Penyakit Bipolar: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya!

Health

Penjelasan mengenai penyakit bipolar itu sangat luas. Mulai dari gejala yang timbul, penyebab bisa menderita penyakit tersebut, hingga cara-cara terbaik untuk mengatasinya. Semuanya akan diulas dalam artikel di bawah ini.

Sejauh ini mungkin Anda sering mendengar penyakit bipolar hanya sebatas gangguan mental tanpa mengetahui informasi lebih lanjut lagi mengenai penyakit itu. Padahal, jika dijabarkan penyakit bipolar itu memiliki arti yang panjang dan juga terdapat beberapa inforamsi penting lainnya, seperti gejala, penyebab, dan cara mengobati penyakit ini.

Bipolar disorder atau yang juga dikenal sebagai gangguan bipolar adalah suatu kondisi mental yang menyebabkan terjadinya perubahan mood yang sangat ekstrem. Misalnya, penderita sedang mengalami mood yang sangat bahagia (mania) dan bisa juga mengalami mood sangat sedih (depresi). Namun, meskipun dalam kedaan mood tersebut, sebenarnya pasien masih dalam kondisi mood yang normal.

Berbeda dengan manusia pada umumnya, ketika penderita bipolar sedang sedih, dirinya akan merasa tertekan, kehilangan harapan, dan bahkan dapat kehilangan keinginan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Begitu pun sebaliknya, jika penderita sedang merasakan kebahagiaan, pasien akan merasa sangat bersemangat dan penuh gairah.

Perubahan mood tersebut dapat terjadi beberapa kali dalam setahun, atau bahkan seminggu dalam kasus yang lebih parah. Dikarenakan penyakit ini merangsang gangguan mental dan kondisi kejiwaan, biasanya bisa berdampak pada rusaknya hubungan pribadi, rendahnya motivasi dan produktivitas di tempat kerja. Bahkan yang lebih buruk lagi dapat menyebabkan perasaan ingin melakukan bunuh diri. Oleh karena itu, para penderita bipolar sangat disarankan untuk mendapatkan bantuan medis saat mengalami perubahan mood yang signifikan.

Baca juga: Selagi Masih Muda Ini Strategi Jitu Demi Masa Depan Sukses

Gejala Timbulnya Penyakit Bipolar

Seseorang yang menderita gangguan bipolar memiliki ayunan perasaan (mood swings) yang sangat ekstrem dengan pola perasaan yang mudah berubah secara drastis. Contohnya suatu ketika seorang penderita gangguan bipolar bisa merasa sangat antusias dan bersemangat yang disebut episode mania dan tiba-tiba suasana hatinya berubah menjadi buruk, ia bisa sangat depresi, pesimis, putus asa, bahkan sampai mempunyai keinginan untuk bunuh diri biasa disebut episode depresif. Ketika dalam kondisi tersebut, penderita akan sangat mudah tersinggung dan marah-marah dalam sebuah episode mood. Perubahan mood ini juga biasanya disertai perubahan ekstrem yang menyangkut energi, aktivitas, pola tidur, dan perilaku sehari-hari.

Gejala-Gejala Timbulnya Penyakit Bipolar dalam Episode Mania

  • Merasa terlalu bahagia dan bersemangat.
  • Sangat sensitif dan mudah tersinggung.
  • Banyak makan.
  • Kurang tidur.
  • Bersikap gegabah dan melakukan kegiatan-kegiatan yang berisiko.
  • Berbicara dengan sangat cepat dan mengubah topik pembicaraan dari satu topik ke yang lainnya.
  • Mengalami penurunan kemampuan untuk melakukan penilaian atau pembuatan suatu keputusan.
  • Anda bisa juga dapat melihat hal-hal aneh dan mendengar suara-suara misterius.

Gejala-Gejala Timbulnya Penyakit Bipolar dalam Episode Depresif

  • Merasa sangat bersedih dan kehilangan harapan pada jangka waktu yang panjang.
  • Kehilangan ketertarikan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
  • Makan lebih sedikit.
  • Merasa ngantuk dan malas.
  • Merasa terlalu sadar diri dan minder.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Memiliki pemikiran untuk bunuh diri.

