Makan Durian: Ini Manfaat Bagi Tubuh!

Health

Makan durian dengan porsi sesuai akan meningkatkan sistem imun, menambah energi dan menangkal radikal bebas.

Durian adalah salah satu buah favorit bagi masyarakat Indonesia. Buah yang punya bau menyengat ini disukai karena rasa manis dan teksturnya yang creamy. Tapi, banyak yang tidak ingin mencicip buah dengan kulitnya yang berduri ini karena baunya yang menusuk. Ada pula yang mengganggap buah berjuluk king of fruits ini sebagai biang kolesterol.

Padahal buah berwarna kuning ini kaya akan nutrisi. Menurut Database Nutrien Nasional (USDA), durian memiliki kandungan vitamin dan mineral yang tinggi, seperti vitamin C, asam folat, tiamin, riboflavin, niasin, B6, dan vitamin A.

Mineral penting seperti kalium, besi, kalsium, magnesium, natrium, seng, dan fosfor juga ditemukan dalam durian. Durian juga mengandung air dan nutrisi, seperti fitonutrien, protein, dan lemak makanan yang bermanfaat. Makan durian selama masih dalam porsi wajar justru memberi banyak manfaat bagi tubuh.

7 Manfaat Makan Durian

Melancarkan Proses Pencernaan

Menurut Dr. Nurul Arneida Husin dari Institut Medis, Sains, dan Teknologi Asia, Malaysia, makan durian secara teratur dapat meningkatkan atau melancarkan proses pencernaan. Durian mengandung serat makanan dalam kadar tinggi yang penting untuk tubuh, terutama sistem pencernaan.

Serat juga merangsang gerakan peristaltik dan sekresi cairan pencernaan dan lambung sehingga memudahkan seluruh proses pencernaan. Rutin konsumsi durin akan mengurangi berbagai gangguan pencernaan seperti sembelit, penyumbatan di usus, kembung, mulas, dan kram.

Meningkatkan Fungsi Jantung

Merujuk dari jurnal Bioinformation led yang dicetak 2018 terungkap bahwa durian dapat dimasukkan dalam diet ramah jantung (kardiovaskular).  Hal ini dikarenakan kehadiran serat dalam durian yang begitu tinggi, seperti yang disebutkan sebelumnya. Serat membantu mengurangi jumlah kolesterol dalam darah dengan membuang kolesterol LDL (kolesterol jahat) dari tubuh dan dengan cepat membuangnya sebagai limbah sebelum dapat merusak sistem kardiovaskular dalam bentuk penumpukan plak.

Mengurangi Tekanan Darah

Sebuah studi tahun 2015 berjudul “Effects of Durian Intake on Blood Pressure and Heart Rate in Healthy Individuals ” menjelaskan bahwa mengkonsumsi durian memiliki manfaat, yaitu buah durian terbukti tidak mempengaruhi tingkat tekanan darah dan juga meningkatkan denyut jantung.

Durian merupakan buah dengan sumber kalium yang kaya karena kalium adalah bagian integral dari keseimbangan garam dan cairan di seluruh sel tubuh, kadar kalium juga menentukan tekanan darah. Ketika jumlah kalium dalam tubuh terhitung cukup, pembuluh darah akan jadi lebih rileks.

Berbagai masalah yang diakibatkan oleh melemahnya sistem kardiovaskular seperti aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke pun dapat dikurangi. Berkurangnya stres pada vena dan arteri juga meningkatkan aliran darah yang mengandung oksigen ke otak. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa kadar kalium dalam durian membantu meningkatkan fungsi kognitif dan memori, sehingga mampu mengurangi risiko terkena demensia.

Anti Penuaan Dini

Dalam pengobatan herbal tradisional, durian disebut sebut dapat mencegah penuaan. Inilah mengapa julukan “king of fruits” dilekatkan pada buah durian. Ternyata buah ini memiliki sifat antioksidan yang berasal dari vitamin dan bahan kimia organik yang secara aktif mengurangi jumlah radikal bebas dalam tubuh.

