Penyebab Kanker Lidah yang Perlu Diketahui

Health

Sariwan termasuk salah satu tanda jika Anda mengidap kanker lidah. Namun, untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini penyebab dan gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini.

Pernah mendengar penyakit kanker lidah? Bagi Anda yang belum tahu, kanker lidah merupakan jenis kanker yang terjadi saat sel-sel lidah tumbuh secara tidak terkontrol dan membentuk tumor ganas. Sama halnya dengan penyakit kanker dibagian tubuh lainnya, jenis kanker ini juga sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengenali gejala kanker lidah stadium awal agar kondisi ini tidak berkembang menjadi lebih parah.

Baca juga: Kanker Prostat, Definisi hingga Faktor Risikonya

Perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis kanker yang mungkin tidak menyebabkan gejala sampai mereka mencapai stadium lanjut, salah satunya adalah kanker lidah. Kondisi ini menyebabkan kanker lidah sering tidak disadari. Kebanyakan penderita kanker lidah baru menyadari munculnya kanker lidah stadium awal di saat sedang periksa ke dokter gigi.

Jika Anda merasakan ada kondisi yang aneh di dalam mulut, jangan didiamkan. Mungkin saja yang Anda rasakan merupakan salah satu gejala kanker lidah berikut ini.

Sariawan yang Tak Kunjung Sembuh

Kanker pada awalnya tidak memunculkan gejala khas yang dapat langsung dikenali sampai sel kanker tumbuh dan menimbulkan luka di lidah. Gejala tahap awal pun umumnya berupa luka yang sering disalahartikan sebagai sariawan.

simtom kanker lidah

Bedanya adalah sariawan yang menjadi kanker lidah tidak kunjung sembuh meski sudah diobati dengan berbagai cara. Sariawan tanda kanker lidah lebih sering muncul di dasar mulut, sisi bawah lidah, atau gusi di bagian gigi geraham belakang.

Kemunculannya pun bisa hanya di satu tempat dengan ukuran yang besar, atau sekaligus berkelompok dengan ukuran yang kecil-kecil. Jika kiranya gejala ini muncul pada Anda, segara ke dokter untuk dapat ditindaklanjuti.

Muncul Bercak Putih Keabuan di Rongga Mulut

Kemunculan bercak atau plak tebal berwarna putih keabuan di lidah dengan permukaan yang agak menonjol disebut dengan leukoplakia. Selain di lidah, bercak leukoplakia juga kerap ditemui di gusi, sisi dalam pipi, dan lapisan mulut lainnya.

Leukoplakia umumnya disebabkan oleh iritasi kronis pada selaput lendir mulut. Misalnya akibat pemakaian gigi palsu yang tidak pas, kebiasaan menggigit bagian dalam pipi, dan merokok.

Kondisi ini memang tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya. Meski begitu, kemunculan bercak putih karena leukoplakia tidak boleh dianggap remeh.

Bercak leukoplakia yang muncul tanpa sebab dan tidak kunjung hilang bisa menjadi gejala kanker bagian lidah. Leukoplakia tanda kanker biasanya memiliki permukaan yang kasar, keras, dan sulit dihilangkan. Kadang, leukoplakia tanda kanker juga disertai dengan luka atau bintik berwarna kemerahan yang tidak biasa.

Bercak Merah Bercampur Putih

Bercak merah terang di lidah atau jaringan lunak mulut yang bertekstur halus seperti beludru disebut erythroplakia.

Kemunculan bercak merah ini harus diwaspadai karena bisa jadi gejala awal penyakit kanker satu ini. Mengutip dari laman Healthline, 75% hingga 90% kemunculan erythroplakia di mulut adalah tanda kanker.

Dalam kasus tertentu, bercak kemerahan di mulut juga bisa bercampur dengan bercak keputihan. Kondisi ini dalam istilah medis disebut erythroleukoplakia. Erythroleukoplakia adalah pertumbuhan sel tidak normal yang lebih cenderung berubah menjadi kanker.

Oleh karena itu, jangan abaikan bintik-bintik berwarna kemerahan dan keputihan di mulut Anda. Terlebih bila kemunculannya sudah lebih dari dua minggu. Segera periksa ke dokter untuk memastikan bahwa bintik kemerahan dan keputihan yang ada di rongga mulut Anda bukan tanda dari kanker.

Rasa Sakit yang Intens

Luka gejala dapat terasa perih dan sakit. Saking sakitnya, Anda mungkin jadi malas untuk makan dan berbicara.

Baca juga: Kanker Payudara: Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

Bahkan, Anda bisa merasakan sensasi nyut-nyutan tidak karuan ketika mencoba membuka mulut. Rasa sakit karena kanker juga umumnya bertahan lama dan tak kunjung sembuh meski sudah minum obat pereda nyeri.

Benjolan yang Tidak Biasa

Gejala khas lainnya dari penyakit kanker di daerah lidah adalah munculnya benjolan tanpa sebab yang jelas.

simtom kanker lidah

Seiring waktu, benjolan tanda kanker di lidah dapat membesar dan menyebabkan rasa yang tidak nyaman. Anda mungkin akan mengalami gangguan berbicara, seperti sulit mengucapkan kata-kata tertentu.

Bila pertumbuhan sel kanker sudah semakin tidak terkendali, benjolan dapat tumbuh di bagian lain. Misalnya di leher atau kelenjar getah bening.

Ciri-Ciri Lain

Selain yang sudah diuraikan di atas, Anda mungkin dapat menemukan ciri-ciri lainnya, seperti:

  1. Mulut dan lidah sering terasa kebas atau mati rasa.
  2. Tenggorokan terasa sakit atau seperti ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan.
  3. Kesulitan untuk menelan atau mengunyah makanan.
  4. Lidah terus membengkak dan mengeluarkan darah tanpa penyebab yang jelas.
  5. Rahang terasa kaku dan kadang nyeri sehingga sulit untuk digerakan.
  6. Pembengkakan pada rahang membuat gigi palsu tidak pas dan menyebabkan rasa tidak nyaman ketika dipakai.
  7. Berat badan yang turun drastis dalam hitungan hari.
  8. Suara berubah menjadi lebih serak.
  9. Rasa sakit yang semula hanya di satu tempat dapat menyebar hingga ke area leher hingga ke telinga.
  10. Gigi mudah copot.

Ciri-ciri yang sudah disebutkan mungkin tampak sama dengan sejumlah infeksi non-kanker yang menyerang mulut. Itu sebabnya, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter bila Anda curiga mengalami satu atau beberapa ciri-ciri sebagaimana telah disebutkan.

Penyebab dan Faktor Risiko

Sebagian besar penderita kanker satu ini adalah laki-laki dewasa, tapi tidak menutup kemungkinan juga dialami orang-orang yang berusia di atas 55 tahun. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti mengapa seseorang mengalaminya. Meksipun begitu, sebagian kasus kanker di daerah lidah bisa dipicu oleh infeksi human papilloma virus (HPV).

Baca juga: Kanker Otak: Penyebab hingga Penanganannya

Selain HPV, ada beragam faktor risiko yang dinilai bisa memicu tumbuhnya kanker di lidah, di antaranya sebagai berikut.

simtom kanker lidah

  1. Kebiasaan merokok maupun minum alkohol.
  2. Pola makan yang tidak sehat.
  3. Mengunyah sirih, yang masih banyak dilakukan di Indonesia.
  4. Sering mengabaikan kebersihan mulut.
  5. Riwayat keluarga yang pernah mengalami kanker mulut atau lidah
  6. Riwayat kanker tertentu, seperti karsinoma sel skuamosa.

Comments are closed.