Ternyata Usia Muda Bisa Terserang Penyakit Alzheimer

Health

Tak hanya diderita oleh orang-orang yang telah berusia lanjut, penyakit alzheimer juga menimpa usia muda. Yuk, kenali tandanya!

Penyakit alzheimer umumnya diderita oleh orang-orang yang telah berusia senja. Tepatnya seseorang yang telah berusia di atas 65 tahunan. Walaupun begitu, ada beberapa kasus di mana seseorang akan mengalaminya meskipun belum genap usia tersebut.

Alzheimer adalah istilah yang mengacu pada gangguan otak. Gangguan ini lantas mengakibatkan hilangnya kemampuan intelektual dan sosial. Hilangnya kemampuan ini membuat kehidupan seseorang akan terganggu.

Sederhananya, alzheimer adalah sejenis penyakit otak yang membuat seseorang hilang daya ingat, kemampuan bicara, sampai kemampuan berpikir. Perubahan ini tidak terjadi seketika. Melainkan akan dialami seseorang secara bertahap.

Penurunan kemampuan ini banyak dijumpai pada orang-orang yang berusia di atas 65 tahunan. Tapi ingat, hal itu hanya bagian dari gambaran umum. Kenyataannya, ada yang mengalaminya meskipun belum genap usia 65 tahunan. 

Penyakit Alzheimer Pada Orang Dewasa

Penyakit alzheimer tidak hanya diderita oleh orang-orang yang sudah tua. Penyakit ini nyatanya dialami oleh orang-orang dewasa. Bukan hanya kaum lelaki saja, tetapi kaum wanita pun bisa mengalaminya.

Penyakit ini bisa menyerang orang di kisaran usia 40-50 tahunan. Usia tersebut dipandang sebagai usia dini bagi penderita alzheimer. Malahan, ada juga yang menemukan bahwa seseorang berusia 30 tahun sudah mengalaminya.

Mengenai penyebab utamanya, pihak kedokteran belum bisa menjelaskan secara pasti. Apalagi jika penyakit ini diderita oleh orang-orang yang terbilang masih muda, karena dokter agaknya kesulitan dalam mendiagnosanya.

Kesulitan dalam mendiagnosanya ditengarai oleh perilaku yang hampir mirip dengan gejala lain. Biasanya, alzheimer ini menunjukkan gejala kalau pasien tampak seperti stres dengan aktivitas harian. Jadinya, diagnosa hanya mengacu pada tekanan saja.

Diagnosa seperti ini jelas membingungkan. Alasan utamanya adalah alzheimer ini adalah penyakit orang tua. Tapi kenyataannya orang yang masih produktif sudah mengalaminya.

Mengapa Penyakit Alzheimer Ini Terjadi Lebih Dini?

Ditinjau dari sisi medis, penyakit alzheimer ini memang bisa terjadi pada orang-orang sebelum usia lanjut. Penyebab utamanya ditengarai oleh penumpukan protein di dalam otak. Penumpukan ini dikenal dengan sebutan amiloid.

Keadaan ini lantas berpengaruh pada cara berpikir seseorang. Setelah itu, seseorang akan mengalami masalah lanjutan. Puncak terparahnya tentu saja menderita alzheimer ini.

Selain penyebab tersebut, masih ada penyebab lainnya. Salah satunya adalah mutasi gen yang diwariskan oleh orangtuanya. Mulai dari kakek ataupun neneknya, sampai kedua orangtuanya. Artinya, seseorang akan terserang penyakit yang sama bila anggota keluarga punya riwayat penyakit tersebut.

Meskipun begitu, itu hanya dugaan paling masuk akal. Kenapa? Karena ahli kedokteran masih belum bisa memastikan tentang penyebab kenapa alzheimer ini terjadi di usia muda.

Dalam penelitiannya, dokter butuh pemeriksaan mendetail untuk memastikannya. Hingga kini, belum ada jawaban tepat untuk menggambarkan penyebabnya. Tapi yang pasti, penyakit tersebut sudah terjadi pada orang-orang yang masih berusia muda.

