Mengenal Gejala Penyakit Vertigo dan Cara Menanganinya!

Health

Pernahkah Anda merasakan penyakit vertigo? Apa yang sebenarnya terjadi pada Anda? Yuk, cari tahu!

Pernyataan mengenai penyakit vertigo sebenarnya kurang tepat. Namun hal ini sudah lumrah dipahami oleh banyak orang. Padahal, vertigo merupakan sebuah gejala akibat dari terganggunya sistem saraf pusat.

Sensasi yang dirasakan oleh orang yang mengalami vertigo adalah dunia di sekelilingnya seakan berputar. Seseorang yang merasakannya tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya. Yakni tidak bisa berdiri tegak maupun berjalan.

Kondisi ini memaksa seseorang untuk menghentikan aktivitas hariannya. Kejadian ini bisa berlangsung lama. Durasi paling lama adalah sekitar dua hari. Parahnya, kondisi ini bisa terjadi kapan saja sehingga seseorang akan kehilangan kualitas hidupnya.

Mengingat vertigo menjadi penghalang untuk sejumlah aktivitas, Anda tentunya harus berhati-hati. Terhitung sejak Anda mengalami penyakit vertigo ringan, Anda disarankan untuk segera melakukan penanganan. Tujuannya supaya kondisi ini tidak semakin parah. 

Tandanya Seseorang Menderita Penyakit Vertigo

Vertigo ini mirip sekali ketika seseorang mabuk perjalanan. Suasananya serba tidak nyaman. Tidak ada gairah untuk melakukan berbagai hal terkecuali hanya berbaring untuk istirahat.

Pada anak-anak, vertigo ini terjadi seperti setelah anak berputar-putar beberapa kali dan berhenti tiba-tiba. Akibat aktivitas ini, anak-anak tidak bisa menjaga keseimbangannya.

Sementara bagi orang dewasa, vertigo ini bisa juga terjadi. Meskipun tidak melakukan aktivitas seperti berputar-putar laiknya anak-anak bermain, keseimbangannya tidak didapatkan. Dan kondisi inilah yang harus diwaspadai.

Ada beberapa gejala yang menandai kalau seseorang sedang mengalami vertigo. Gejala paling umum adalah kepala terasa kliyengan dan berputar. Pusing juga akan dirasakan dan keseimbangan tubuhnya semakin menurun.

Ketika pandangan sekitar terlihat berputar, seseorang akan mengalami mual dan muntah. Beberapa kasus, penderitanya akan mengeluarkan keringat berlebih. Bahkan ada yang merasakan jika telinga berdenging, pandangan mata tidak normal, dan muncul sensasi akan jatuh.

Sensasi inilah yang membuat penderitanya tidak mampu menjalani aktivitasnya dengan baik. Kebanyakan penderita akan lebih memilih berdiam diri. Khususnya berbaring bila dirasa sangat parah. Bahkan, ada yang mengalami pingsan jika kondisinya sangat parah.

Jenis-jenis Vertigo

Penyakit vertigo ini disebabkan oleh banyak hal. Tergantung dari jenis vertigo yang diderita oleh seseorang. Secara umum, jenis vertigo ini terbagi menjadi dua.

Jenis Vertigo Periferal

Vertigo periferal ini paling sering dialami oleh seseorang. Penyebab utamanya adalah terganggunya telinga bagian dalam. Gangguan ini menyebabkan ketidakseimbangan tubuh.

Perlu diingat bahwa telinga bagian dalam punya fungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh. Ketika akan melakukan gerakan, sinyal dikirimkan dari bagian telinga dalam menuju otak.

Tetapi bila terjadi gangguan, sinyal ini akan terhenti. Hal ini menyebabkan rasa sakit dan pusing. Dan gangguan pada telinga bagian dalam ini bisa disebabkan oleh infeksi virus maupun peradangan.

Jenis Vertigo Sentral

Di urutan kedua, jenis vertigo adalah vertigo sentral. Tentunya berbeda dengan peripheral. Dengan kata lain, penyebab utamanya juga berbeda.

Jika periferal disebabkan oleh terganggunya telinga bagian dalam, maka vertigo sentral disebabkan oleh terganggunya otak seseorang. Otak kecillah yang biasanya terganggu. Hal ini lantas menyebabkan ketidakseimbangan dalam menjalankan aktivitas.

Penyebab terganggunya otak ini juga banyak sekali. Di antaranya adalah migrain, tumor otak, stroke, gangguan sinyal saraf pada sistem saraf otak sampai mengkonsumsi jenis-jenis obat tertentu.

Cara Mendiagnosa Penyakit Vertigo

Untuk memastikan apakah seseorang menderita penyakit vertigo atau tidak, dibutuhkan sebuah pemeriksaan. Pemeriksaan ke dokter wajib dilakukan. Dan pemeriksaan ini bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Pemeriksaan pertama adalah tes impuls kepala. Cara kerjanya adalah meminta pasien untuk menatap benda tertentu. Di saat yang sama, kepala pasien digerakkan dengan cepat.

Dari sini bisa dilihat bagaimana fokus mata pasien terjaga. Ketika mata pasien masih fokus pada benda tersebut, bisa dipastikan negatif vertigo. Sebaliknya bila tidak fokus, kemungkinan pasien sedang menderita vertigo.

Kedua adalah tes unterberger. Tes ini meminta pasien untuk berdiri dengan kaki lurus. Setelah itu, pasien diminta untuk berjalan di tempat sambil mengangkat lutut setinggi mungkin selama 30 detik.

Selain itu, seseorang diminta untuk memejamkan mata. Jika seseorang berputar ke arah lain, seseorang ditengarai sedang menderita penyakit vertigo.

Pengobatan untuk Menangani Vertigo

Sebenarnya, vertigo ini akan hilang sendiri. Hal ini dikarenakan otak telah mampu beradaptasi dengan cepat. Tapi ada beberapa kasus di mana penderitanya butuh terapi pengobatan untuk menanganinya dengan cepat.

Salah satu cara untuk menangani vertigo adalah dengan rehabilitasi vestibular. Rehabilitasi ini disarankan bagi penderita yang sering mengalami vertigo. Tujuan dari rehabilitasi ini adalah untuk menguatkan sistem vestibular sehingga terjaga keseimbangan tubuh.

Penanganan kedua adalah dengan memanfaatkan obat. Mengenai obatnya disesuaikan dengan penyebab utamanya. Normalnya, obat diberikan untuk meringankan masalah seperti mual yang merupakan bagian dari gejala vertigo.

Tapi bila penyebabnya berasal dari infeksi, antibiotik menjadi pilihan yang pas. Tujuan utamanya adalah untuk mengembalikan kesehatan bagian tubuh yang terinfeksi. Yakni pada bagian dalam telinga seseorang.

Sementara cara penanganan lainnya yang lebih parah adalah dengan metode operasi. Operasi ini dilakukan jika menderita penyakit vertigo lantaran cedera otak ataupun tumor. Pembedahan dilakukan untuk menangani masalah paling mendasar tersebut.

Ketika masalah yang memicunya teratasi, vertigo juga akan menghilang. Intinya, penanganannya diambil sesuai jenis penyebab utamanya. Oleh karenanya, Anda perlu memeriksakan diri supaya diketahui penyebabnya secara pasti.

Setelah mengenali penyebab utamanya, Anda baru bisa melanjutkan tahapan penanganan. Penanganan dari dokter akan jauh lebih baik, karena dokter tahu betul apa yang harus dilakukan untuk menangani penyakit vertigo secara cepat dan tepat.

Comments are closed.