Daun Insulin, Pengobatan Alami Diabetes, Benarkah?

Health

Daun insulin dipercaya sebagai pengobatan alami bagi penderita gula darah, namun benarkah hal itu? Simak pemaparannya yuk!

Banyak dari kita yang memercayai pengobatan sebuah penyakit dengan cara tradisional atau alami. Meskipun, obat medis pun sudah banyak terbukti bisa menyembuhkan, namun masih banyak orang yang ingin mencoba pengobatan alami demi mengurangi risiko kimiawi.

Penyakit diabetes sendiri digadang-gadang memiliki obat alami yang sering disebut dengan daun insulin. Daun yang memiliki nama latin Costus igneus ini diyakini dapat menurunkan gula darah bagi penderita diabetes. Berikut pemaparan lebih jelas tentang manfaat daun isulin bagi penderita diabetes.

Baca juga: Cek Kebenaran Manfaat Kapur Sirih, Ini Penjelasan Medisnya!

Manfaat Daun Insulin untuk Menurunkan Gula Darah

Mengonsumsi daun ini diyakini dapat menurunkan kadar glukosa darah. Pernyataan ini diperkuat oleh sebuah penelitian dari Kasturba Medical College yang secara spesifik meneliti manfaat daun insulin terhadap kadar gula darah penderita diabetes di India. Penelitian ini juga membandingkan efektivitas daun ini dengan keampuhan obat diabetes Glibenclamide.

Peneliti mengamati manfaat tersebut setelah mengumpulkan dan mengeringkan daun yang dibudidayakan di Mangalore, Karnataka, India, selama bulan September dan Oktober. Setelah dikeringkan, dedaunan ini ditumbuk halus sampai menjadi bubuk puyer, ditakar menjadi dosis-dosis kecil, dan kemudian dilarutkan dengan air.

ragam manfaat daun insulin

Air larutan tersebut kemudian akan diberikan kepada tikus jantan. Dalam beberapa hari pertama penelitian, tikus-tikus ini sudah lebih dulu diberikan obat Glibenclamide. Beberapa hari selanjutnya barulah tikus-tikus lab tersebut diberikan air minum larutan daun bernama latin Smallanthus sonchifolius.

Selama penelitian ini, tikus lab juga diharuskan berpuasa agar kadar gula darahnya menurun. Hasilnya penurunan kadar gula darah 2 jam postprandial (GD2PP alias gula darah setelah makan) setelah minum air insulin tampak setara dengan penurunan GD2PP dengan pengobatan Glibenclamide.

Penelitian lain, masih dari India, yang diterbitkan oleh International Journal of Ayurveda Research juga menemukan hal serupa. Peneliti melaporkan bahwa daun ini mampu menurunkan kadar gula darah puasa (GDP) dan kadar GD2PP ke taraf normal pada tikus lab yang mengalami hiperglikemia setelah diinduksi dengan obat dexamethasone.

Manfaat Lain

Manfaat daun isatu ini untuk diabetes sejauh ini belum sepenuhnya terbukti oleh penelitian medis. Namun sejumlah penelitian melaporan daun ini juga tampak berpotensi untuk:

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Menurut sebuah penelitian dari India, efek penurunan tekanan darah dari daun costus igneus berasal dari efek diuretiknya yang bekerja mirip dengan obat furosemide. Furosemide adalah obat diuretik yang salah satunya digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

Penelitian ini membandingkan efek daun yang mengandung insulin dosis 100 dan 200 mg per kilogram berat badan dengan furosemide per 4 mg/kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa costus igneus memiliki efek penurunan kadar kalium dan natrium yang sama banyaknya dengan efek obat furosemide.

Yang perlu dipahami, pengendapan natrium dan kalium yang terlalu banyak dalam darah memang terkait dengan peningkatan tekanan darah seiring waktu.

Mengandung Antioksidan

Daun ini dilaporkan mengandung dua senyawa antioksidan bernama quercetin dan diosgenin berguna untuk melawan efek radikal bebas pada organ hati, pankreas, dan ginjal tikus yang mengalami diabetes.

Sebuah penelitian lainnya menemukan bahwa aktivitas antioksidan daun ini tergolong sangat tinggi, berkadar sekitar 89,5% dan 90 persen.

