Menanam Tanaman Hidroponik, Banyak Kelebihannya!

Health

Metode menanam tanaman hidroponik sedang menjamur saat ini. Bukan hanya karena tak membutuhkan lahan luas, nyatanya banyak kelebihan yang didapatkan dengan bercocok tanam dengan metode ini.

Belakangan ini, menanam tanaman seperti buah dan sayuran menggunakan cara hidroponik semakin banyak diminati, terutama untuk orang-orang yang senang dengan kegiatan bercocok tanam. Sebab, cara menanam tanaman ini tidak lagi membutuhkan lahan atau tanah yang luas seperti perkebunan di berbagai daerah di Indonesia. Jadi, menanam tanaman dengan cara hidroponik adala solusi yang tepat bagi orang yang tinggal di kota-kota besar yang notabene tak memiliki lahan yang luas untuk bercocok tanam.

Hidroponik berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata, yaitu hydro dan ponos yang berarti air dan kerja. Inilah yang menjadi dasar dari bercocok tanam dengan cara hidroponik, yaitu menanam tanaman dengan menggunakan air tanpa perlu tanah atau lahan.

Tanaman hidroponik menjadi primadona banyak orang karena memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan tanaman yang ditanam di lahan atau kebun.

Mari kita lihat satu per satu kelebihan menanam tanaman hidroponik di bawah ini!

Hasil Panen Tanaman Hidroponik Lebih Optimal

Kita semua tahu bahwa kendala yang dirasakan dengan bercocok tanaman buah dan sayuran di kebun adalah nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman tersebut seringkali tak mencukupi. Hal ini membuat hasil panen buah dan sayuran menjadi tidak optimal.

Hadirnya cara bercocok tanam hidroponik membuat kendala tersebut tak lagi dirasakan. Sebab, segala nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman dalam proses pertumbuhan hingga berbuah sudah tersedia pada media tanamnya secara langsung. Jika nutrisi terpenuhi, tentu hasil panen pun menjadi lebih optimal dan kaya akan nutrisi.

Tanaman Hidroponik Hemat Pemakaian Air

Teknik menaman dengan cara ini hanya membutuhkan air sebagai media tanamnya. Mungkin Anda berpikir bahwa hal tersebut menyebabkan proses bercocok tanam hidroponik lebih membutuhkan banyak air dibandingkan dengan cara yang konvensional. Padahal, hal tersebut salah besar.

Air yang digunakan sebagai media tanam dengan metode hidroponik akan bertahan lebih lama, karena tertutup dengan rapi di dalam wadah. Justru jumlah air lebih banyak dibutuhkan dengan metode konvensional karena air tersebut menguap karena adanya sinar matahari sehingga akar tanaman tak dapat menyerap air dengan baik.

Pertumbuhan Tanaman Lebih Cepat

Nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh tidaklah sedikit. Jika nutrisi tersebut tidak terpenuhi, bukan hanya hasil panen yang tidak optimal, melainkan pertumbuhan tanaman pun jadi bermasalah. Namun, masalah tersebut tak akan Anda temui jika Anda menanam tanaman hidroponik.

Air pada metode hidroponik bukan hanya sebagai media tanam, melainkan sumber nutrisi. Nah, nutrisi yang bersifat cair akan lebih cepat diserap oleh tanaman. Jadi, tanaman akan tumbuh lebih cepat dibandingkan yang ditanam dengan metode konvensional.

Tanaman Hidroponik Risiko Terserang Hama dan Penyakit Sangat Rendah

Media tanam pada teknik ini adalah dengan air. Tumbuhan yang tumbuh dengan metode ini akan membuat lingkungan menjadi bersih dan terjaga. Jadi, berbeda dengan bercocok tanam konvensional yang sering diserang hama seperti ulat dan tikus, teknik menanam dengan metode ini sangatlah kecil risikonya terserang hama tersebut, bahkan cenderung tidak ada sama sekali.

Melihat banyaknya kelebihan yang ditawarkan oleh teknik menanam tanaman hidroponik, tak heran jika metode ini menjadi pilihan banyak orang, bukan hanya di kota besar, tapi juga di pelosok. Jadi, sudah siap bercocok tanam dengan metode hidroponik di rumah Anda?

Comments are closed.