Kapan Tubuh Butuh Suplemen?

Suplemen dapat membantu Anda menjaga kondisi tubuh. Namun, jika tidak dikonsumsi dengan benar suplemen akan berubah menjadi racun.

Health

Suplemen dapat membantu Anda menjaga kondisi tubuh. Namun, jika tidak dikonsumsi dengan benar suplemen akan berubah menjadi racun.

Menurut sejumlah penelitian, suplemen membantu menjaga kondisi tubuh jika dikonsumsi dengan tepat. Terutama bagi mereka yang tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dalam makanan sehari-hari.

Sebenarnya, suplemen tidak mutlak diperlukan karena kondisi tubuh setiap orang berbeda. Namun, jika tetap ingin mengonsumsi suplemen tambahan, cari tahu jumlah asupan ideal per hari yang diperlukan tubuh sesuai berat badan dan aktivitas harian.

Anda perlu berhati-hati untuk menghindari ketergantungan pada suplemen. Sejumlah penelitian menunjukan adanya efek samping dari konsumsi suplemen yang berlebihan.

Salah satu suplemen tubuh yang paling familiar di masyarakat adalah vitamin C. Vitamin ini umumnya aman dikonsumsi. Namun, pemakain dalam dosis tinggi dapat menyebabkan diare, kram perut, dan mual.

Penelitian terbaru dari peneliti Swedia mengungkapkan bahwa konsumsi suplemen vitamin C setidaknya sekali dalam setiap hari bisa menaikkan risiko menderita batu ginjal dua kali lipat pada pria.

Tak hanya itu, suplemen sejatinya adalah bahan kimia yang dapat membuat tubuh keracunan dan menyebabkan kegagalan fungsi organ jika dikonsumsi berlebihan. Konsumsi berlebih hanya menyebabkan beberapa nutrisi dibuang secara percuma. Bahkan, jika Anda dalam masa pengobatan, suplemen dapat menolak obat yang Anda konsumsi. Risiko munculnya penyakit lain menjadi cukup besar.

Jika Anda ingin mengkonsumsi suplemen, Anda mesti bersikap awas. Caranya dengan mengetahui dan memperhatikan kandungan gizi makanan yang Anda konsumsi. Gunakan pula daftar gizi yang dikeluarkan DepKes atau FDA (Food and Drug Administration) sebagai acuan.

Leave a Reply