Baca juga: 5 Kebiasaan Wanita Karier yang Bisa Menjadi Hal Positif

Penyebab Penyakit Bipolar

Secara umum, mungkin banyak yang berasumsi bahwa penyebab penyakit bipolar ini merupakan suatu genentik. Padahal, ada beberapa faktor lain yang kemungkinan menjadi penyebab penyakit ini. Meskipun masih belum teridentifikasi secara jelas apa penyebab spesifik dari kondisi jiwa bipolar disorder, tetapi ada beberapa faktor yang telah diketahui dapat menimbulkan gejala bipolar disorder.

Berikut ini faktor-faktor yang menjadi penyebab gangguan bipolar:

Kondisi Otak

Perlu dikatehuai, otak dapat melewati berbagai perubahan fisik yang memengaruhi tingkat bahan kimia otak (neurotransmitter) yang ada di dalamnya. Transmiter tersebut merupakan zat-zat yang memengaruhi mood dan kemungkinan bisa menjadi penyebab dari timbul penyakit bipolar.

Turunan Genetik

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, turunan genetik masih menjadi penyebab utama timbulnya penyakit ini. Jika orangtua Anda atau angota keluarga lain kemungkinan memiliki bibit bipolar disorder yang diwariskan kepada Anda, pelru diwaspadai ya. (Baca juga: Kiat Sukses di Usia Muda! Wajib Ikutin!)

Pengaruh Lingkungan Sosial

Para peneliti telah menemukan bahwa mungkin terdapat beberapa faktor sosial yang menyebabkan timbulnya bipolar disorder. Faktor-faktor tersebut dapat berupa perasaan stres akan suatu kejadian trauma di masa kecil, rendahnya kepercayaan diri, atau mengalami suatu kehilangan yang tragis.

Cara Mengatasi Penyakit Bipolar

Setiap penyakit memang memiliki cara pengobatan yang berbeda-beda tak terkecuali panyakit bipolar. Perlu Anda ketahui, pengobatan untuk penderita bipolar ini bukan untuk menyembuhkan tetapi lebih kepada untuk menstabilkan perubahan mood si penderita tersebut. Nah, jika Anda atau ada rekan-rekan yang menderita penyakit ini, berikut ini cara mengatasinya.

Terapi obat

Pederita bipolar memang harus mendapatkan perhatian khusus dari dokter. Oleh karena itu, salah satu cara yang dianjurkan oleh dokter untuk menstabilkan mood dengan terapi obat. Terapi ini dipercaya dapat membantu mengurangi gejala yang dialami. Jangan heran jika penderita bipolar diharuskan untuk mengonsumsi obat yang diresepkan dalam jangka waktu yang lama karena untuk mencegah suatu episode depresi yang dapat menyebabkan bunuh diri. Obat-obatan yang ada biasanya tediri dari antidepresan, penstabil mood, antipsikotik, dan obat anti stres.

Konseling

Selain melalui terapi obat-obatan, penderita bipolar juga diharuskan untuk melakukan konseling dengan psikolog atau psikiater agar bisa meluapkan kondisi yang sedang dialami dan bagaimana cara melewati episode emosi tersebut.

Perawatan Penyalahgunaan Zat Tertentu

Cara mengatasi yang ini dilakukan untuk seseorang yang menderita suatu ketergantungan pada zat tertentu. Cara ini merupakan langkah yang sangat penting untuk menanggulangi ketergantungan tersebut karena kondisi tersebut akan menyulitkan penderita dalam meringankan kondisi yang dialami.

Perawatan Rumah Sakit

Jika kondisi sangat parah, penderita diharuskan untuk dirawat di rumah sakit karena membutuhkan pengawasan secara berkala. Perawatan tersebut khususnya terjadi apabila penderita mengalami tanda-tandan ingin melakukan bunuh diri.

Comments are closed.