Makan durian dalam porsi cukup dapat mengurangi kemungkinan penuaan dini dan menunda munculnya beberapa gejala seperti keriput, bintik-bintik hitam, degenerasi makula, kerontokan rambut, pelonggaran gigi, radang sendi, dan penyakit jantung. Cobalah rutin makan buah durian dan Anda akan merasakan kulit jadi lebih elastis.

Mengobati Insomnia

Dalam sebuah studi penelitian dari jurnal peer-review Medicine, triptofan berpotensi membantu dalam mengurangi gangguan tidur jangka pendek. Tryptophan adalah bahan kimia organik yang membuat orang lebih mudah tertiidur. Buah durian juga mengandung asam amino somniferous yang sama.

Ketika triptofan memasuki otak Anda, otak akan mengkonversinya menjadi serotonin, yang menghasilkan perasaan relaks dan bahagia. Serotonin kemudian melepaskan melatonin ke dalam aliran darah, yang menyebabkan tubuh merasa lelah, dan menyebabkan orang mengantuk. Jika Anda menderita insomnia, cobalah makan durian sebelum tidur dan lihat apakah metode ini bermanfaat bagi Anda!

Meningkatkan Kesehatan Tulang

Durian merupakan sumber magnesium, potasium, mangan, dan tembaga, yang semuanya memainkan peran penting dalam mengembangkan dan mempertahankan kekuatan dan daya tahan tulang. Kalium juga meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi oleh sel, sehingga memaksimalkan banyak mineral bermanfaat yang dikonsumsi tubuh, sekaligus meningkatkan kesehatan tulang. Mineral esensial ini membantu mencegah perkembangan osteoporosis. Yuk makan durian secara rutin agar tulang selalu sehat.

Mengobati Anemia

King of fruits punya sejumlah mineral yang berbeda dari buah lain, termasuk asam folat tingkat tinggi, yang merupakan komponen penting dalam produksi sel darah merah (RBC). Selain itu, durian merupakan sumber zat besi dan tembaga, dua komponen penting lainnya dari sel darah merah. Setelah produksi sel darah merah kembali normal, gejala anemia dapat berkurang, yang meliputi gangguan pencernaan, migrain, kelelahan, kecemasan, dan kerusakan fungsi kognitif.

Dari banyaknya manfaat yang bisa kita dapat saat makan durian, ada pula bahaya yang mengintai ketika takarannya tidak sesuai porsi tubuh. Lantas apa yang membuat durian jadi berbahaya padahal punya nutrisi yang kaya?

Bahaya Makan Durian Secara Berlebihan

Satu-satunya bahaya makan durian adalah kandungan lemaknya yang tinggi, yakni sekitar tiga kali lipat dari buah pada umumnya. Biarpun lemak yang terkandung dalam durian umumnya adalah lemak sehat, tetapi bagi mereka yang berjuang melawan kenaikan berat badan dan obesitas, bisa mendatangkan ancaman. Terlebih bagi mereka yang punya riwayat Diabetes.

Dalam satu buah durian terkandung 800-1.500 kalori, Kalori sebesar itu bisa mengakibatkan obesitas dan menyebabkan penyakit-penyakit kronis, seperti jantung dan diabetes. Selain itu durian juga kaya akan karbohidrat yang mengandung glukosa dan laktosa sehingga bisa meningkatkan gula darah dengan cepat.

Kandungan glukosa yang tinggi dalam durian bisa memacu naiknya kadar gula darah, sehingga resiko terkena diabetes semakin besar. Penderita Diabetes benar-benar harus membatasi porsi makan durian,yakni maksimal dua daging buah sehari. Pembatasan ini juga berlaku untuk penderita hipertensi, obesitas, dan orang-orang dengan pencernaan sensitif.

Comments are closed.