Kanker Prostat, Definisi hingga Faktor Risikonya

Health

Kanker prostat adalah jenis kanker yang hanya menyerang pria. Apakah kanker satu ini berbahaya? Cari tahu selengkapnya di sini!

Kita tentu tahu bahwa ada banyak sekali jenis kanker di dunia ini. Tentu, semua jenis kanker pasti berbahaya. Tapi, ada beberapa kanker yang hanya menyerang salah satu jenis kelamin saja. Salah satu jenis kanker yang hanya menyerang satu jenis kelamin tak lain adalah kanker prostat.

Seperti halnya kanker serviks pada wanita, kanker satu ini hanya dapat diderita oleh kaum pria. Agar lebih paham seputar kanker prostat, mari kita baca artikel ini hingga selesai, ya!

Definisi Kanker Prostat

Kanker prostat adalah pertumbuhan sel berlebih yang tidak wajar di kelenjar prostat. Kelenjar prostat adalah salah satu bagian organ reproduksi yang dimiliki oleh pria. Organ ini berfungsi untuk memproduksi cairan untuk melindungi sperma.

Prostat terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi uretra atau saluran kencing. Ukurannya bervariasi seiring dengan bertambahnya usia. Pada laki-laki muda, ukurannya seperti kacang kenari, tapi bisa bertambah besar ketika memasuki usia dewasa.

Umumnya, sel kanker muncul pertama kali di sel-sel bagian luar kelenjar prostat. Pertumbuhannya cenderung sangat lambat dan tidak berpotensi menyebar. Namun, pada beberapa kasus, sel kanker dapat berkembang dengan cepat dan menjalar ke bagian tubuh lain.

Apabila kanker terdeteksi sedini mungkin dan masih tergolong di stadium awal, peluang keberhasilan pengobatan akan lebih besar.

Berbagai Jenis Kankter Prostat

Jenis-jenis kanker ini tergantung pada tipe sel tempat awal mulanya kanker berkembang. Berikut adalah beberapa jenisnya:

Adenokarsinoma Asinar

Adenokarsinoma asinar adalah sel kanker yang berkembang di sel-sel kelenjar yang melapisi prostat. Jenis ini adalah yang paling banyak ditemukan. Hampir semua pasien penderita penyakit ini memiliki sel kanker jenis ini.

Adenokarsinoma Duktal

Kanker jenis adenokarsinoma duktal pertama kali muncul di sel-sel yang melapisi tabung atau saluran kelenjar prostat. Kanker jenis ini berkembang dan menyebar lebih cepat dibanding dengan adenokarsinoma asinar.

Sel Kanker Transisional (Urotelial)

Sel kanker jenis ini berkembang di sel-sel yang terletak di lapisan saluran kencing atau uretra. Jenis kanker ini umumnya berawal di kandung kemih dan menyebar ke prostat. Namun, pada kasus yang jarang terjadi, sel ini kemungkinan muncul pertama kali di kelenjar prostat dan menyebar ke saluran kandung kemih serta jaringan-jaringan di sekitarnya.

Sel Kanker Skuamosa

Jenis sel kanker ini muncul dan berkembang di sel-sel pipih yang menyelimuti prostat. Pertumbuhan dan penyebarannya cenderung lebih cepat dibanding sel-sel kanker jenis adenokarsinoma.

Sel Kanker Prostat Kecil

Sel kanker jenis ini berkembang di sel-sel kecil prostat. Jenis ini termasuk dalam kanker neuroendokrin.

Tipe Lainnya

Beberapa jenis sel kanker lainnya juga dapat muncul di kelenjar prostat, yaitu Karsinoid dan Sarkoma.

Gejala Kanker Prostat

Tanda-tanda dan gejala kanker satu ini umumnya tidak akan muncul pada saat stadium awal. Sel kanker biasanya muncul di bagian terluar kelenjar prostat. Jadi, seringkali gejala baru muncul apabila sel kanker telah berkembang lebih besar dan menekan saluran kencing atau uretra.

Beberapa gejala yang biasanya muncul ketika kanker telah memasuki stadium yang lebih tinggi adalah:

– Lebih sering buang air kecil

– Terbangun di malam hari untuk kencing (nokturia)

– Kesulitan untuk buang air kecil

– Buang air kecil terasa tidak tuntas, butuh waktu keluar lebih lama, atau masih tersisa

– Urine bocor, biasanya terjadi setelah selesai kencing

– Darah atau sperma muncul di urine

– Masalah pada ereksi

Selain itu, apabila kanker telah menyebar ke organ lainnya seperti tulang (panggul, iga, atau tulang belakang) dan ginjal, pasien akan sering merasakan sakit di punggung bawah dan panggul. Tulang pun akan menjadi lebih rapuh dan mudah patah.

Kanker ini juga dapat menyebar ke otak, sehingga menyebabkan kejang, bingung, sakit kepala, depresi, atau gejala neurologi lainnya. Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Faktor Risiko Penderita Kanker Prostat

Setiap laki-laki pasti memiliki risiko untuk terkena penyakit ini. Tapi, ada beberapa faktor yang membuat risiko menjadi semakin besar. Apa saja?

Usia

Gangguan kesehatan ini lebih banyak ditemukan pada laki-laki berusia 50 atau 60 tahun ke atas. Sebanyak 6 dari 10 kasus kanker ini terjadi pada laki-laki berusia 65 tahun ke atas.

Keturunan Keluarga

Apabila Anda memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit ini, atau memiliki kelainan genetik lainnya, peluang Anda untuk mengidap penyakit ini lebih besar.

Memiliki Berat Badan Berlebih (Obesitas)

Jika Anda memiliki tubuh dengan berat badan melebihi batas wajar atau obesitas, Anda memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit ini.

Pola Makan

Orang-orang yang lebih sering makan daging merah, produk olahan susu, serta tidak mendapat asupan sayur dan buah-buahan yang cukup lebih rentan terserang penyakit ini. Selain itu, konsumsi kalsium berlebihan dinilai berpotensi meningkatkan risiko seseorang terkena kanker prostat.

Aktif Merokok

Merokok tidak hanya berakibat buruk bagi kesehatan secara keseluruhan, namun diyakini berpotensi meningkatkan risiko Anda mengalami kanker ini.

Memiliki Penyakit Menular Seksual

Apabila Anda memiliki infeksi atau penyakit menular seksual seperti gonorrhea dan klamidia, peluang Anda untuk memiliki penyakit ini lebih besar.

Pernah Menderita Kanker di Bagian Tubuh Lain

Laki-laki yang pernah memiliki kanker di organ atau bagian tubuh lain kemungkinan juga memiliki sel kanker yang berkembang di prostatnya. Kanker yang diyakini dapat memicu munculnya penyakit ini adalah ginjal, kandung kemih, paru-paru, kelenjar tiroid, dan kanker kulit.

Pernah Menjalani Operasi Vasektomi

Vasektomi adalah prosedur operasi yang dilakukan untuk menghentikan masa subur pria secara permanen. Jika Anda pernah menjalani prosedur ini, risiko Anda untuk terkena kanker prostat lebih tinggi.

Tentu kita tak ingin terkena kanker prostat. Setelah membaca detail tentang penyakit ini di atas, sudah seharusnya kita mulai menerapkan gaya hidup sehat dan menurunkan risikonya. Ayo, mulai dari sekarang!

Comments are closed.