakit zika.

Sebab, produk ini akan memberikan santunan harian berupa uang tunai Rp1 juta jika Anda harus di rawat di rumah sakit.

Komplikasi Akibat Penyakit Zika yang Bisa Terjadi

Seharusnya, Anda tidak lagi menyepelekan penyakit zika setelah tahu informasi yang satu ini. Sebab, penyakit ini bisa sangat bahaya dan bahkan menyebabkan komplikasi jika tida langsung diobati.

Untuk lebih jelas penyakit komplikasi apa saja yang disebabkan penyakit zika, berikut ini ulasannya.

Komplikasi Akibat Penyakit Zika

Bayi Lahir dalam Kondisi Cacat

Tidak semua anak yang lahir dalam keadaan cacat itu disebabkan sang ibu terkena penyakit zika. Akan tetapi, tidak sedikit juga kasus ini terjadi. Ibu hamil yang positif terkena zika kemungkinan akan melahirkan bayi dalam kondisi cacat.

Hal inilah yang membuat tenaga medis menyarankan agar semua ibu hamil melakukan screening. Awalnya, ini hanya digunakan untuk mengetahui apakah sang ibu terkena AIDS atau tidak. Karena jika terkena, maka ada upaya yang bisa dilakukan untuk menghindari agar AIDS tidak menular ke bayi yang masih ada di dalam rahim.

Akan tetapi, screening total perlu dilakukan. Tujuannya agar tidak ada penyakit lain yang berpotensi menular, tak terkecuali penyakit zika.

Infeksi Otak

Menurut penelitian, ada beberapa pasien penyakit zika yang mengalami komplikasi berupa infeksi otak. Hal ini terjadi karena pasien tidak mendapatkan penanganan secara cepat.

Infeksi otak merupakan kondisi di mana otak atau jaringan terkena infeksi. Infeksi tersebut disebabkan berbagai macam, seperti virus, bakteri, atau jamur.

Baca juga: Seberapa Penting Asuransi Penyakit Chikungunya untuk Daerah Tropis?

Jika ada kaitannya dengan penyakit zika, maka kemungkinan yang menginfeksi adalah virus yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti. Makanya, ada juga yang menganggap orang yang terkena meningitis itu disebabkan penyakit zika.Namun, sebenarnya tidak hanya meningitis saja. Ada banyak sekali jenis infeksi pada otak lainnya, seperti malaria serebral, toksoplasmosis, abses otak, dan lain sebagainya.

GBS

GBS ini adalah singkatan dari Guillain Barre Syndrome. Ini merupakan gejala yang disebabkan sistem kekebalan tubuh yang menyerang saraf. Jadi, bukannya menyerang virus tapi justru menyerang saraf tubuh.

Ada banyak sekali yang bisa menjadi pertanda. Misalnya saja otot tegang dan saraf tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Mengenali Gejala Penyakit Zika

Mengenali Gejala Penyakit Zika

Memang tidak mudah untuk mengenali gejala penyakit zika. Hal ini disebabkan gejalanya hampir sama dengan penyakit lain. Contohnya saja demam berdarah dan juga chikungunya.

Gejalanya adalah demam tinggi, sakit kepala, otot terasa nyeri, serta tubuh lemas. Namun, ada satu gejala khusus, yaitu peradangan pada kelopak mata yang disebut juga dengan konjugtivitis. Ini terlihat dari warna mata yang memerah. Jika gejala ini muncul dengan gejala lainnya, besar kemungkinan Anda terkena penyakit zika.

Namun, jangan langsung mengambil keputusan sebelum adanya konsultasi dengan dokter. Sebaiknya, jika demam sampai lima hari tidak kunjung turun, segera ke dokter. Apalagi jika demam diikuti dengan gejala penyakit zika lainnya. Jelas Anda harus segera konsultasi dan mendapat pengobatan secara intensif dari dokter.

Biasanya, dokter akan melakukan diagnosis. Terdapat serangkaian diagnosis yang akan dilakukan. Seperti contoh tes darah, tes urin, dan juga tes USG bagi seorang ibu hamil. Tujuannya untuk memastikan apakah benar ada virus penyakit zika atau tidak.

Pertolongan Pertama Ketika Muncul Gejala

Pertolongan P pada penyakit zikaertama

Bagaimana jika hasilnya positif? Bagaimana jika Anda benar-benar terkena penyakit zika? Apakah Anda harus dirawat di rumah sakit?

Beberapa pasien penyakit zika harus dirawat di rumah sakit. Terutama jika ada komplikasi seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Akan tetapi, tidak semua pasien harus dirawat di rumah sakit. Ada juga yang dianjurkan untuk istirahat total. Selain itu, mereka juga harus mengkonsumsi makanan yang bergizi. Tujuannya agar sistem kekebalan tubuh kuat dan mampu menyerang balik virus.

Namun, pasien yang dianjurkan untuk dirawat di rumah sakit bukan hanya karena adanya komplikasi. Bisa juga karena tubuh begitu lemas. Sebab butuh waktu yang tidak pendek untuk merawat kasus penyakit zika yang sudah parah.

Selain diberi nutrisi, dokter juga biasanya akan memberikan resep tertentu. Misalnya saja obat penurun panas dan obat meredakan sakit kepala.

Itulah mengapa biaya perawatan penyakit zika itu cukup mahal. Beruntung sekarang sudah ada asuransi penyakit zika yang memberikan perlindungan secara total. Misalnya saja uang pertanggungan sebesar Rp1 juta. Selain itu, ada juga santunan lebih jika ternyata tidak hanya penyakit zika saja yang menyebabkan Anda sakit, tetapi ada penyakit tropis lainnya, yaitu maksimal Rp3 juta.

Jika memiliki asuransi yang satu ini, Anda bisa memberikan perlindungan terbaik untuk keluarga jika terjadi risiko buruk yang harus Anda dan keluarga hadapi.

Baca juga: Mengapa Penyakit Demam Berdarah Sangat Berbahaya?

Sebab menjaga kesehatan tidaklah cukup. Anda harus mempersiapkan hal terburuk yang mungkin terjadi. Jangan hanya memikirkan bagaimana cara agar tidak sakit. Pikirkan juga apa yang harus dilakukan jika Anda sakit.

Jadi, sekarang Anda lebih paham mengapa asuransi penyakit zika sangat diperlukan. Sebab, jika Anda berisiko terkena penyakit ini, setidaknya ada pihak lain yang bisa membantu Anda dalam meminimalisirkan biaya pengobatannya.

Comments are closed.