Bahaya Penyakit Herpes dan Cara Alami Mengobatinya

Health

Sejauh apa pengetahuan Anda tentang bahaya penyakit herpes? Apa saja sih jenis-jenisnya dan cara mengobatinya? Yuk, cari tahu!

Salah satu jenis penyakit kulit menular yang umum diketahui adalah penyakit herpes. Namun, sejauh mana pengetahuan Anda tentang penyakit ini? Apakah herpes berbahaya? Bagaimana cara mengobatinya?

Seperti penyakit kulit lainnya, herpes juga sangat mengganggu. Terlebih, pada kondisi yang serius, herpes menimbulkan rasa nyeri, panas, dan tak jarang diiringi dengan demam. Selain dapat menganggu aktivitas, jika tak segera disembuhkan, bukan tak mungkin penyakit kulit yang disebabkan oleh virus ini akan menyebar dan berpotensi menular.

Jenis dan Bahaya Penyakit Herpes, Mulai dari yang Ringan Hingga yang Berat

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, herpes bukanlah penyakit kulit yang asing. Jenis penyakit kulit ini, seringkali hinggap pada seseorang yang memiliki jenis kulit sensitif dan memiliki daya tahan tubuh yang rendah.

Ada delapan jenis virus yang menjadi penyebab utama penyakit herpes. Namun, yang paling umum ada dua, yaitu virus HSV-1 dan HSV-2.

Virus HSV-1

Pertama, virus HSV-1 merupakan jenis virus yang dapat menyebabkan herpes oral, yakni salah satu jenis herpes yang menyerang sekitar bibir dan mulut. Tak hanya itu, virus HSV-1 juga dapat mengakibatkan herpes diwajah. Dengan ciri khas bentuk benjolan seperti melepuh, yang berisi cairan.

Virus HSV-2

Sedangkan virus HSV-2 adalah jenis virus yang menyebabkan herpes kelamin. Seperti namanya, herpes ini muncul di daerah luar kulit kelamin, hingga ke anus. Selain karena kurangnya menjaga kebersihan daerah intim, penyakit ini juga bisa datang apabila seseorang memiliki budaya berganti pasangan hubungan seksual.

Selain kedua virus tersebut, penyakit herpes juga ada yang muncul sebatas angin lalu. Nah, herpes jenis ini tergolong herpes ringan. Di mana, gejalanya pun sangat sepele. Seperti ada sekumpulan bintik berisi air, yang memberikan sensasi panas dan perih dikulit. Gejala ini muncul di lipatan-lipatan kulit. Dan biasanya, tak butuh waktu lama untuk sembuh. Nah, herpes jenis ini biasanya muncul pada orang yang memiliki kulit sensitif.

Bahaya Penyakit Herpes Zoster

Lalu, ada pula herpes zoster. Kemunculannya disebabkan oleh jenis virus yang sama dengan penyebab penyakit cacar, yakni virus varicella zoster. Maka ada yang menggolongkannya sebagai salah satu jenis cacar, ada pula yang menggolongkannya dalam penyakit herpes.

Herpes zoster ini dapat menyerang kulit di seluruh tubuh. Diawali dengan segerombolan bintik berisi air seperti anggur, berwarna kemerahan, dan perih. Berbagai gejala yang mengiringinya di antaranya adalah demam, meriang, rasa nyeri, lelah, dan gatal-gatal pada area yang teriritasi.

Selain disebabkan oleh virus zoster, herpes zoster juga sering kali menyerang seseorang yang tengah menjalani kemoterapi. Hal ini berkaitan dengan ketahanan tubuh. Di mana, seseorang yang daya tahan tubuhnya sedang lemah, akan lebih mudah terkena penyakit herpes jenis ini.

Apakah Bahaya Penyakit Herpes?

Penyakit herpes dari infeksi virus HSV-1 dan HSV-2 menyebabkan herpes simpleks tipe 1 dan 2. Keduanya sangat berbahaya apabila terjadi pada ibu hamil. Terutama, pada herpes simplek tipe 2 yang merupakan jenis herpes kelamin atau genital. Apabila terjadi di masa awal kehamilan, maka akan memberikan risiko keguguran. Sedangkan apabila terjadi akhir masa kehamilan, akan memberikan potensi menularkan pada bayi, jika dilahirkan melalui proses normal. Untuk itu, jika ibu hamil telah positif terdiagnosa herpes simpleks tipe 2 atau herpes genital, maka dokter akan memilih kelahiran melalui proses operasi caesar.

Bagaimana dengan herpes zoster pada ibu hamil? Nah, ini juga memiliki risiko yang tinggi untuk janin. Infeksi virus varicella zoster pada masa kehamilan dapat mengakibatkan berbagai komplikasi kehamilan. Untuk janin sendiri, dapat memiliki risiko infeksi pneumonia dan kelainan kongenital. Penularan virus varicella zoster dari ibu hamil ke janin dapat melalui plasenta.

Penyakit herpes zoster juga sangat berbahaya apabila menyerang lansia. Penyakit ini dapat menurunkan ketahanan tubuh, penurunan berat badan, kualitas tidur menjadi terganggu, hingga dapat menyebabkan depresi.

Untuk itu, kini sudah ada vaksin atau imunisasi zoster yang dapat mencegah terjadinya herpes zoster. Di Amerika sendiri, vaksin ini telah digunakan secara luas, dan banyak dimanfaatkan oleh para lansia, yang memiliki usia 50 tahun ke atas. Namun, untuk mendapatkan vaksin ini, seseorang diwajibkan melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, ada beberapa kondisi yang tak mengizinkan penggunaan vaksin zoster.

Berbagai Jenis Obat-obatan untuk Mengobati Penyakit Herpes

Dalam kondisi ringan, penyakit herpes memang tak berbahaya, namun cukup mengganggu. Tapi, bukan berarti kondisi semacam ini boleh diabaikan ya. Sebagai cara mengatasinya, ada beberapa jenis obat-obatan berupa pengobatan oral maupun oles yang dapat digunakan untuk sekadar meringankan gejala atau bahkan untuk menyembuhkannya.

Beberapa obat-obatan yang umum digunakan untuk mengobati herpes adalah acyclovir (krim dan tablet), valacyclovir, famciclovir, anthistamin, dan analgesic. Untuk dapat menggunakannya, Anda wajib melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter, agar dapat memperoleh resep yang tepat. Soalnya, setiap kondisi memerlukan penanganan khusus yang berbeda satu sama lain.

Mengatasi Herpes Secara Alami

Segala penyakit pasti dapat dicegah, begitu pula dengan penyakit herpes. Untuk mencegah herpes simpleks baik tipe satu dan dua adalah dengan menghindari kontak kulit secara langsung dengan penderita. Selain itu, jangan berbagi peralatan pribadi dengan penderita herpes. Hal ini dapat meningkatkan risiko penularan.

Untuk mengatasi penyakit herpes juga dapat menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun sirih, lidah buaya, madu, dan minyak kelapa. Ketiganya merupakan antiseptik alami, yang dapat mengobati herpes dalam kondisi ringan. Jika belum sembuh dalam kurun waktu tertentu, segera hubungi dokter.

Comments are closed.