Dampak Buruk dari Susah Tidur yang Harus Dihilangkan!

Health

Susah tidur memiliki banyak dampak buruk, baik untuk kesehatan ataupun aktivitas Anda sehari-hari sehingga tidak berjalan normal seperti biasa.

Susah tidur mungkin sudah menjadi kebiasaan buruk yang sering dialami oleh sebagian orang. Ada banyak penyebab yang dialami, seperti kondisi psikis akibat stres, depresi, gangguan kecemasan, maupun kondisi fisik berupa gangguan pernapasan, seperti asma, alergi, atau pilek. Tidak sampai situ, pengaruh minuman alkohol dan kondisi lingkungan sekitar juga bisa menjadi penyebab Anda kesulitan untuk tidur.

Gangguan dalam tidur memang telihat biasa, tetapi ada banyak dampak buruk jika kebiasaan ini terus menurus terjadi. Mulai gangguan pada kesehatan dan juga aktivitas sehari-hari sehingga tidak berjalan produktif. Jika Anda mengalami ini, sebaiknya jangan dibiarkan terlalu lama karena dampak buruk di bawah ini bisa saja Anda alami cepat atau lambat.

Baca juga: Cek Kepribadian dari Kebiasaan Memakai Jam Tangan

Dampak Buruk dari Susah Tidur

Jika kebiasaan ini jarang terjadi, mungkin tidak berdampak apa-apa, tetapi jika ini terjadi secara berulang dan terus-menerus, Anda harus waspada karena bisa berdampak buruk pada kesehatan Anda yang berikut ini.

Penuaan

Penuaan pasti menjadi musuh utama bagi semua wanita. Nah, salah satu penyebab kurang tidur adalah cepat munculnya penuaan dikarenakan ketika kurang tidur, tubuh akan melepaskan hormon stres bernama kortisol yang bisa memecah kolagen, protein yang menjaga kulit tetap elastis dan halus. Hasilnya, kebanyakan orang yang kurang tidur secara terus menerus mengalami kulit pucat, lingkaran hitam di bawah mata, garis-garis halus pada wajah, dan kulit tidak cerah.

Baca juga: Celana Dalam: Kebiasaan dan Dampak Buruk dari Kesalahan Penggunaan

Obesitas

Susah tidur juga bisa membuat berat badan Anda bertambah. Menurut penelitian, orang yang mengalami susah tidur cenderung memiliki nafsu makan dan rasa lapar yang lebih tinggi. Alhasil mereka memilih untuk mengonsumsi makanan dengan kadar lemak dan karbohidrat tinggi. Selain itu, kemungkinan tubuh juga jadi mudah merasa lelah sehingga malas olahraga.

Depresi

Antara depresi dan gangguan tidur memiliki kaitannya yang sangat erat. Susah tidur bisa memicu depresi, sementara depresi juga bisa membuat Anda susah tidur.

Penurunan Sistem Imun

Penyebab berikutnya dari kesulitan tidur adalah berdampak pada sistem kekebalan tubuh Anda melemah. Hasilnya, Anda lebih mudah terserang penyakit. Hal ini terbukti dari orang yang hanya tidur tujuh jam atau kurang setiap malamnya lebih mudah terserang pilek ketimbang yang tidur delapan jam.

Daya Ingat Menurun

Susah tidur juga berdampak pada menurunnya daya ingat. Pasalnya jika Anda tidur dengan nyenyak dalam waktu yang normal, otak akan memproses dan menguatkan ingatan Anda begitupun sebaliknya. Jika Anda kekurangan jam tidur, ingatan cenderung lebih sulit tersimpan dengan baik. Selain itu, kurangnya kualitas maupun kuantitas tidur juga dapat memengaruhi daya konsentrasi Anda, sehingga sulit untuk mengolah informasi dan mengingat.

Baca juga: Fakta Kesehatan: Kopi Bisa Jadi Pilihan Obat Migrain

Sulit Berpikir Jernih

Jika Anda tidak mendapatkan waktu dan kualitas tidur yang cukup, berdampak juga pada kemampuan dalam pengambilan keputusan yang secara drastis akan menurun. Di samping itu, kekurangan jam tidur juga bisa mengakibatkan Anda menjadi lebih teledor, seperti lupa membawa dompet atau ponsel.

Kesuburan Terganggu

Produksi hormon reproduksi akan menurun ketika Anda mengalami gangguan tidur yang berkepanjangan. Jadi, jika ingin cepat punya anak, upayakan untuk tidur nyenyak dengan durasi yang cukup.

Cara Terbaik Mengatasi Susah Tidur

Hingga saat ini masih banyak orang yang belum bisa mengembalikan pola tidur yang normal. Padahal, cara mengatasi susah tidur itu sangat mudah, lho dilakukan. Apa saja ya?

Melakukan Aktivitas yang Melelahkan

Salah satu cara ampun yang bisa mengembalikan jam tidur normal dengan melakukan aktivitas yang membuat Anda lelah, seperti olahraga di setiap sore atau kegiatan lainnya yang bisa membuat Anda cepat tidur. Hal ini dikarenakan Anda banyak mengeluarkan tenaga dan hasrat ingin istirahat akan menjadi lebih kuat sehingga kualitas tidur Anda akan kembali normal dan tidur menjadi lebih nyenyak.

Jangan Dibiasakan Begadang

Untuk kebiasaan ini mungkin sering dilakukan oleh anak muda ataupun pria. Nyatanya, kebiasaan ini bisa menyebabkan gangguan tidur, lho. Daripada Anda begadang yang tidak berguna, lebih baik ubah kebiasaan ini agar pola tidur Anda menjadi stabil kembali.

Tidak Mengonsumsi Obat Tidur

Jangan pernah mencoba untuk mengonsumsi obat tidur jika pola tidur Anda sedang tidak baik. Pasalnya, mengonsumsi obat yang tidak dianjurkan itu memiliki efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Anda akan ketergantungan dengan obat tersebut jika setiap susah tidur selalu mengonsumsinya. Jadi jangan pernah memakan obat tidur tanpa seizin dokter ya!

Jangan Mengonsumsi Kopi Secara Berlebihan

Kandungan kafein pada kopi bisa meningkatkan kinerja jantung dan otak sehingga kesiagaan kita meningkat dan membuat mata lebih tahan lama untuk terjaga. Tidak dilarang jika Anda mengkonsumsi kopi setiap hari, tetapi jangan berlebihan karena berdampak buruk bagi kesehatan kita. Berbagai penyakit akan menyerang serta mengakibatkan kematian. Jadi jangan meminum kopi berlebihan ya, minumlah sewajarnya saja.

Tidak Tidur Siang Berlebihan

Susah tidur juga diakibatkan durasi tidur siang yang berlebihan. Tidur siang memang dianjurkan tetapi dalam durasi yang normal, yaitu 10-20 menit saja. Bukan hanya susah tidur pada malam harinya saja, tetapi tidur siang yang berlebihan juga bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula yang tinggi.

Jangan pernah menyepelekan perubahan apa pun yang ada di dalam tubuh Anda. Baik itu kebiasaan ataupun kondisi tubuh yang mulai aneh, termasuk gangguan tidur. Pasalnya, jika kebiasaan ini terus menurus dilakukan tanpa ada pencegahan, akan berdampak pada kesehatan dan timbulnya berbagai penyakit.

Comments are closed.