Pahami Perasaan Insecure, Ini Dia Cirinya!

HealthLifestyle & Leisure

Insecure bisa dirasakan pada diri sendiri hingga berdampak pada hubungan dengan orang lain, penasaran gejala apa yang biasanya dirasakan?

Manusia diciptakan bukan hanya mendapatkan anugerah lahir tetapi juga batin. Karenanya dalam raga manusia tersemat juga beberapa perasaan yang terkadang muncul. Salah satu macam perasaan yang alamiah muncul pada diri setiap individu yaitu perasaan insecure atau rasa tidak aman.

Perasaan ini bisa muncul pada berbagai situasi atau ranah sosial apapun. Sebenarnya, insecure merupakan hal yang wajar. Namun terkadang perasaan ini bisa jadi masalah kalau Anda rasakan berlarut-larut.

Baca juga: Waspada Kecenderungan Workaholic, pahami ciri-cirinya!

Ciri-ciri Perasaan insecure dalam Diri

Siapa pun bisa merasakan perasaan seperti ini, termasuk mungkin Anda. Tapi, jangan buru-buru mengatakan Anda sedang merasa tidak aman. Cek dulu apakah ciri-ciri di bawah ini merepresentasikan diri Anda, berikut penjelasannya:

Memandang Diri Sendiri Lebih Rendah

Orang yang sedang insecure menilai bahwa diri mereka tidak lebih baik dari orang lain. Mereka sadar bahwa kepercayaan diri mereka sedang turun dan tentu akan sangat memengaruhi kehidupan mereka. Dengan kepercayaan diri yang menurun ini tentu akan menghambat dia dalam melakukan apapun.

Menghindari Berinteraksi dengan Orang Lain

perasaan insecure

Tanda berikutnya adalah mereka akan cenderung untuk menghidari bertemu dan berinteraksi dengan orang lain, termasuk juga orang yang baru mereka kenal. Orang yang sedang insecure akan merasa lebih terpuruk ketika membicarakan pencapaian satu sama lain, apalagi jika ia merasa belum mencapai apa-apa. Walaupun, jika dilihat dari sisi positifnya dengan berkomunikasi dan saling memberi masukan setidaknya bisa membantu untuk mengurangi kegelisahan yang sedang mereka alami.

Enggan Keluar dari Zona Nyaman

Enggan untuk keluar dari zona nyaman dan berpikir out of the box merupakan salah satu tanda orang yang mengidap insecurity. Hal ini bisa dipengaruhi oleh pengalaman di masa lalu seperti pengalaman ketika ditolak, dikhianati ataupun pengalaman buruk lainnya yang mendatangkan ketakutan tersendiri bagi mereka. Tentunya ketakutan-ketakutan ini menghambat mereka yang seharusnya bisa mengembangkan diri. Ada masanya Anda harus benar-benar mengubur pengalaman-pengalaman buruk dan belajar dari itu ya.

Sering Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Membandingkan diri dengan orang lain memang bisa menjadi stimulus untuk sebagian orang yang ingin menjadi lebih baik dari orang tersebut. Namun bagi orang yang merasa tidak aman, tentu kebiasaan ini merupakan kebiasaan yang buruk karena dengan membandingkan diri dengan orang lain akan menambah tingkat ketidakpercayaan diri mereka.

Memiliki Ketakutan dan Kekhawatiran yang Berlebihan

mengatasi perasaan insecure

Tanda berikutnya adalah Anda sering merasa takut yang berlebihan terhadap apapun. Anda cenderung terlalu lama berpikir ketika ingin memulai sesuatu. Mempertimbangkan sesuatu sebelum bertindak memang hal yang baik, namun jika terlalu lama Anda bisa tertinggal juga.

Haus Akan Pengakuan dan Pujian dari Orang Lain

Orang yang sedang merasa tidak aman akan cenderung minder dan memiliki kepercayaan diri yang turun, sehingga mereka selalu merasa membutuhkan pengakuan dan pujian atas apa yang mereka lakukan dari orang lain. Walaupun pujian merupakan bentuk apresiasi, tapi kalau Anda terus-terusan ingin dipuji, lantas mana bagian dirimu yang menguatkan?

Sulit Mengapresiasi Kinerja Orang Lain

Tanda terakhir namun tidak kalah penting adalah mereka yang sedang merasa insecurity cenderung sulit untuk mengapresiasi apapun yang telah dilakukan orang lain. Hal ini disebabkan karena mereka cenderung lebih sibuk untuk menggali kelemahan orang lain dibanding dengan mengapresiasi kinerja mereka.

Ciri-ciri Insecurity yang Muncul dalam Hubungan

Menjalin hubungan dengan seseorang artinya Anda akan terbuka dan berbagi hal-hal intim dengan pasangan Anda. Maka itu, tidak jarang rasa insecurity muncul dalam hubungan Anda.

