Memilih Lampu Demi Menjaga Kesehatan Mata

Ada jenis jenis penyakit yang muncul karena hal sehari-hari. Misalnya akibat terpaan lampu yang tidak pas, bisa menyebabkan sakit mata.

Health

Dalam sehari, mata Anda terkena sinar lampu dalam waktu lama. Di kantor mata Anda terkena sinar lampu sekitar 8-9 jam. Ketika sampai di rumah, mata Anda kembali terkena sinar lampu. Lamanya waktu terkena sinar lampu di rumah sekitar empat jam sebelum Anda tidur. Berarti sekitar 12 jam mata Anda terkena cahaya lampu.

Menurut Helen Walls, Phd. dari Australian National University, terkena sinar lampu sebanyak 45 jam dalam seminggu bisa membawa efek negatif. Terkena sinar lampu neon meningkatkan risiko terkena katarak 2-12% saat usia 50 tahun (mnn.com, 18 Januari 2012). Hal ini tentu harus menjadi perhatian Anda yang biasa terkena sinar lampu dalam waktu panjang.

Bagaimana jika Anda bekerja dan sering harus menatap layar komputer? Bila menggunakan komputer, jika lampu yang digunakannya tepat, bisa membantu mengurangi gangguan kesehatan mata. Ahli kesehatan mata (Ophthalmology) dari Harvard Medical School, Laura C. Fine, M.D, dalam bukunya The Aging Eye mengatakan, saat menyalakan komputer sebaiknya hindari lampu yang meyorot langsung atau menimbulkan refleksi ke layar monitor. Dia juga menyarankan agar mengistirahatkan mata setiap satu jam sekali ketika bekerja menggunakan komputer. Melepaskan pandangan sebentar ke objek selain komputer akan membantu mengurangi kelelahan pada mataÊ(health.harvard.edu, 17 Maret 2015).

Memang, ada aturan dalam memilih lampu agar mata Anda nyaman dan tidak mudah lelah. Lampu yang baik akan membuat mata tak cepat lelah dan Anda bisa bekerja lebih produktif. Sayangnya, tak ada lampu yang bisa menyamai cahaya alami. Menurut Terry Mcgowan, Direktur Teknologi American Lighting Association tidak ada lampu yang bisa memenuhi kebutuhan semua orang. Berbeda usia biasanya memerlukan jenis dan kekuatan lampu yang berbeda (americanlightingassoc.com, April 2011).

Namun, McGowan memberikan tips untuk pemilhan lampu yang nyaman bagi mata secara umum. Pilihlah lampu jenis compact flurorescent lights (CFL) dan LED dengan tingkat temperatur cahaya 2700-3000 Kelvin. CFL adalah lampu hemat energi model generasi pertama. Bentuknya ada yang memanjang ada yang berulir. Sementara LED adalah lampu hemat energi generasi terbaru dengan bentuk mirip bohlam.

Bila Anda bingung dengan teknis lampu di atas, Anda bisa menghubungi toko khusus lampu. Mintalah jenis lampu dengan tingkat cahaya 2700-3000 Kelvin. Toko lampu atau peralatan listrik pasti tahu.

Sebarkan artikel ini melalui jejaring sosial dan jangan lupa berikan komentar Anda pada kolom di bawah ini.

Leave a Reply