Hal yang Perlu Dilakukan saat Memasuki Musim Kemarau

Health

Musim kemarau sejatinya bukanlah suatu bencana. Tapi, banyak sekali hal buruk yang dapat terjadi di musim satu ini. Siapkan diri Anda.

Musim kemarau merupakan salah satu musim yang berat, khususnya bagi orang-orang yang tinggal di negara tropis. Musim satu ini membuat matahari bersinar lebih terik dan seringkali menimbulkan masalah kulit dan penyakit lainnya.

Tak hanya itu, musim satu ini pun membuat beberapa daerah menjadi kering dan kekurangan air bersih. Maka dari itu, persiapkan diri Anda dalam mengarungi musim kemarau agar tidak jatuh sakit atau terkena masalah lainnya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan!

Hal yang Perlu Dilakukan saat Musim Kemarau

Banyak Minum Air Putih

Perbanyak minum air putih untuk menyeimbangi air yang keluar dari tubuh Anda, baik lewat penguapan, keringat, ataupun kencing. Untuk itu, agar tak terjadi dehidrasi, perbanyaklah minum air putih.

Usahakan kemana-mana bawa air minum sendiri, agar Anda tidak sampai kehausan dan dehidrasi bila ternyata Anda berada di tempat yang tidak tersedia minuman.

Jangan Keluar Saat Matahari Musim Kemarau Sedang Terik

Hindari keluar ruangan saat matahari sedang terik-teriknya antara jam 11 sampai jam 13.00 siang. Kalaupun terpaksa keluar rumah, usahakan membawa perlindungan, entah itu payung, jaket, atau kendaraan yang ada perlindungan atapnya. Gunakan jaket bila Anda memakai sepeda motor, biar kulit Anda tidak gosong.

Gunakan Krim UV Protection

Pergunakan Suncrem, Sunblock atau tabir surya,dan pilih pelembab atau moisturizing yang mengandung UV Protection, dan juga body lotion  dan day creem yang mengandung SPF agak tinggi. Misalnya mengandung SPF. 15+ . 20+, atau jika Anda akan lama di luar ruangan dan banyak terpapar sinar matahari bisa pergunakan yang 30+. atau lebih.

Gunakan Pakaian yang Lembut dan Menyerap Keringat

Pergunakan baju yang berbahan kain yang bisa menyerap keringat dan lembut agar Anda tidak merasa gerah dan nyaman. Anda tidak selalu bisa di ruang yang berpendingin. Usahan untuk sering berganti baju bila sudah basah agar tidak menimbulkan bau dan masuk angin.

Hindari Penggunaan Parfum Berbau Tajam

Jangan pergunakan parfum atau pewangi badan yang berbau tajam, karena kalau tercampur keringat akan menimbulkan bau yang justru menyengat, dan bikin mabuk orang yang sekitar Anda. Lebih baik gunakan Antiperspirant Deodorant daripada memakai parfum untuk mengendalikan keringat Anda.

Hemat Air Saat Musim Kemarau

Walau Anda butuh banyak air tapi pergunakan dengan semestinya saja, jangan dibuang-buang. Ingat saudara-saudara Anda banyak yang mengalami kekeringan dan kekurangan air di luar sana. Misalnya Anda tampung sisa air wudhu atau air cucian untuk menyiram halaman, atau menyiram tanaman yang ada di seAndar Anda. Karena bukan hanya manusia saja yang butuh air, tanaman dan hewan juga memerlukan air untuk kebutuhan hidupnya.

Jaga Kesuburan Tanaman

Pertahankan pohon-pohon lindung di seAndarmu. Jangan suka menebang pohon yang sudah tumbuh di seAndar lokasi tempat tinggalmu, hanya alasan malas membersihkan dedaunan yang gugur di bawahnya.

Rawat pohon-pohon itu agar tak terlalu tinggi dan membahayakan. Jika memungkinkan, mulailah memanam pohon di sekitar tempat tinggal Anda, sebab pohon membuat udara tetap sejuk dan melindungi rumah Anda dari terpaan angin dan debu. Anda juga bisa memanfaatkan buah atau bunga dari pohon yang Anda tanam.

