Cara Alami Bersihkan Karang Gigi, Sudah Coba?

Health

Selain tidak sedap dipandang, nyatanya karang gigi dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan mulut Anda. Bersihkanlah sebelum menumpuk dan mengeras.

Kita semua tahu bahwa untuk memiliki tubuh yang sehat, kita harus menjaga seluruh bagian tubuh kita dengan baik dan benar. Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa banyak sekali penyakit yang mengancam kesehatan kita setiap harinya, mulai dari yang ringan hingga berat.

Umumnya, orang-orang berpikir bahwa tubuh yang sehat adalah yang tidak memiliki masalah pada organ penting tubuh seperti jantung, paru-paru, dan otak. Padahal, tanpa kita sadari, selain ketiga organ tersebut, masih banyak organ tubuh lain yang harus kita jaga kesehatannya, salah satunya adalah kesehatan gigi.

Sejatinya, ada banyak sekali masalah pada mulut, gigi, dan gusi. Namun, dari sekian banyak, nyatanya yang paling umum dirasakan hampir setiap orang tak lain adalah karang gigi. Karang gigi tidaklah sama dengan karang yang ada di dalam laut. Meski terdengar tidak berbahaya, nyatanya hal satu ini kerap menimbulkan masalah pada gigi, gusi, dan mulut. Lalu, apa itu karang gigi?

Pengertian Karang Gigi

Karang gigi atau dalam bahasa medis disebut dengan dental calculus merupakan salah satu masalah gigi yang paling sering dimiliki banyak orang. Umumnya, karang gigi muncul pada usia anak-anak dan akan semakin meningkat risikonya seiring bertambahnya usia.

Kondisi karang gigi adalah penumpukan plak yang terbentuk dari sisa makanan yang mengandung bakteri dan mengendap. Sisa makanan ini menempel pada gigi dalam jangka waktu lama hingga akhirnya mengeras membentuk karang gigi. Tumpukan plak biasanya membutuhkan waktu selama 12 hari untuk matang dan benar-benar menjadi karang gigi. Kecepatan pembentukan karang gigi dari setiap orang sebenarnya berbeda-beda.

Salah satu penentunya adalah kadar pH air liur. Bagi orang yang memiliki pH air liur tinggi (di atas 7) atau bersifat basa, maka terjadinya pembentukan plak dalam gigi lebih cepat sehingga harus lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan gigi.

Dampak Karang Gigi

Karang gigi memang bukan hal yang berat dan sulit untuk dibersihkan. Tapi, jika dibiarkan dalam waktu lama, hal satu ini dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan mulut Anda, mulai dari yang ringan hingga berat. Adapun dampak yang ditimbulkan oleh karang gigi antara lain:

Bau Mulut

Sisa makanan yang terakumulasi dalam jangka panjang akan menimbulkan aroma yang tidak sedap.

Gigi Berlubang

Karang gigi yang tidak segera ditangani akan membuat gigi keropos. Hal ini disebabkan karang gigi mengeluarkan zat asam yang merusuk gigi. Padahal email gigi merupakan bagian terkeras dari gigi yang berada di lapisan paling luar gigi. Setelah gigi makin keropos, gigi kemudian akan mudah untuk berlubang.

Radang Gusi

Mulut yang kotor dapat menyebabkan gusi mudah terinfeksi sehingga gusi akan muda terinfeksi dan kemudian berdarah. Parahnya adalah kemudian saat terdapat benjolan nanah pada gusi.

Periodontitis

Ketika radang gusi semakin parah, jaringan lunak dan tulang penyangga gigi akan rusak. Dalam fase ini, gigi bahkan bisa tanggal. Tidak sampai di situ saja, ketika bakteri yang ada pada gusi masuk ke aliran darah akan menyebabkan hal yang lebih serius lagi.

