Jangan Abaikan, Ini Gejala dan Penyebab Radang Tenggorokan

Health


Notice: get_currentuserinfo is deprecated since version 4.5.0! Use wp_get_current_user() instead. in /home/frwwwartikel/public_html/wp-includes/functions.php on line 3896

Radang tenggorokan memang bukan penyakit yang berbahaya, tetapi penyakit ini sangat dihindari karena berdampak pada rasa sakit dan juga panas di bagian tenggorokan hingga menyebabkan kesulitan untuk mengonsumsi makanan.

Radang tenggorokan atau dalam istilah dokter disebut faringitis adalah sakit di sekitar tenggorokan yang disebabkan oleh adanya radang di bagian belakang tenggorokan atau yang sering disebut panas dalam. Hampir sebagian orang yang menderita penyakit ini merasa ketidaknyamanan karena tenggorokan terasa sangat sakit dan juga panas. Tentu rasa sakit ini sangat menyiksa sehingga menyebabkan kesulitan untuk makan. Meskipun bukan termasuk ke dalam penyakit serius, tetapi penyakit ini jangan dianggap remeh. Anda tetap harus mengobatinya agar penyakit tersebut tidak memicu munculnya penyakit lain.

Selain sebagai penyakit tunggal, rupanya radang tenggorokan juga menjadi gejala umum dari beberapa penyakit lain, seperti flu, demam, dan demam kelenjar (mononukleosis). Bedanya, jika sakit radang tenggorkan biasa akan mereda tanpa obat dalam waktu kurang dari seminggu. Tetapi jika penyakit ini termasuk gejala awal, tentu dibutuhkan penanganan lanjut dari dokter. Oleh karena itu, jangan pernah anggap remeh jika Anda mengalami penyakit ini.  Nah, untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini akan dijabarkan seputar gejala, penyebab, dan risiko dari penyakit ini. Disimak ya!

Baca juga: Ini Informasi Seputar Operasi Usus Buntu

Gejala Radang Tenggorokan

Pada umumnya, gejala dari penyakit ini sangatlah mudah ditebak dan tidak jauh berbeda dari penyakit lainnya dan biasanya gejala penyakit ini tergantung dari penyebabnya. Untuk lebih jelas lagi apa saja gejala dari radang tenggorokan, berikut ini gejala yang akan Anda rasakan:

  1. Sakit kepala.
  2. Pembesaran kelenjar pada leher.
  3. Tonsil/amandel yang membengkakakibat radang.
  4. Nyeri otot.
  5. Batuk.
  6. Hidung beringus.
  7. Iritasi.
  8. Gatal di tenggorokan.
  9. Sakit dan sulit menelan.

Cara Mengurangi Gejala Radang Tenggorokan

Jika Anda sudah merasakan gejala-gejala di atas dan ingin mengurangi rasa sakitnya tanpa harus ke dokter, berikut ini hal-hal yang harus Anda lakukan.

  1. Berkumur sampai ke tenggorokan (gargle) dengan obat kumur antiseptik yang mengandung povidone iodine. Anda bisa melakukan ini dua sampai lima kali sehari. Pilih antiseptik yang mengandung povidone iodine sehingga dapat membunuh bakteri penyebab beberapa gangguan di mulut dan tenggorokan.
  2. Minum air putih yang banyak, khususnya jika Anda sudah mulai merasakan demam. Sebab, dengan minum air putih yang cukup Anda dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
  3. Tidak merokok dan hindari lingkungan yang penuh dengan asap.
  4. Hindari iritasi pada tenggorokan dengan tidak mengonsumsi minuman atau makanan yang terlalu panas dan pedas
  5. Berkumur dengan air garam hangat untuk meredakan radang atau bengkak di tenggorokan.

Baca juga: Apasih Penyebab dari Penyakit Gejala Tipes?