Seperti yang dilansir dari laman Good Therapy, rasa tidak aman atau insecurity muncul karena rasa tidak percaya diri yang mungkin diakibatkan oleh pengalaman tertentu. Apabila ketidakpercayaan diri yang Anda alami berhasil di atasi, rasa tidak aman mungkin tidak terlalu berdampak pada hubungan Anda.

Memiliki perasaan tidak aman atau tidak aman dalam hubungan tentu akan menyulitkan Anda untuk memercayai orang yang Anda sayangi. Supaya perasaan ini memberikan dampak buruk yang amat besar pada hubungan Anda, sebaiknya Anda mengetahui ciri-cirinya agar tahu cara menanganinya.

Berikut ini adalah beberapa tanda Anda memiliki perasaan insecurity dalam hubungan:

Baca juga: Simak Langkah Memulai Pola Hidup Sehat Sejak Dini!

Tidak Dapat Menenangkan Diri Sendiri

Apakah Anda termasuk seseorang yang sering panik ketika pasangan Anda sulit untuk dihubungi meskipun Anda tahu bahwa itu adalah saat ketika mereka bekerja atau beraktivitas yang lain?

Bagi orang yang memiliki perasaan tidak aman dalam hubungan, mereka cenderung tidak dapat tenang ketika pasangannya ‘hilang’ hanya beberapa saat.  Akibatnya, orang dengan sifat seperti cenderung berpikir terlalu jauh dan berprasangka yang tidak-tidak. Pikiran inilah yang akhirnya membuat mereka merasa akan kehilangan pasangannya.

Apabila hal tersebut sering terjadi pada Anda atau pasangan, kemungkinan besar hubungan Anda didominasi oleh perasaan insecurity. Ingat, hubungan yang tidak sehat biasanya berawal dari perasaan tidak aman, sehingga membuat Anda atau pasangan tidak percaya satu sama lain.

Terus Menerus Menuntut Kasih Sayang

Selain suka memiliki pikiran yang berlebihan, orang yang memiliki perasaan insecurity dalam hubungan biasanya selalu menuntut pasangannya untuk menunjukkan bukti bahwa ia menyayanginya. Semua orang merasa senang ketika dicintai orang lain, tapi meminta perlakuan manis secara berlebihan oleh pasangan bukanlah hal yang wajar.

Biasanya, mereka akan sering membandingkan perasaan sayang yang diterimanya, dengan perasaan sayang yang ditunjukkan pasangan kepada orang lain.

Misalnya, Anda menganggap bahwa pasangan Anda lebih peduli pada teman-temannya. Hal tersebut membuat Anda terus menuntut perlakuan yang menunjukkan kasih sayang karena takut dan tidak percaya diri bahwa pasangan Anda benar-benar menyayangi Anda.

Pernyataan di atas dibuktikan oleh sebuah studi dari University of Waterloo. Para peneliti mengungkapkan bahwa orang-orang yang tidak percaya diri umumnya akan mendahului kebutuhan dirinya sendiri dan takut penolakan dari pasangan mereka.

Menghindari Konflik

Di dalam hubungan, bertengkar karena perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, bahkan di dalam hubungan yang sehat.

Perbedaan pendapat tersebut memang akan menimbulkan konflik di dalam hubungan, tetapi ketika Anda dan pasangan berusaha untuk menutupinya tentu tidak baik untuk Anda berdua. Hal ini dikarenakan menghindari konflik dapat menjadi salah satu ciri adanya perasaan insecurity dalam hubungan Anda berdua.

Anda berdua tidak dapat mengemukakan apa yang sebenarnya dipikirkan saat itu, sehingga komunikasi yang baik tidak terjalin di antara Anda berdua. Walaupun dari luar terlihat tidak apa-apa, menyembunyikan perasaan agar tidak bertengkar hanya akan membuat hubungan tidak sehat.

Sering Cemburu

Merasa cemburu ketika menjalin hubungan dengan seseorang adalah perasaan yang sangat normal. Akan tetapi, jika kecemburuan tersebut berlebihan, hal tersebut dapat memengaruhi hubungan Anda secara signifikan.

faktor penyebab insecure

Perasaan cemburu berlebihan merupakan ciri-ciri yang memperlihatkan bahwa Anda sedang berada di dalam hubungan yang tidak sehat. Ingat, kecemburuan yang berlebihan berasal dari tidak percaya terhadap diri sendiri dan pasangannya. Bahkan, orang yang merasa tidak aman di dalam hubungannya mencoba untuk mengontrol semuanya, baik hubungan mereka maupun pasangannya sendiri.

Baca juga: Kenali Berbagai Jenis dan Gejala Gangguan Kecemasan

Bila Anda pernah merasakan perasaan insecurity, hal tersebut bisa di bilang hal yang wajar. Tetapi, ada beberapa kriteria yang harus juga Anda perhatikan agar perasaan tersebut tidak berlarut-larut. Apabila perasaan tersebut berlangsung lama, jangan lupa untuk mendatangi dokter ahli ya!

Comments are closed.