Cara Membersihkan Karang Gigi Secara Alami

Pada masalah karang gigi yang sudah cukup menumpuk, Anda perlu membersihkannya di dokter gigi dengan alat dan cairan khusus. Namun, jika hal tersebut masih dalam tahap awal, Anda dapat membersihkannya secara alami dan cukup dilakukan di rumah. Beberapa cara alami dalam menghilangkan karang gigi antara lain:

Rajin Menggosok Gigi

Anda pasti sudah tahu bahwa memang dianjurkan untuk menyikat gigi dua kali sehari. Namun tidak hanya dua kali sehari saja, Anda juga dianjurkan pula untuk menyikat gigi selama dua menit. Hal ini untuk memastikan bahwa semua gigi Anda telah tersikat dengan rata.

Menggunakan Pasta Gigi dengan Fluoride

Agar gigi Anda bersih dari sisa makanan secara sempurna, gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Fluoride mampu mencegah plak berkembang. Tidak hanya fluoride, Anda bisa menggunakan pasta gigi yang mengandung pyrophosphates, zinc citrate, dan triclosan. Kandungan-kandungan tersebut akan menghilangkan noda kekuningan dan plak dengan efektif.

Flossing

Flossing adalah membersihkan gigi dengan menggunakan benang. Tidak sembarang benang tentu saja. Namun benang khusus gigi. Dengan menggunakan benang, maka plak yang ada di sela-sela gigi akan dapat terjangkau dengan lebih mudah.

Menggunakan Mouthwash

Cara membersihkan gigi selanjutnya agar lebih efektif adalah dengan menggunakan mouthwash. Hal ini dilakukan untuk proteksi tambahan dan cara menghilangkan ekstra setelah menyikat gigi dengan pasta gigi fluoride dan flossing.

Tidak Makan Sembarangan

Hal lainnya yang dapat dilakukan agar tidak memperparah karang gigi atau untuk mencegah karang gigi. Bakteri yang di mulut tentu berasal dari makanan yang masuk ke dalam mulut kita. Terutama ketika kita mengonsumsi makanan manis dan bertepung, kita justru memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang biak. Ketika bakteri bertemu dengan makanan manis dan bertepung, mereka akan mengeluarkan zat asam.

Hindari atau Kurangi Merokok

Anda pasti sudah paham bahaya merokok. Selain dapat memicu penyakit mematikan, zat-zat berbahaya yang ada dalam rokok dapat menimbulkan karang gigi yang jauh lebih sulit dibersihkan jika dibandingkan dengan karang gigi yang dihasilkan oleh sisa-sisa makanan.

Baking Soda dan Jus Lemon

Baking soda punya tekstur yang kasar sehingga bisa membantu angkat noda yang menempel di gigi. Sifat basa pada baking soda juga bisa menetralkan asam di mulut akibat sisa makanan dan bakteri yang bisa merusak enamel gigi. Selain itu, baking soda dapat bertindak sebagai agen penyeimbang asam dari jus lemon, yang berfungsi sebagai pemutih.

Anda juga dapat bergantian menggunakan jus lemon dan air putih sebagai pelarut baking soda tiap beberapa hari sekali untuk menghindari kerusakan gigi.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa bisa dijadikan obat kumur yang berfungsi sebagai obat karang gigi dan bisa dipakai juga untuk mengatasi perubahan warna gigi. Mungkin rasanya memang tidak enak, tapi minyak ini terbukti efektif mengembalikan warna gigi.

Mungkin efek yang Anda alami tidak akan seefektif “bleaching” yang dilakukan dengan alat khusus atau langsung di dokter gigi, tapi kandungan senyawa asam laurat dalam minyak kelapa dapat membasmi plak dan bakteri penyebab gigi kuning. Minyak kelapa juga akan menjaga kesehatan gusi dan bau mulut tetap segar.

Karang gigi memang masalah sederhana, tapi jangan sampai mengabaikannya. Dampaknya sangatlah jelas, yakni membahayakan kesehatan mulut Anda. Sudahkan bersihkan karang gigi Anda?

Comments are closed.