Sifat Antimikroba

manfaat insulin

Ekstrak metanol dari kandungan daun Costus igneus menunjukkan aktivitas antibakteri yang bekerja melawan perkembangan bakteri Bacillus megateriumMicrococcus leuteusStaphylococcusn aureusStreptococcus lactisSalmonella dan bakteri Pseudomonomon aeruginosa negatif.

Ekstrak etanol daun Costus igneus juga ditemukan menunjukkan aktivitas antibakteri dan antijamur terhadap bakteri E. coli dan Candida albicans.

Memiliki Efek Diuretik

Sebuah penelitian menemukan tanaman insulin memiliki efek diuretik yang mirip dengan furosemide, yaitu obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan edema. Efek diuretik tersebut membuat ginjal mengeluarkan garam dan cairan tubuh yang tidak dibutuhkan atau berlebihan melalui urine.

Mencegah Gangguan Jantung

Ekstrak tanaman insulin diyakini mampu menurunkan kadar kolesterol yang tinggi, sehingga dipercaya dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.

Baca juga: Cuka Apel, Minuman Penuh Khasiat untuk Tubuh

Cara Lain Menurunkan Gula Darah

sama seperti jamu serta obat-obatan herbal lainnya, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter yang menangani Anda jika ingin mencoba menggunakan daun satu ini untuk mengelola diabetes.

Tidak semua obat atau tanaman herbal akan memunculkan efek yang seragam pada setiap orang. Jamu dan obat-obatan herbal juga tidak memiliki standar dosis yang tepat. Salah dosis atau cara pemakaian mungkin malah dapat berisiko memperburuk diabetes Anda.

Rutin berobat ke dokter adalah satu-satunya cara yang terbukti aman untuk mengendalikan diabetes. Berikut adalah cara lainnya yang juga efektif untuk membantu menurunkan gula darah:

Suntik Insulin

Diabetes disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah cukup. Insulin adalah hormon alami yang berfungsi untuk memecah gula darah menjadi energi agar kadarnya tidak jadi berlebihan dalam tubuh.

Maka dari itu, beberapa penderita diabetes mungkin perlu bantuan tambahan hormon insulin sintetis dari suntikan untuk mengendalikan gula darahnya. Menyuntikkan insulin umumnya dilakukan di saat tertentu, seperti 15 atau 30 menit sebelum makan. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter Anda mengenai pemakaian suntik insulin yang lebih terperinci.

Minum Cukup Air Putih

Minum air putih adalah kebiasaan baik yang perlu diterapkan para penderita diabetes. Selain untuk mencegah dehidrasi karena gejala diabetes akan membuat Anda sering haus, asupan cairan yang mencukupi dapat menetralisir kelebihan gula dalam darah untuk kemudian dibuang bersama urine.

Usahakan mencukupi kebutuhan air dengan minum 8 gelas per hari, tapi jumlah ini juga mungkin bervariasi untuk setiap orang. Pada dasarnya semakin intens dan sering Anda beraktivitas fisik, kebutuhan minum air harus lebih banyak lagi.

Olahraga

Olahraga adalah cara yang baik untuk mengendalikan kadar gula darah Anda. Selain itu, olahraga juga turut membantu jantung bekerja lebih efisien untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

khasiat insulin

Anda bisa berolahraga minimal 15 menit dalam sehari. Namun, jangan lupa untuk sesekali istirahat dan cek gula darah di sela-sela sesi olahraga untuk mencegah gula darah merosot terlalu rendah saat beraktivitas.

Membatasi Konsumsi Gula

Sudah jadi rahasia umum jika penderita diabetes harus mengurangi makan gula atau makanan yang berkalori kosong. Karbohidrat sederhana dari gula murni atau tepung dapat melonjakkan kadar gula darah setelah makan yang berbahaya bagi kondisi Anda.

Dari pemaparan di atas, tentu keputusan Anda apakah akan menggunakan daun ini sebagai pengobatan atau tidak. Sebab hal itu harus menjadi kepercayaan Anda, antara pengobatan tradisional atau medis. Yang pasti, selalu perhatikan kadar gula darah Anda dan kurangi konsumsi makanan yang tinggi kadar gula sebagai upaya pencegahan penyakit diabetes. Selamat mencoba!

Baca juga: Kandungan Daun Salam Yang Bermanfaat Bagi Kesehatan

Comments are closed.