Penyebab Mahalnya Biaya Pengobatan Diabetes

Health

Banyak yang kurang menyadari bahwa biaya pengobatan penderita kencing manis atau lebih dikenal diabetes akan menguras uang Anda karena mahalnya biaya perawatan yang dikeluarkan.

Salah satu penyakit yang paling dikhawatirkan saat ini adalah penyakit gula atau yang sering disebut dengan diabetes. Bukan hanya karena penyakit ini mematikan saja. Mereka yang terkena penyakit ini harus menyiapkan biaya pengobatan diabetes yang tidak sedikit.

Sebenarnya, diabetes ini bukan penyakit menular. Selama ini, kebanyakan orang lebih takut dengan penyakit menular. Namun, faktanya sekarang justru penyakit degeneratif seperti diabetes ini.

Oleh sebab itu, sekarang ini pemerintah menggalakkan pola hidup sehat agar setiap orang terhindar dari risiko terkena diabetes. Ini jenis penyakit yang tidak hanya berbahaya tapi juga membuat pasien mengalami masalah yang besar. Tidak jarang keluarga yang harus menjual harta benda karena biaya pengobatan diabetes sangat mahal.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai besaran biaya yang perlu dikeluarkan, lindungi diri Anda sejak dini dengan menggunakan asuransi yang mengcover penyakit diabetes serta penyakit lainnya yang memungkin akan menguras banyak uang Anda. Untuk itu, Futuready sebagai broker asuransi online di Indonesia membantu Anda untuk mendapatkan proteksi dengan asuransi kesehatan maupun jiwa yang bisa dipilih sesuai manfaat yang dibutuhkan.

Baca juga: 6 Tanda Gejala Diabetes di Usia Muda yang Harus Diwaspadai

Mengapa Biaya Pengobatan Diabetes Begitu Mahal?

Sebenarnya, belum ada obat yang 100% bisa menyembuhkan diabetes. Yang bisa dilakukan adalah menurunkan kadar gula di dalam tubuh sehingga diabetes bisa dikurangi.

biaya mahal sakit diabetes

Maka dari itu, jika ada yang bertanya apakah mahalnya biaya perawatan diabetes itu disebabkan harga obat-obatan yang mahal, jawabannya bisa ya, bisa juga tidak. Yang pasti, tidak ada obat yang 100% manjur mengatasi diabetes. Yang ada hanya obat yang membantu menurunkan kadar gula di dalam tubuh.

Selain itu, ada juga faktor lain yang harus dilakukan untuk proses penyembuhan. Dan faktor-faktor itulah yang membuat biaya pengobatan diabetes menjadi sangat mahal.

1. Biaya Obat

Memang tidak ada obat yang bisa 100% menyembuhkan diabetes. Yang sering dilakukan oleh dokter adalah memberikan resep obat yang mampu menurunkan produksi glukosa dalam hati. Dan pada saat yang sama, obat tersebut bisa meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Obat semacam itu diberikan kepada pasien diabetes dengan harapan tubuh menggunakan insulin dengan lebih efektif. Akhirnya, kadar gula dalam tubuh pun bisa dikontrol.

Harga obat seperti itu bermacam-macam. Ada yang generik seperti Metformin. Yang generik, harganya jelas lebih murah. Namun, dokter akan mempertimbangkan apakah harus memberikan obat generik atau tidak tergantung pada kondisi pasien dan juga diabetes yang dialami oleh pasien.

2. Biaya Konsultasi dengan Dokter

Seseorang yang sudah divonis terkena diabetes tidak bisa sembarangan mengkonsumsi obat. Ia harus mendapatkan kontrol penuh dari dokter. Konsultasi harus dilakukan secara rutin sesuai dengan instruksi dokter. Dan inilah yang juga menyebabkan biaya pengobatan diabetes mahal.

Sekali konsultasi saja seorang pasien bisa mengeluarkan uang sekitar Rp 250.000 hingga Rp 400.000. Tentu range biaya konsultasi ditentukan oleh setiap dokter di mana ia tinggal.