Penyebab Radang Tenggorokan

Suatu penyakit timbul di dalam tubuh Anda pasti disebabkan kesalahan atau adanya virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Biasanya virus atau bakteri yang menyebabkan pilek dan influenza sebagian besar juga akan berpengaruh pada sakit tenggorokan dan virus tersebut adalah streptococcus pyogenes dan streptococcus. Namun, rupanya ada penyebab lain dari penyakit ini selain virus dan bakteri, berikut ini ulasannya.

Alergi

Jika Anda memliki alergi pada bulu binatang peliharaan, jamur, debu, dan serbuk sari bunga, biasanya akan merembet pada sakit tenggorokan. Postnasal drip adalah penyebab utama dalam kasus alergi yang disebabkan radang tenggorokan. Berdasarkan hasil paparan alergen, postnasal drip terjadi ketika ada sumbatan pada sinus yang mengalir ke tenggorokan, sehingga menyebabkan rasa gatal, sakit, dan panas pada tenggorokan.

Udara

Selian alergi, rupanya udara yang pengap dan panas di dalam ruangan juga bisa membuat tenggorokan Anda terasa gatal hingga sakit. Khususnya di pagi hari ketika Anda hendak bangun tidur. Biasanya udara yang pengap akan membuat pernapasan Anda tidak teratur bahkan lebih sering menggunakan mulut. Hal itulah yang bisa menyebabkan iritasi pada tenggokoran karena bernapas menggunakan mulut tidak melalui tahap penyaringan dan langsung masuk ke tenggorokan dan juga paru-paru.

Sering Berteriak

Jika Anda sering berteriak maka otot di tenggorokan menjadi tegang dan menyebabkan rasa sakit. Baik itu untuk menelan, berbicara, ataupun bersin.

Penyakit Gastroesophageal Reflux (GERD).

GERD adalah suatu kondisi yang ditandai dengan nyeri pada ulu hati atau dada terasa terbakar yang diakibatkan naiknya asam lambung menuju esofagus. Esofagus yang juga dikenal sebagai kerongkongan adalah bagian dari saluran pencernaan yang menghubungkan mulut dan lambung sehingga bisa berdampak pada rasa tidak nyaman di tenggorokan. Penyakit asam lambung merupakan salah satu penyakit yang sering diderita oleh masyarakat. Salah satu penyebabnya dikarenakan pola makan yang tidak seimbang dan sering mengonsumsi makanan asam, berlemak, dan juga pedas.

Kapan Waktunya untuk Memeriksakan ke Dokter?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa penyakit radang tenggorokan ini tidak boleh didiamkan begitu saja bahkan jika penyakit ini menjadi gejala awal dari penyakit lain, tentu dibutuhkan tindaklanjut dari dokter. Lalu, kapan waktunya untuk memeriksakan penyakit ini ke dokter?

Pada umumnya, sakit tenggorokan akan sembuh dalam satu minggu tanpa konsumsi obat-obatan. Namun, jika dalam kurung waktu tersebut sakit tenggorokan dan demam tidak kunjung sembuh walau sudah diobati, Anda dianjurkan untuk segera berkonsultasi kepada dokter. Apalagi jika sakit yang Anda rasa sudah merembet kemana-kemana, seperti berikut ini:

  1. Kesulitan bernapas
  2. Kesulitan menelan
  3. Ada darah di dalam air liur
  4. Kesulitan membuka mulut
  5. Nyeri sendi
  6. Sakit telinga
  7. Ruam
  8. Demam lebih tinggi dari 38 derajat Celsius
  9. Sakit tenggorokan yang terus berulang
  10. Benjolan di leher

Meksipun terlihat sepele, rupanya banyak juga informasi mendalam dari penyakit radang tenggorokan. Oleh karena itu, agar tidak merembet ke penyakit lainnya, sangat disarankan untuk langsung diberikan tindakan, baik itu obat ataupun tindakan lain bila Anda sudah merasakan gejala-gejala di atas. Yuk, sayangi tubuh Anda ya.

Comments are closed.