Ketahui Jenis Masker Tepat, Efektif Cegah Virus Corona!

BeritaHealth

Jangan asal pakai, ketahui jenis masker yang efektif untuk mencegah Anda terpapar virus corona. Ketahui juga fungsi dari masing-masing jenisnya!

Mungkin Anda salah satu orang yang sedang kesulitan mencari ketersediaan masker. Semenjak adanya pandemi virus corona, barang ini menjadi salah satu yang banyak dicari dan cukup langka. Selain banyak yang mencari karena memang membutuhkan, tidak sedikit juga sebagian oknum nakal yang sengaja menimbunnya untuk dijual dengan harga yang sangat tinggi.

Memakai mask merupakan salah satu bentuk mengantisipasi penularan virus corona bagi orang-orang yang bepergian dan kemungkinan banyak berinteraksi dengan khalayak ramai. Namun, tentunya mengatasi keresahan akibat virus ini juga penting dilakukan demi membantu Indonesia mengatasi krisis mask untuk tenaga kesehatan.

Penggunaan masker juga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan ketepatan pemakaiannya. mengantisipasi diri agar tetap sehat dan terhindar dari virus corona bukan hanya dengan menggunakan mask saja. Mempersiapkan diri dengan memiliki asuransi kesehatan juga bisa menjadi salah satu cara mengantisipasi risiko kesehatan yang mungkin terjadi. Di Futuready.com Anda bisa menemukan berbagai produk asuransi tepercaya serta aman untuk memberikan perlindungan yang efektif bagi kesehatan Anda.

Baca juga: 5 Tip Menerapkan Pola Hidup Sehat

Nah, sebelum Anda sibuk mencari penutup hidung, yuk ketahui dulu jenis, fungsi, dan kegunaan dari berbagai jenis masker berikut ini.

Jenis-jenis Masker Untuk Menangkal Virus Corona

Berbagai jenis masker yang beredar di pasaran memang banyak jenisnya, untuk mencegah terinfeksi virus corona, tak sembarangan penutup hidung yang bisa digunakan. Perlu diketahui jenis penutup hidung yang baik untuk mencegah penyebaran virus ini, diantaranya sebagai berikut.

Masker Bedah

Masker Bedah

Surgical mask merupakan jenis penutup hidung sekali pakai yang mudah dijumpai dan sering digunakan tenaga medis saat bertugas. Surgical mask dapat dijadikan pilihan untuk mencegah penyebaran virus corona karena memiliki lapisan yang mampu menghalau percikan air liur. Meski begitu, surgical mask ini lebih efektif bila dikenakan oleh orang yang sedang sakit untuk mencegah penularan kuman ke orang lain, dibandingkan oleh orang yang sehat untuk melindungi diri dari penyakit. Kebanyakan surgical mask terdiri dari 3 lapisan yang memiliki fungsi berbeda, yaitu:

  • Lapisan luar yang anti air.
  • Lapisan tengah yang berfungsi sebagai filter kuman.
  • Lapisan dalam yang berguna untuk menyerap cairan yang keluar dari mulut.

Anda tidak disarankan menggunakan mask tanpa ketiga fungsi tersebut karena tidak efektif dalam mencegah penyakit menular, seperti infeksi virus corona.

Surgical mask bisa didapatkan dengan harga yang murah. Ditambah lagi, masker ini juga biasa dimanfaatkan untuk penggunaan sehari-hari, baik orang dewasa maupun anak-anak. Namun, surgical mask ini agak sedikit longgar ketika digunakan, sehingga memungkinkan untuk partikel kecil atau udara masuk melalui sisi tepi.

Masker N95

Masker N95 juga disarankan untuk mencegah penularan virus corona. Penutup hidung ini cenderung lebih mahal dari surgical mask, tapi memiliki banyak fungsi. Misalnya tidak hanya mampu menghalau percikan air liur saja, tapi juga meminimalisir partikel kecil di udara yang mungkin mengandung virus.

Dibanding surgical mask, N95 terasa lebih ketat pada wajah karena telah dirancang secara pas untuk menutupi hidung dan mulut orang dewasa. Pada anak-anak, penggunaan N95 tidak disarankan karena ukurannya bisa terlalu besar sehingga tidak dapat memberikan perlindungan yang cukup.

Walaupun daya lindungnya lebih baik, N95 tidak disarankan untuk penggunaan sehari-hari. Sebab, desainnya yang membuat si pemakai merasa kesulitan bernafas, gerah, dan tidak betah jika digunakan dalam waktu yang lama.

Baca juga: Ini Tip dan Trik Selama Work From Home Ala Karyawan Futuready

Masker N99

N99 termasuk jenis yang efektif untuk melindungi dari polusi dan virus. N99 mampu memproteksi 99 mikropartikel di udara di bawah PM 2,5 dengan memiliki enam lapisan dan dua katup udara di sisi kanan dan kiri. Beda dengan N95, N99 hanya diperbolehkan digunakan sekali pakai sama seperti surgical mask. N99 ini efektif digunakan selama tingga samapai empat jam pemakaian dalam satu hari. Dalam pemakaian, masker ini sedikit memberikan rasa ketidaknyamanan karena berbahan kaku dan tidak bisa disesuaikan dengan bentuk wajah.