Tandanya Orang-orang Terserang Penyakit Alzheimer

Secara umum, tandanya berkaitan penurunan kemampuan mengingat dan muncul kebingungan. Tapi bila dijelaskan dengan runtut, ada beberapa gejala yang bisa dikenali oleh seseorang. Di antaranya adalah sebagai berikut ini: 

Ingatan Hilang

Tanda paling jelas adalah hilangnya ingatan mengenai kenangan-kenangan penting. Ini menunjukkan bahwa fungsi memori benar-benar telah menurun. Makanya, banyak kejadian penting yang dilupakan oleh penderita.

Perlu diingat bahwa kejadian penting biasanya sulit untuk dilupakan. Momen berharga kebanyakan akan diingat sampai kapan pun. Mulai dari tanggal kejadian, sampai hal-hal yang terjadi di waktu tersebut.

Tetapi bila Anda terserang alzheimer, Anda akan melupakannya. Jangankan mengingat tanggal kejadian, momen berharga yang seharusnya menjadi kenangan dalam hidup Anda terlupakan begitu saja. Cukup parah bukan?

Kesulitan untuk Berbicara

Penyakit alzheimer ini juga ditandai dengan menurunnya kemampuan berbicara. Kemampuan bicara ini sebenarnya dipengaruhi oleh kinerja otak dalam berpikir. Ketika pikiran terganggu, Anda akan kesulitan dalam berbicara.

Lebih tepatnya, penderitanya akan kesulitan dalam menemukan kata-kata yang tepat untuk dibicarakan. Kondisi ini lantas membuat penderita seakan kehilangan perbendaharaan kata yang selama ini digunakan.

Suasana Hati Berubah

Tanda seseorang menderita alzheimer adalah perubahan suasana hati. Suasana hati bisa menjadi gelisah, ketakutan sampai depresi. Bagian terparahnya, suasana hati menjadi semakin kacau dan bisa mengubah kepribadian seseorang.

Upaya Mencegah Terjadinya Penyakit Alzheimer

Akan lebih baik melakukan pencegahan ketimbang melakukan pengobatan. Pencegahan ini bisa dilakukan saat ini juga. Jangan sampai terlambat seperti ketika sudah menginjak usia senja.

Ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mencegah munculnya penyakit alzheimer ini. Di antaranya adalah menghentikan kebiasaan merokok, rutin mengonsumsi makanan dengan nilai gizi seimbang, menjaga berat badan, serta rajin olahraga.

Cara ini memang lebih simpel. Anda yang terbiasa menerapkannya akan terjaga kesehatannya. Artinya, bukan hanya mencegah alzheimer saja, melainkan mencegah munculnya jenis penyakit berbahaya lainnya.

Tapi bila terlanjur menderita alzheimer, Anda mungkin butuh penanganan khusus. Penanganan ini dilakukan untuk mengembalikan kualitas hidup Anda. Secara, usia masih produktif untuk menjalankan aktivitas harian.

Salah satu jenis obat yang bisa digunakan adalah rivastigmine. Obat ini bisa dikonsumsi. Tapi harus dengan resep dokter.

Selain menggunakan obat tersebut, penderitanya bisa menggunakan opsi lain. Yakni mengobatinya dengan metode psikoterapi. Psikoterapi ini dimaksudkan untuk menstimulasi sekaligus merelaksasi otak seseorang.

Untuk metode pengobatan di atas butuh waktu. Setidaknya, otak distimulasi agar kembali fungsinya. Dengan begitu, kesehatan otak akan terjaga dan terbebas dari sejumlah masalah seperti hilang ingatan dan lain sebagainya.

Mengingat alzheimer ini bisa terjadi lebih cepat, sudah semestinya Anda mempersiapkan diri dengan melakukan pencegahan. Cegahlah dengan mengatur pola hidup yang lebih sehat. Lakukan saat ini juga supaya Anda terhindar dari penyakit alzheimer.

Comments are closed.