Cara Mencegah Anak Tertular Demam Berdarah Saat Musim Hujan

Health

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu penyakit mematikan yang dapat menular. DBD dapat menyerang siapa saja dan tidak mengenal usia. Dari data yang dipublikasikan Departemen Kesehatan Republik Indonesia, DBD paling banyak menyerang anak-anak. Lantas adakah upaya pencegahan agar anak tidak mudah terserang atau tertular penyakit DBD? Ada! Berikut pencegahan yang bisa Anda lakukan.

Hujan yang turun hampir setiap hari membuat cuaca menjadi lebih sejuk. Tak heran, saat musim hujan, tidur pun menjadi lebih nyaman dan nikmat. Namun tanpa sadar, kala musim hujan, ada ancaman mematikan yakni serangan nyamuk. Populasi nyamuk saat musim hujan akan meningkat seiring dengan tempat berkembang biak dan pertumbuhan larva nyamuk, yaitu genangan air, lebih banyak di musim hujan. Bahayanya, saat musim hujan, ada salah satu jenis nyamuk yang menjadi ancaman wabah penyakit mematikan yakni nyamuk aedes aegypti.

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang tergolong mematikan dan dapat menular siapa saja termasuk anak-anak. Hanya satu gigitan saja, virus dengue dapat membuat seseorang menderita DBD.

Saat musim hujan, peran orangtua sangat penting untuk melindungi buah hatinya dari penyakit berbahaya ini. Perlu adanya upaya ekstra untuk meminimalisir kemungkinan  penularan DBD pada anak saat musim hujan. Berdasarkan Data Kementerian Kesehatan RI yang Dilansir situs resmi Depkes pada Maret 2016 menyebutkan bahwa jumlah kasus DBD kian menjamur. Pada 2016 periode Januari sampai Februari tercatat ada 8.487 orang yang mengidap penyakit DBD, 108 orang diantaranya meninggal dunia. Dari data tersebut tercatat pula bahwa anak-anak adalah korban terbanyak yang menderita penyakit DBD.

Melihat fakta yang ada, dapat disimpulkan bahwa penyakit DBD masih menjadi momok menakutkan di negara beriklim tropis, Indonesia. Meski begitu, penyakit mematikan yang sering menimpa anak-anak ini bukan berarti tidak bisa dicegah. Ada langkah-langkah yang tepat yang bisa dilakukan para orangtua untuk mencegah penularan DBD pada anak.

Faktor Penyebab Penularan DBD

Salah satu faktor utama penyebab tingginya probabilitas penularan DBD pada anak adalah meningkatnya populasi nyamuk aedes aegypti. Salah satu jenis nyamuk mematikan ini diketahui dapat terbang hingga jarak ketinggian 100 meter. Apabila angin bertiup sangat kencang, nyamuk aedes aegypti ini ikut terbawa angin, dan tidak menutup kemungkinan akan berada dalam radius 100 meter dari rumah Anda. Tak heran apabila Anda sudah menjaga kebersihan rumah, nyamuk ini bisa menyerang anak Anda lantaran cuaca buruk yakni angin kencang. Maka itu, Anda harus lebih ekstra ketat menjaga dan melindungi anak-anak dengan pencegahan penularan DBD dengan tip dibawah ini.

  1. Terapkan Sistem Ketat Saat Anak Tidur

Anda harus memastikan bahwa daerah rumah Anda harus jauh dari jangkauan nyamuk terurama saat Anak tidur. Sebab, nyamuk akan mudah mengigit anak-anak saat tertidur. Caranya, Anda bisa menggunakan kelambu saat Anak tidur, meminta Anak untuk memakai baju tidur yang tertutup, dan menyuruh si buah hati menggunakan lotion anti nyamuk.

  1. Awasi Waktu Beraktivitas Anak

Penting untuk Anda ketahui bahwa nyamuk aedes aegypti mempunyai tingkat keaktifan. Aktivitasnya yang tinggi pada pagi hari pukul 09.00 sampai 10.00, dan sore hari pukul 16.00 sampai 17.00. Pada waktu tersebut, Anda perlu waspada dan ekstra hati-hati mengawasi aktivitas anak. Peringkatkan anak-anak untuk tidak tidur pada waktu-waktu tersebut.

Baca Juga: Pertolongan Pertama Penderita Demam Berdarah

  1. Berantas Sarang Nyamuk dengan 3M

Nyamuk aedes aegypti kerap bersembunyi di tempat yang gelap dan lembap. Jika Anda mempunyai kebiasaan menumpuk barang dan pakaian dalam ruangan, maka ruangan tersebut akan menjadi tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti. Selain itu, nyamuk jenis ini juga gemar berkembang biak di bak mandi. Anda bisa melakukan pencegahan dengan penyemprotan cairan insektisida (fogging) dan menerapkan gerakan 3M (mengubur, menutup, dan menguras). Kuburlah barang yang tidak terpakai, tutup tempat-tempat penampungan air, lalu kuraslah bak air di kamar mandi Anda secara rutin.

  1. Lindungi Anak Anda Dengan Asuransi

Sejatinya, anak adalah anugerah tuhan yang sudah sepatutnya untuk dirawat dan dilindungi dengan baik. Ada banyak ancaman penyakit yang mudah menyerang anak-anak termasuk penyakit DBD ini. Maka itu asuransi kesehatan keluarga sangat dibutuhkan agar keluarga Anda dapat merasa aman terhadap penyakit demam berdarah yang ada. Asuransi kesehatan akan siap melindungi keluarga Anda. Ada banyak asuransi kesehatan keluarga yang dapat Anda pilih di Futuready. Di Futuready.com Anda sangat mudah menemukan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda. Ada beberapa produk Asuransi yang ditawarkan supermarket asuransi online ini. Anda bisa cari, pilih, bandingkan, lalu belanja asuransi dengan mudah. Akses online belanja asuransi membuat Anda tak perlu repot-repot, di mana pun dan kapan pun bisa!  Futuready akan memberikan saran produk asuransi terbaik yang bagus untuk keluarga Anda. Bukan hanya saran aja, Anda juga bisa mengajukan klaim asuransi secara online di Futuready.

asuransi kesehatan keluarga

Itulah beberapa upaya pencegahan penularan DBD pada anak yang dapat Anda lakukan. Dengan menjaga kebersihan rumah serta lingkungan tempat tinggal Anda sekeluarga, anak-anak akan aman dari gigitan nyamuk mematikan aedes aegypti. Cara ini akan meminimalisir kemungkinan terjadinya penularan DBD pada buah hati tercinta Anda.

Leave a Reply