Penyakit Diabetes: Jenis, Gejala, dan Pencegahannya!

Health

Penelitian menunjukkan bahwa penyakit diabetes menyumbangkan angka yang cukup besar pada kematian manusia. Sebab, penyakit ini menjadi awal komplikasi.

Kita semua tahu bahwa penyakit di dunia banyak sekali jenisnya, mulai dari yang ringan hingga berat. Buruknya, sebagian besar penyakit dapat menyerang siapa saja, pria dan wanita, anak-anak, dan dewasa. Terlebih, gaya hidup mayoritas orang saat ini tidak bisa dikatakan baik dan sehat. Hal tersebut membuat risiko seseorang terkena penyakit sangatlah besar.

Umumnya, gaya hidup yang tak sehat menyebabkan seseorang terkena penyakit berat. Terlebih, bagi orang-orang yang suka mengonsumsi makanan dan minuman yang manis, ada satu penyakit berbahaya yang mengintai, yaitu penyakit diabetes.

Penyakit diabetes merupakan penyakit yang berlangsung lama atau kronis serta ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi atau di atas nilai normal. Kadar gula yang tinggi biasanya disebabkan oleh pola makan yang tidak baik, seperti tidak mengontrol makanan dan minuman manis. Akibatnya, glukosa di dalam darah menumpuk. Glukosa yang menumpuk tersebut tidak bisa diserap oleh darah. Akibatnya, fungsi berbagai organ tubuh terganggu dan tidak dapat bekerja optimal. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita. (Baca juga: Cara Mengecilkan Perut dengan Mudah dan Sederhana)

Sejatinya, glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia. Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Namun, jumlah glukosa yang terlampau besar membuat pankreas tidak mampu menghasilkan insulin sesuai kebutuhan tubuh. Padahal, insulin sangatlah besar fungsinya bagi tubuh, yaitu untuk menyerap dan mengolah glulkosa menjadi energi.Tanpa insulin, glukosa akan menumpuk di dalam darah dan tidak dapat diproses hingga menyebabkan gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Penyakit diabetes terdiri dari tiga jenis. Ketiga jenis tersebut memiliki penyebab yang berbeda namun tingkat bahayanya sama, yaitu dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Mari kita simak jenis-jenis penyakit diabetes berikut ini!

Jenis-jenis Penyakit Diabetes

Diabetes Tipe 1

Penyakit Diabetes tipe 1 umumnya terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Hal tersebut mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh.

Dalam istilah medis, diabetes tipe 1 dikenal juga dengan diabetes autoimun. Pemicu timbulnya keadaan autoimun ini masih belum diketahui dengan pasti. Dugaan paling kuat terjadinya kondisi tersebut tak lain disebabkan oleh faktor genetik dari penderita yang dipengaruhi juga oleh faktor lingkungan.

Diabetes Tipe 2

Bisa dibilang, penyakit diabetes tipe 2 merupakan jenis penyakit diabetes yang paling sering terjadi dan dialami oleh banyak orang. Diabetes jenis ini disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat digunakan dengan baik. Dalam dunia medis, kondisi ini digambarkan sebagai resistensi sel tubuh terhadap insulin.

Mayoritas penderita diabetes di dunia merupakan korban penyakit diabetes tipe ini. Jumlahnya tidak main-main, dari sekian banyak penderita diabetes di dunia, sekitar 90-95 persen merupakan penderita diabetes tipe 2.

Baca juga: Hidup Sehat Hingga Usia Senja dengan Menerapkan Pola Hidup Sehat

Diabetes Gestasional

Penyakit diabetes satu ini berbeda dengan dua tipe sebelumnya. Penyakit diabetes ini khusus menyerang ibu hamil. Penyebabnya tak lain karena perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil. Hal tersebut membuat sistem kekebalan tubuh melemah dan membuat fungsi organnya mudah terganggu.

Tapi, risiko pada penyakit diabetes tipe ini tidaklah sebesar diabetes tipe 1 dan 2. Sebab, umumnya diabetes gestasional akan hilang setelah melahirkan. Fungsi organ tubuh kembali normal dan tentunya hormon pun kembali stabil.

Setiap penyakit memiliki gejala sebagai penanda bahwa seseorang mengidap penyakit tersebut. Hal ini pun berlaku pada penyakit diabetes. Banyak sekali gejala yang mengindikasikan bahwa seseorang terkena penyakit diabetes. Namun, terdapat perbedaan gejala antara diabetes tipe 1 dan 2. Gejala penyakit diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu, bahkan beberapa hari saja. Sedangkan pada diabetes tipe 2, banyak penderitanya yang tidak menyadari bahwa mereka telah menderita diabetes selama bertahun-tahun, karena gejalanya cenderung tidak spesifik. Namun, keduanya memiliki gejala yang cukup sama pada umumnya. Apa saja? Ini dia!

Gejala Penyakit Diabetes

  1. Sering merasa haus.
  2. Sering buang air kecil terutama di malam hari.
  3. Sering merasa sangat lapar.
  4. Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  5. Berkurangnya massa otot.
  6. Terdapat keton dalam urin. Keton merupakan produk sisa dari pemecahan otot dan lemak akibat tubuh tidak dapat menggunakan gula sebagai sumber energi.
  7. Lemas.
  8. Pandangan kabur.
  9. Luka yang sulit sembuh.
  10. Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, vagina, dan saluran kemih.
  11. Mulut kering.
  12. Rasa terbakar, kaku, dan nyeri pada kaki.
  13. Gatal-gatal.
  14. Disfungsi ereksi atau impotensi.
  15. Mudah tersinggung.
  16. Mengalami hipoglikemia reaktif, yaitu hipoglikemia yang terjadi beberapa jam setelah makan akibat produksi insulin yang berlebihan.
  17. Munculnya bercak-bercak hitam di sekitar leher, ketiak, dan selangkangan sebagai tanda terjadinya resistensi insulin.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penyakit diabetes bisa jadi pemicu komplikasi penyakit lainnya pada tubuh. Parahnya, penyakit yang ditimbulkan mayoritas penyakit berat, yaitu:

  1. Penyakit jantung.
  2. Stroke.
  3. Gagal ginjal kronis.
  4. Neuropati diabetik.
  5. Gangguan penglihatan.
  6. Depresi.
  7. Demensia.
  8. Gangguan pendengaran.
  9. Luka dan infeksi pada kaki yang sulit sembuh.
  10. Kerusakan kulit akibat infeksi bakteri dan jamur.

Sejatinya, penyakit diabetes tidak bisa disembuhkan, melainkan hanya dapat dikontrol kadar gula darahnya agar tidak menyebabkan komplikasi penyakit berbahaya lainnya. Namun, bagi Anda yang belum terkena diabetes, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan, seperti:

  1. Mengatur frekuensi dan menu makanan menjadi lebih sehat.
  2. Menjaga berat badan ideal.
  3. Rutin berolahraga.
  4. Rutin menjalani pengecekan gula darah, setidaknya sekali dalam setahun.

Penyakit diabetes selalu mengancam siapa saja, tak terkecuali Anda. Alangkah baiknya terapkan gaya hidup yang sehat agar terhindar dari penyakit berbahaya satu ini.

Comments are closed.