Operasi Plastik: Efek Sampingnya yang Perlu Anda Ketahui

Health

Banyak orang mengira bahwa operasi plastik tidaklah berbahaya. Padahal, banyak sekali efek samping yang mungkin dirasakan pada pasien.

Memiliki wajah cantik dan tampan rasanya menjadi keinginan setiap orang di dunia. Tak heran jika apa saja dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut. Namun, seiring berkembangnya zaman, proses membuat wajah menjadi lebih rupawan pun seolah mendapatkan titik terang. Ya, hadirnya operasi plastik membuat banyak orang berebut untuk memiliki wajah yang rupawan secara instan.

Hal ini bisa dilihat dari sebagian besar masyarakat Korea Selatan yang berbondong-bondong melakukan operasi plastik. Nyatanya, kejadian tersebut pun dirasakan pula di Indonesia. Tak sedikit orang yang rela mengeluarkan uang banyak untuk mendapatkan wajah yang mereka inginkan.

Sayangnya, tak semua proses operasi plastik berjalan manis. Faktanya, operasi tersebut memiliki banyak efek samping yang buruk bagi tubuh pasiennya. Mulai dari yang ringan hingga berat, inilah efek samping operasi plastik yang perlu Anda ketahui.

Baca juga: Waspada, Ini 5 Gejala Kanker Kulit yang Harus Diketahui!

Efek Samping Operasi Plastik

Efek Anesti

Anesti dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti sesak napas, kerusakan otak, kerusakan syaraf, lumpuh sementara, ataupun serangan jantung. Namun, hal tersebut tergantung pada penerimaan seseorang terhadap zat-zat tertentu.

Untuk menghindarinya, kita bisa melakukan pemeriksaaan terhadap alergi obat-obatan atau semacamnya, untuk mengurangi segala risiko yang terjadi. Sebab, anesti pada saat operasi plastik sangat dibutuhkan untuk menghilangkan rasa sakit saat operasi sedang berjalan.

Tidak Sesuai Prosedur

Melakukan pengobatan atau operasi plastik tidak sesuai prosedur tentu akan menyebabkan suatu masalah dalam hasil operasinya. Bisa jadi hasil operasi tidak maksimal atau malah operasi plastik hanya bertahan sementara saja. Setelah itu, akan terjadi komplikasi sehingga malah membuat wajah menjadi tidak cantik, atau keriput dan sejenisnya.

Baca juga: Manfaat dan Efek Samping Facial Wajah

Gangguan Psikis

Memiliki keinginan untuk melakukan plastic surgery kita harus menyiapkan psikis secara optimal untuk menerima segala risiko yang akan kita dapatkan. Jika tidak, saat operasi tidak berjalan lancar, pasien kemungkinan besar akan stres.

Salah satunya kita harus siap untuk merasakan sakit yang luar biasa ketika kita melakukan operasi. Jika kita tidak menyiapkan psikis yang benar-benar matang saat menjelang operasi, dampaknya dapat menimbulkan rasa trauma yang berlebihan.

Salah satu yang harus dipersiapkan adalah mental kita ketika memang operasi yang kita jalani tidak berjalan dengan lancar. Operasi yang tidak berjalan lancar sangat berisiko membuat pasiennya terkena depresi. Buruknya, plastic surgery juga dapat menimbulkan ketergantungan bagi yang melakukannya.

Baca juga: Para Wanita, Waspadai 5 Tanda Penuaan Dini Ini!

Dampak Luka Operasi

Ketika kita melakukan operasi, tentunya wajah kita akan disayat ataupun dibedah. Setelah itu, bagian yang disayat akan dijahit kembali. Bekas luka operasi plastik tersebut tidak dapat sembuh dengan proses yang cepat. Bekas luka ini merupakan salah satu efek samping yang nyata setelah kita melakukan operasi plastik.

Setelah melakukan operasi plastik, tak jarang pasiennya merasakan berbagai rasa nyeri pada wajah. Bila operasi plastik dilakukan dengan kesalahan prosedur, hal tersebut dapat menimbulkan kelumpuhan otot wajah.

Pendarahan

Pilihan operasi dapat juga menyebabkan hemotoma. Hemotoma adalah rasa sakit di mana darah menjadi beku, kulit menjadi biru, atau kehitaman. Hemotoma dapat terjadi jika setelah melakukan operasi terjadi pendarahan dan pendarahan tersebut tidak kunjung berhenti. Hemotom yang terus menerus dan dibiarkan dapat menyebabkan infeksi.

Penyembuhan Luka

Melakukan plastic surgery juga dapat menyebabkan seseorang memiliki bekas luka seperti luka jahitan atau sayatan. Bekas luka tersebut memerlukan proses penyembuhan yang lama. Luka tersebut dapat sembuh dengan cepat ketika kita melakukan perawatan yang sangat mahal.

Kejang

Melakukan plastic surgery memang dapat mempercantik wajah dan juga membuat wajah menjadi lebih kencang. Namun, sayangnya operasi yang tidak berjalan dengan lancar atau tidak sesuai dengan prosedur dapat menimbulkan menjadi kejang. Harapannya ingin memiliki wajah yang rupawan, yang didapat justru dampak buruk bagi tubuh.

Untuk itu, bagi Anda yang akan melakukan operasi plastik, Anda perlu berhati-hati dan selektif dalam memilih tempat operasi agar tidak ada efek samping yang membahayakan untuk tubuh kita ke depannya. Beberapa hal yang terkait dengan kejang-kejang di antaranya kejang-kejang saat tidur dan epilepsi.

Baca juga: Penyakit Epilepsi: Ini Gejala dan Penyebabnya!

Satu Asuransi untuk
Semua Destinasi Liburan

Pilih Asuransi Perjalanan di Sini!

Rasa Tidak Nyaman pada Wajah

Banyak orang berpikir bahwa setelah plastic surgery, mereka akan langsung mendapatkan wajah yang cantik dan tampan. Padahal, ada proses pemulihan yang harus dilalui setelah operasi tersebut. Jika plastic surgery berjalan dengan lancar itu tidak menjadi masalah, sebab kita akan mendapatkan wajah sesuai dengan keinginan kita. Namun jika tidak, itu akan sangat membuat diri kita tidak nyaman, terlebih saat kita membayangkan proses operasi yang kita lakukan.

Saat operasi dilakukan wajah kita akan dibedah, diiris, dijahit, dan juga disuntik. Tak jarang, penanganan saat operasi tersebut membuat wajah terasa tidak nyaman meski operasi berjalan lancar.

Gangguan Mata

Operasi plastik untuk mengurangi lemak pada daerah mata dapat menimbulkan efek samping pada daerah mata. Sebab, operasi tidak berjalan dengan mulus dapat menyebabkan mata menjadi sakit ataupun nyeri ketika kita berkedip. Banyak sekali jenis penyakit mata yang harus diketahui, seperti mata minus, ablasi retina, mata slinder, dan penyakit mata lainnya.

Ganguan pada pasca operasi plastik ini memang dapat menyebabkan gangguan pada mata, apalagi ketika operasi plastik yang dilakukan berkaitan dengan mata atau dilakukan di daerah sekitar mata, seperti mengurangi lemak pada daerah dekat mata.

Itulah efek samping dari operasi plastik yang umumnya belum diketahui oleh banyak orang. Sekadar saran, jika Anda ingin melakukannya, carilah dokter yang memang sudah berpengalaman dan memiliki reputasi baik dari pasien-pasiennya terdahulu untuk menghindari terjadinya hal-hal di atas.

Comments are closed.