Baca juga: Angka Penderita Diabetes di Indonesia Semakin Tinggi, Berikut Faktanya!

3. Biaya Cuci Darah

Memang tidak semua pasien yang terkena diabetes harus menjalani operasi cuci darah. Namun, ada banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami diabetes. Karena ketidaktahuan tersebut, diabetes dibiarkan bertahun-tahun hingga merusak ginjal.

Ketika kasus ini terdekteksi, biasanya dokter akan menyarankan agar pasien melakukan cuci darah. Seperti yang banyak orang ketahui, jika seseorang harus melakukan cuci darah, maka itu harus terus dilakukan. Dan ini yang sebenarnya paling membuat biaya pengobatan menjadi sangat mahal.

4. Biaya Operasi Amputasi

Untuk beberapa orang yang diabetesnya sudah parah, mau tidak mau bagian tubuh yang terkena diabetes harus diamputasi. Ini cara yang paling efektif agar tidak menjalar ke bagian tubuh lainnya. Biaya amputasi ini juga tidak murah. Bahkan, biayanya melebih biaya untuk cuci darah.

5. Biaya Penanganan Penyakit Komplikasi

Bagi para dokter, diabetes dianggap sebagai pintu masuk penyakit lainnya. Pasalnya, banyak sekali pasien yang divonis diabetes mengalami penyakit komplikasi seperti stroke dan serangan jantung. Jika komplikasi ini muncul, maka pengobatan yang dibutuhkan bukan hanya untuk mengatasi diabetes tapi juga penyakit komplikasi lainnya.

Itulah rangkaian perawatan dan pengobatan yang harus dilakukan kepada pasien diabetes. Jadi, wajar sekali bukan jika biaya yang dikeluarkan akan sangat mahal?

biaya pengobatan penderita diatbetes

Kisaran Biaya Diabetes yang Harus Disiapkan

Lalu, berapa kisaran biaya yang harus disiapkan? Sebenarnya, tidak ada yang bisa menghitung secara pasti. Hal ini disebabkan pengobatan diabetes harus terus dilakukan. Bahkan, jarang sekali ada orang yang terkena diabetes sembuh total. Apalagi bagi orang yang level diabetesnya sudah parah. Yang bisa dilakukan hanyalah mengontrol agar gula darah dalam tubuh tidak tinggi.

Untuk pasien diabetes yang masih ringan, biaya yang dibutuhkan sekitar 2,5 juta rupiah setiap bulannya. Ini biaya yang dibutuhkan untuk pembelian obat dan juga biaya konsultasi dokter secara rutin. Biaya tersebut bisa ditekan jika obat yang diberikan adalah obat generik.

Baca juga: Tangani Penyakit Serius dengan Pengobatan Rawat Jalan

Akan tetapi, jika dokter melihat adanya komplikasi penyakit lain di dalam tubuh pasien, maka obat yang lain juga harus dikonsumsi. Itu artinya ada biaya tambahan lain untuk membeli obat. Belum lagi jika ada komplikasi penyakit stroke yang mana pasien membutuhkan terapi secara rutin. Ini juga yang membuat biaya pengobatan menjadi begitu mahal.

Hal itulah yang membuat pemerintah sekarang ini gencar sekali mengkampanyekan hidup sehat. Salah satu penyakit degeneratif yang sedang diperangi adalah diabetes. Bukan Aids yang menjadi pembunuh nomor satu tapi justru diabetes. Gaya hidup yang kurang sehat disinyalir menjadi penyebabnya, seperti kebiasaan mengkonsumsi fast food dan kurang berolahraga.

Untuk itu, penting sekali bagi siapapun untuk menjalankan pola hidup yang sehat. Dan sebagai langkah antisipatif, ada baiknya juga setiap orang memiliki asuransi kesehatan. Tentu tidak ada yang mau mengalami diabetes. Namun, jika itu terjadi, setidaknya ada proteksi yang diberikan oleh perusahaan asuransi mengingat biaya perawatan dan pengobatan sangat mahal.

Comments are closed.