Fakta Menarik dan Makanan Sehat untuk Ibu Menyusui

Health

Ibu menyusui memegang peranan penting bagi pertumbuhan sang buah hati. Oleh karena itu, pahami fakta dan makanan sehat untuk ASI.

Anak merupakan salah satu karunia terindah yang diberikan oleh Tuhan pada setiap keluarga, terlebih untuk para wanita. Sebab, wanitalah yang memiliki peran luar biasa, mulai dari kandungan hingga sang buah hati lahir ke dunia. Tak berhenti sampai di situ, para ibu pun memiliki tugas yang sangat penting bagi pertumbuhan sang anak, yaitu menyusui.

Mungkin sebagian besar dari Anda sudah tahu bahwa air susu ibu atau biasa disingkat ASI merupakan asupan terbaik untuk si kecil. Hal ini tak lepas dari lengkapnya nutrisi yang terdapat pada ASI. Bahkan, beberapa nutrisi tersebut tidak ada pada susu formula yang dianggap sebagai pengganti paling baik untuk ASI.

Jika Anda berpikir bahwa proses menyusui merupakan hal yang mudah, Anda salah besar. Banyak sekali fakta menarik yang belum banyak diketahui oleh orang-orang seputar ibu menyusui. Mari kita lihat satu per satu fakta menarik seputar ibu menyusui di bawah ini!

Fakta Menarik Ibu Menyusui

Payudara Mengeluarkan ASI Saat Berhubungan Intim

Meski fokus yang ada di hadapan ibu menyusui adalah bayi yang butuh asupan ASI, bukan berarti para ibu tidak boleh melakukan hubungan intim dengan suaminya. Namun, ada fakta menarik di balik ibu menyusui yang melakukan hubungan intim dengan suami.

Saat ibu mengalami orgasme, pituaritary land di otak akan mengeluarkan hormon oksitoksin yang disebut juga sebagai hormon cinta. Hormon oksitoksin tersebut akan menyebabkan ASI mengalir dari payudara. Semburan ASI akan terjadi saat bayi menyusu, tapi hal ini juga bisa terjadi saat ibu menyusui melihat foto sang buah hati, mendengar si bayi menangis, atau bahkan mendengar bayi lain menangis. Apa pun yang membuat perasaan ibu menyusui senang dapat membuat ASI mengalir deras.

Hal ini pun berlaku saat ibu menyusui berhubungan intim dengan suami. Sebab, berhubungan intim merupakan salah satu kegiatan yang tentunya dapat membuat ibu menyusui memiliki rasa puas dan senang. Tak heran jika saat berhubungan dengan suami, ASI akan keluar dari payudara ibu menyusui.

Ibu Menyusui bakal Mengalami Berbagai Macam Emosi

Karena hormon oksitoksin yang keluar, seorang ibu akan mengalami perasaan bahagia saat menyusui. Akan tetapi, beberapa ibu menyusui mengatakan bahwa mereka juga merasakan kehausan yang hebat, perasaan protektif, dan juga ikatan yang mendalam dengan si bayi.

Selain itu, ibu menyusui juga bisa merasakan kenikmatan seksual dari proses menyusui, meskipun hal ini sangat jarang terjadi. Beberapa ibu akan mengalami momen kegelisahan, ada yang mengalaminya hingga 20 menit. Kondisi ini disebut D-MER, yakni pengalaman fisiologis yang terjadi karena ketidakseimbangan tingkat hormon dopamin dalam tubuh ibu menyusui.

Masih Merasakan Kontraksi

Mungkin orang berpikir bahwa kontraksi hanya terasa pada saat proses melahirkan. Padahal, kontraksi pada ibu hamil akan berlanjut hingga ibu menyusui. Pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan, ibu menyusui akan mengalami kram di perut saat menyusui. Kram yang dialami mirip dengan kram saat datang bulan.

Kram ini adalah cara tubuh ibu menyusui untuk merangsang kontraksi, agar rahim ibu bisa kembali ke ukuran normal seperti sebelum kehamilan.

Payudara Terasa Keras Seperti Batu

Hal ini hanya bisa dipercaya bagi para wanita yang mengalaminya sendiri. Payudara akan membesar dan sangat kencang, seperti balon yang siap meledak. Payudara bengkak merupakan hal normal yang terjadi pada hari-hari pertama setelah melahirkan, jika ibu menyusui tidak mengeluarkan ASI secara penuh. Tetapi, setelah ibu menyusui bayi dan rutin mengosongkan ASI, payudara akan terasa normal kembali.

Sebagai asupan terpenting untuk bayi, sudah seharusnya ASI memenuhi segala nutrisi yang dibutuhkan oleh si kecil. Namun, nutrisi tersebut tak akan terpenuhi jika ibu menyusui tidak mengonsumsi makanan yang tepat. Sebab, nutrisi yang ada pada ASI sangatlah bergantung pada asupan sang ibu.

Sejatinya, banyak sekali makanan bernutrisi yang dapat dikonsumsi ibu menyusui. Namun, dari sekian banyak, berikut adalah makanan sehat yang parlu dikonsumsi para ibu menyusui!

Makanan Sehat untuk Ibu Menyusui

Telur

Sebagai salah satu sumber protein, telur merupakan pilihan mudah untuk ibu menyusui. Jika ingin menambah asam lemak esensial pada air susu ibu (ASI), maka pilih telur yang difortifikasi DHA. Ibu menyusui bisa mengonsumsi telur rebus ataupun telur orak arik untuk sarapan.

Salmon

Ikan salmon merupakan salah satu sumber DHA untuk perkembangan sistem saraf bayi. Tingkat DHA dalam ASI tergantung dari jenis makanan yang dikonsumsi ibu menyusui. Selain itu, DHA dalam salmon juga mampu mencegah depresi pasca melahirkan. Namun batasi konsumsi salmon hingga 12 ons per minggu, untuk mengurangi risiko bayi terpapar merkuri.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, rendah kalori dan kaya kandungan vitamin A yang baik untuk bayi dan ibu menyusui. Selain itu, sayuran hijau juga kaya akan kalsium, vitamin C, zat besi dan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan jantung.

Susu

ASI dengan kandungan kalsium tinggi akan membantu perkembangan tulang bayi. Susu merupakan salah satu sumber kalsium yang baik. Selain itu, susu juga mengandung vitamin D, protein, dan vitamin B. Tiga cangkir susu per hari akan memenuhi kebutuhan ibu menyusui. Jika tidak suka susu, cobalah mengonsumsi yoghurt yang juga banyak mengandung kalsium dan protein.

Menjadi ibu menyusui merupakan tugas yang mulia bagi seorang wanita. Oleh sebab itu, pastikan nutrisi ASI terpenuhi dengan mengonsumsi makanan sehat di atas.

Comments are closed.