Masker P95

P95 memiliki keunggulan dibandingkan penutup hidung lain. P95 tidak hanya menyaring debu, virus, dan partikel berbahaya lainnya di udara, tetapi sebagai respirator yang mampu menyaring partikel yang mengandung minyak. P95 biasa digunakan pada pekerja di kawasan kilang minyak, pom bensin, pabrik farmasi dan masih banyak lagi. P95 ini bisa digunakan selama 40 jam dalam jangka waktu 30 hari. P95 mampu menyaring aerosol minyak sampai 95 persen.

Masker R95

Masker R95

R95 berjenis R yang cukup tahan menghalau polutan berbasis minyak. R95 ini sangat sulit ditemukan dibanding jenis penutup hidung lain. R95 memiliki ketahan hingga delapan jam pemakaian untuk menyaring partikel yang ada di udara. R95 ini menggunakan respirator yang dapat digunakan secara terus-menerus. Jangan menggunakan respirator melebihi batas pemakaian karena akan mengakibatkan cedera. Oleh karena itu, R95 tidak dirancang untuk anak-anak.

Tata Cara Penggunaan Masker yang Baik dan Benar

Berbagai jenis masker yang sudah dijelaskan di atas memang menjadi pilihan efektif untuk mencegah penularan virus corona. Namun, manfaat dari mask tersebut hanya akan efektif jika Anda menggunakannya dengan benar. Berikut adalah panduan menggunakan penutup hidung yang benar, diantaranya:

  • Pastikan Anda telah mencuci tangan dengan benar.
  • Jika Anda menggunakan surgical mask, pastikan sisi luar adalah yang berwarna hijau dan sisi dalam yang berwarna putih.
  • Pasang tali dengan baik. Jika berbentuk tali yang perlu diikat, ikat bagian atas terlebih dahulu, kemudian bagian bawahnya.
  • Pastikan menutupi hidung, mulut, dan dagu dengan sempurna. Selain itu, pastikan pula bagian yang ada logamnya berada di batang hidung.
  • Lekukkan strip logam mengikuti lekukan hidung hingga tidak ada menyisakan lubang.
  • Hindari menyentuh bagian tengah saat menggunakan dan melepasnya.
  • Buang ke tempat sampah dan cuci tangan Anda hingga bersih setelah menggunakannya.

Sebenarnya, apapun jenis maskernya, Anda harus mengerti cara pemakaian yang tepat. Selain itu, cuci tangan juga sama pentingnya dengan memakai mask. Pastikan selalu mencuci tangan setiap usai melakukan atau menyentuh sesuatu, terutama di tempat umum.

Penggunaan Masker Pada Anak-anak

Penggunaan Masker Pada Anak-anak

Ada dua tipe penutup hidung yang umum digunakan, yaitu surgical mask dan N95. Surgical mask dapat dijadikan pilihan untuk mencegah penularan virus corona pada anak karena dilengkapi lapisan anti air yang dapat menghalau percikan air liur. Selain itu, surgical mask ini juga lebih nyaman untuk dipakai.

N95 cenderung lebih tebal dan sangat ampuh dalam menyaring partikel udara, termasuk virus corona. Namun, N95 ini harus menempel ketat ke wajah, menutupi hidung dan mulut, sehingga tidak nyaman untuk digunakan.

N95 tidak dirancang untuk anak-anak, sehingga ukurannya akan terlalu besar jika dipakai oleh anak. Hal ini akan membuat pemakaian N95 tidak efektif dalam melindungi anak dari kuman penyakit, termasuk virus corona. Jadi, sebaiknya hindari memakaikan N95 pada Si Kecil.

Baca juga: Mengapa Asuransi Perjalanan Tidak Melayani Klaim Virus Corona?

Pemakaian penutup hidung tidak dianjurkan jika anak tidak sakit atau tidak berada di dekat orang sakit. Kenakan Anak penutup hidung hanya bila ia sedang sakit batuk atau pilek, juga bila ia berada di dekat orang yang sedang sakit. Pilihlah penutup hidung yang ukurannya pas agar nyaman digunakan oleh si Kecil.

Memakai masker bisa membuat anak merasa gerah dan kurang nyaman untuk bernapas, sehingga ia akan bolak-balik melepas dan memasang penutup hidung, serta menyentuh penutup hidung dan wajah tanpa mencuci tangan. Hal ini justru akan meningkatkan risiko anak untuk terinfeksi virus dan kuman penyakit lainnya.

Jadi, dibandingkan memakai masker, lebih baik Anda mengurangi membawa Anak ke luar rumah, apalagi ke tempat yang ramai, seperti pusat perbelanjaan atau taman bermain. Untuk saat ini, cara tersebut lebih dianjurkan untuk mencegah penularan virus corona.

Walaupun keadaan sedang gempar akibat virus corona, tapi membeli masker secara berlebihan demi kepentingan sendiri sebaiknya Anda hindari. Sebab, di luar sana mungkin masih banyak orang justru lebih membutuhkan penutup hidung ini dibandingkan Anda. Tetap bijak dalam menghadapi pandemi ini ya!

Comments are closed.