Gunakan Sinar Matahari untuk Terangi Rumah

Pergunakan sinar matahari untuk menerangi rumah Anda jadi tidak perlu menyalakan lampu di siang hari, hemat listrik. Bahkan kalau bisa ubah sinar matahari menjadi energi listrik yang bisa disimpan dan dipergunakan malam harinya.

Hindari Hal yang Memicu Kebakaran

Hindari hal-hal yang dapat memicu adanya kebakaran, baik itu kebakaran rumah maupun kebakaran lahan. Pergunakan api dengan hati-hati dan dalam pengawasan agar tidak menimbulkan bencana yang bisa merugikan diri Anda sendiri dan orang lain.

Penyakit yang Rentan Menyerang saat Musim Kemarau

Musim satu ini bisa dibilang menjadi musim di mana berbagai penyakit akan mudah menyerang manusia. Apa saja penyakit yang dimaksud?

Asma Kambuh Saat Musim Kemarau

Buat Anda yang punya riwayat asma, Anda patut berhati-hati lantaran di musim kemarau tingkat polusi, debu, hingga serbuk bunga meningkat dengan signifikan yang mana semua hal tersebut merupakan faktor penyebab kambuhnya penyakit asma. Untuk itu, sebaiknya Anda lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah, dan jika harus keluar rumah maka jangan lupa menggunakan masker.

Keracunan Makanan

Di Indonesia, peningkatan suhu udara disertai dengan meningkatnya kelembapan udara. Udara yang lembap ini memungkinkan bakteri dan jamur yang biasanya ada pada makanan tumbuh dan berkembang biak dengan subur. Mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi bakteri serta jamur dapat meningkatkan resiko keracunan makanan.

Maka dari itu, Anda harus lebih berhati-hati dan memperhatikan makanan yang hendak Anda makan, terlebih jika Anda membeli makanan tersebut di pinggir jalan yang Anda gak tahu kapan dan bagaimana makanan tersebut dibuat dan disimpan.

Diare

Di beberapa daerah di Indonesia, datangnya musim kemarau juga terkadang disertai dengan berkurangnya volume air bersih yang layak konsumsi lantaran banyak sumber air misalnya sumur yang mengering. Alhasil masyarakat membatasi penggunaan air bersih, baik untuk keperluan makan maupun kebersihan, yang kemudian membuat lingkungan menjadi lebih kotor.

Lingkungan yang kotor ini kemudian mengundang lalat datang dan hinggap di berbagai tempat, terutama makanan. Mengonsumsi makanan yang telah dihinggapi lalat meningkatkan resiko terkena diare lantaran serangga ini senang hinggap di tempat yang kotor dan penuh dengan kuman serta membawa kotoran dan kuman dari satu tempat ke tempat lain. Untuk itu, pastikan Anda senantiasa menyimpan makananmu di ruang tertutup agar tidak dihinggapi lalat.

Hipertermia

Saat musim kemarau, siang hari menjadi sangat panas. Sayangnya, Anda tetap harus bekerja dan melakukan aktivitas seperti biasa selama 8 jam setiap hari. Kondisi ini dapat meningkatkan resiko hipertermia karena suhu tubuh yang terlalu tinggi.

Hipertermia biasa menyerang orang tua lantaran kemampuan melepaskan panas dari tubuh telah berkurang, juga orang-orang yang bekerja di luar ruangan saat matahari sedang terik. Untuk mencegah hipertermia, Anda wajib mencukupi kebutuhan air putih minimal 1,5 liter setiap harinya.

Dehidrasi

Diare, muntaber, kehilangan banyak cairan tubuh, hingga kurangnya konsumsi air membuat banyak masyarakat mengalami dehidrasi di musim kemarau. Kendati demikian, Anda gak boleh menganggap remeh kondisi tubuh yang dehidrasi, karena tak jarang dehidrasi yang berkepanjangan dapat menyebabkan masalah yang lebih serius seperti kejang hingga gangguan ginjal.

Untuk mengatasinya, Anda harus banyak mengonsumsi cairan, buah yang banyak mengandung air, bila perlu Anda juga bisa mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit.

Musim kemarau bukan jadi alasan bagi Anda untuk lebih mudah terserang penyakit di atas. Terapkan hal-hal yang perlu Anda lakukan seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya agar Anda terhindar dari berbagai masalah. Semoga kita sehat selalu dan dapat menikmati musim kemarau tanpa terkena penyakit dan masalah ya!

Comments are closed.