Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Anak

Health

Kesehatan anak sangatlah penting untuk dijaga. Sebab, jika tidak, anak akan sangat rentan terserang penyakit saat tumbuh dewasa.

Penyakit dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, muda maupun tua. Bahkan, penyakit akan lebih mudah menyerang anak-anak. Hal ini tak lain karena daya tahan tubuh atau imunitas anak-anak tidak sebaik orang dewasa.

Selain itu, banyak faktor lain yang dapat mengancam kesehatan anak, seperti gaya hidup yang tidak sehat serta minimnya informasi yang anak ketahui seputar kesehatan diri. Maka dari itu, kita sebagai orang dewasa khususnya orangtua anak wajib memberikan yang terbaik untuk memastikan kesehatan anak.

Sebab, jika sedari kecil anak seringkali terserang penyakit, dikhawatirkan saat mereka tumbuh dewasa, tubuh mereka akan sangat rentan terserang berbagai penyakit. Jadi, peran orangtua sangatlah penting dalam menjaga kesehatan anak.

Apa saja yang dapat dilakukan oleh orangtua untuk menjaga kesehatan anak? Simak penjabarannya di bawah ini!

Cara Terbaik Menjaga Kesehatan Anak

Penuhi Asupan Nutrisi

Pemberian asupan nutrisi yang tepat merupakan kunci menjaga kesehatan anak secara keseluruhan. Mengatur nutrisi dalam makanan sejatinya tidaklah sulit. Anda dapat memulai dengan menerapkan pola makan seimbang yang mengandung protein, karbohidrat, dan lemak baik dari buah dan sayuran.

Ketika memasak di dapur, pilih metode memasak yang tidak menggunakan banyak minyak, seperti memanggang, menumis, dan mengukus. Kurangi konsumi gula dan garam yang berlebihan dan ganti menu camilan tidak sehat dengan semangkuk buah segar yang kaya akan vitamin.

Selain itu, perhatikan pula porsi makan anak, sajikan makanan di piring yang lebih kecil untuk menjaga porsinya. Hal terpenting, wajibkan anak untuk menyantap sarapan setiap hari dan jangan lewatkan makan siang maupun makan malam. Dengan begitu, kesehatan anak pun terjaga.

Ajarkan Anak untuk Aktif Bergerak

Kebanyakan anak pasti suka sekali menonton TV atau  bermain game. Pada umumnya, mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyaksikan serial kartun dan bermain game favoritnya. Hal ini membuat anak menjadi malas bergerak, yang pada akhirnya dapat mengancam kesehatan anak.

Ada baiknya ajak anak untuk membiasakan dirinya aktif berolahraga sedari dini. Dengan bertambahnya usia, akan lebih sulit untuk membangun kebiasaan anak untuk memenuhi kebutuhan aktivitas fisik.

Secara garis besar, olahraga dapat membantu berbagai jaringan tubuh untuk berkembang, dan melatih tubuh agar dapat berkoordinasi dengan baik. Dengan aktif bergerak, berbagai jaringan tulang, otot, dan persendian akan dapat menyerap nutrisi lebih baik sehingga dapat tumbuh menjadi lebih kuat.

Berikan Pemahaman tentang Pentingnya Menjaga Kesehatan Diri

Edukasi akan pengetahuan seksual dan berbagai unsur kesehatan lainnya yang diberikan sejak dini akan mempermudah anak untuk meningkatkan kepercayaan diri, kepribadian yang sehat, dan juga penerimaan terhadap diri sendirinya secara positif.

Anda bisa memberikan penjelasan kepada anak dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti bahwa hanya mereka yang bisa menjaga tubuh mereka sendiri agar selalu sehat, bersih dan terjaga. Misalnya dengan mengajarkan ia cara membersihkan dan merawat area sensitif dengan baik dan benar.

Jika Anda berbicara tentang menjaga kesehatan diri dan area sensitif, berarti Anda juga siap untuk membicarakan masa pubertas pada anak. Anak perempuan perlu tahu tentang perkembangan payudara dan menstruasi. Anak laki-laki pun perlu tahu tentang ereksi dan mimpi basah. Jangan menganggap kedua hal tersebut tabu. Penting sekali untuk mengajarkan pendidikan seksual pada anak remaja Anda. Jika mereka tidak mendapatkan info dari Anda, mereka akan mendapatkan beberapa info tersebut dari sumber yang tidak jelas asalnya dan justru salah kaprah dan berujung pada ancaman pada kesehatan anak tersebut.

Lakukan Imunisasi

Vaksinasi atau yang juga disebut dengan imunisasi merupakan langkah yang baik untuk memastikan kesehatan anak. Imunisasi dilakukan dengan cara menyuntikkan bentuk lemah dari virus atau bakteri penyakit tertentu yang berfungsi untuk memicu respons kekebalan tubuh anak. Sehingga, tubuh anak akan memproduksi antibodi untuk melawan penyakit tersebut. Nah, hal inilah bagaimana imunisasi dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak.

Di Indonesia, ada lima jenis imunisasi wajib yang diberikan secara gratis di Posyandu sejak bayi lahir, yaitu hepatitis B, BCG, polio, campak, dan Pentavalen (DPT-HB-HiB). Saat ini pemerintah juga telah menerapkan vaksinasi MR (Campak dan Campak Jerman) sejak 2017 sebagai imunisasi program. Khusus vaksin pentavalen diberikan untuk mencegah enam penyakit sekaligus, yaitu difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, pneumonia, dan meningitis (radang otak).

Sedangkan jenis imunisasi anak lainnya yang juga sebaiknya dilakukan adalah:

  1. Vaksin flu: Bisa dilakukan ketika anak berusia minimal enam bulan dan diulang setiap tahun. Jenis imunisasi ini merupakan imunisasi yang aman diberikan pada semua anak dengan kondisinya yang berbeda-beda.
  2. Vaksin HPV: Bisa diberikan ketika anak berusia sembilan tahun. Vaksin ini diberikan untuk melindungi tubuh anak dari human papiloma virus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker  serviks, pre-kanker  anus, pre-kanker vulva, pre-kanker vagina, dan penyakit kutil kelamin
  3. Vaksin varisela: diberikan setelah anak berusia 12 bulan, paling baik diberikan sebelum anak masuk sekolah dasar. Vaksin ini berfungsi untuk mencegah anak dari cacar air.
  4. Vaksin pneumokokus (PCV): diberikan mulai anak berusia dua bulan (dosis pertama), kemudian dosis kedua pada usia empat bulan, dan dosis ketiga pada usia 6 bulan. Apabila diberikan pada anak usia 7-12 bulan, adalah sebanyak dua kali dengan interval dua bulan.Vaksin ini berfungsi untuk melindungi tubuh anak dari bakteri pneumokokus yang dapat menyebabkan pneumonia.

Jadi Panutan yang Baik

Selain beragam hal yang sudah dijelaskan di atas, kunci dasar yang tidak kalah penting untuk menjaga kesehatan anak adalah menjadi panutan yang baik. Ingat, perilaku anak mencontoh orangtua. Oleh karena itu, Anda pun dituntut untuk juga menerapkan hidup sehat secara keseluruhan. Jika Anda merokok, berhentilah merokok. Selain itu, hindari mengonsumsi minuman beralkohol. Jadikan diri Anda sebagai panutan yang baik untuk anak-anak kelak.

Dengan menerapkan poin-poin di atas, Anda sudah sangat membantu menjaga kesehatan anak Anda. Sudah siap menjaga kesehatan anak mulai dari sekarang?

Comments are closed.