Hari AIDS Sedunia, dari Ide Hingga Resmi Jadi Hari Penting Internasional

Health


Notice: get_currentuserinfo is deprecated since version 4.5.0! Use wp_get_current_user() instead. in /home/frwwwartikel/public_html/wp-includes/functions.php on line 3896

Masih dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember setiap tahunnya. Hari tersebut menjadi angin segar bagi permasalahan AIDS di dunia. Namun, sebelum tercatat sebagai hari penting internasional, Hari AIDS Sedunia harus melalui perjuangan yang keras.

1 Desember dinyatakan sebagai Hari AIDS Sedunia. Pada hari tersebut, seluruh masyarakat dari berbagai belahan dunia berkampanye untuk menekan angka pengidap AIDS dengan melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah dengan sosialisasi agar masyarakat tidak terjangkit sindrom yang disebabkan oleh virus HIV ini.

Melalui kegiatan ini pula Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) dirangkul untuk tetap bersosialisasi dengan masyarakat dan semangat menjalani hidup normal seperti orang-orang pada umumnya. Tujuan dirayakannya Hari AIDS Sedunia ini sendiri adalah untuk melindungi ODHA dari berbagai ancaman, baik kesehatan hingga sanksi sosial.

Meski sampai saat ini belum ada obat untuk mematikan virus HIV, dengan dukungan dan semangat yang besar, tak jarang membuat kesempatan hidup para ODHA semakin besar.

Tentu dampak positif yang ditimbulkan oleh adanya Hari AIDS Sedunia ini sangatlah besar, khususnya bagi para ODHA. Tapi, jauh sebelum ditetapkannya Hari AIDS Sedunia pada tanggal 1 Desember, banyak hal yang harus diperjuangkan hingga akhirnya hari tersebut dianggap hari penting internasional.

Yuk, simak informasi lengkap seputar Hari AIDS Sedunia di bawah ini!

hari hiv aids sedunia

Sumnber: Keystoneshops

Tercetusnya Ide Hari AIDS Sedunia

Pada awalnya, Hari AIDS Sedunia diusulkan pada Agustus 1987 oleh dua orang penting di World Health Organization (WHO) yang bergerak di Program AIDS Global, yaitu James W. Bunn dan Thomas Netter. Ide ini diusulkan saat WHO mengadakan acara di Geneva, Swiss. Ternyata, usulan mereka pun disetujui oleh Direktur Program AIDS Global, Dr. Mann.

Selanjutnya, ide tersebut masuk ke tahap lebih serius dengan mengumpulkan Menteri Kesehatan dari berbagai negara untuk membahas program apa saja yang akan dijalankan. Sejak saat itulah, Hari AIDS Sedunia diresmikan pada tanggal 1 Desember.

Hari AIDS Sedunia Dikritik Berbagai Pihak

Segala ide pasti akan mengalami pro dan kontra dari berbagai pihak, tak terkecuali Hari AIDS Sedunia ini. Pada 1996, Program Bersama PBB untuk HIV/AIDS (UNAIDS) mulai bekerja dan mensosialisasikan segala hal penting tentang AIDS. Target yang dituju oleh UNAIDS ini adalah anak-anak dan usia produktif.

Alih-alih mendapat dukungan, program ini justru mendapat kritik keras. Banyak pihak menyerang target sosialisasi UNAIDS yang dinilai terlalu mengerucut. Menurut mereka, ODHA bukan hanya anak-anak dan usia produktif saja, tapi juga usia tua.

Tapi, lambat laun, kritik keras pada UNAIDS mulai mereda dan pada akhirnya program tersebut memperoleh dukungan optimal dari berbagai pihak dan instansi.

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Tema Kampanye Hari AIDS Sedunia Berbeda Tiap Tahun

Setelah resmi berdiri dan bekerja, UNAIDS selalu membuat tema berbeda untuk merayakan Hari AIDS Sedunia. Salah satu tema yang paling melekat dan efektif adalah “Hentikan AIDS, Jaga Janjinya”. Sedangkan pada 2018 ini, tema yang diangkat adalah “Saya Berani, Saya Sehat”.

Meski melalui proses yang tidak mudah, nyatanya Hari AIDS Sedunia pun akhirnya diresmikan dan selalu kita rayakan pada 1 Desember. Jadi, sudah sepantasnya kita ikut memeriahkannya dengan suka cita dan semangat positif. Ingat, jauhi penyakitnya, bukan penderitanya!

Comments are closed.